bagikan
Foto bersama nara sumber bintek dan peserta bintek pengadaan barang dan jasa desa/ft. Jambiotoritas

TEBO, Jambiotoritas.com – Bintek pengadaan barang dan jasa peserta perangkat desa bekerja sama dengan Apdesi, kabupaten Tebo, Jambi dibuka kepala dinas pemberdayaan Masyarakat Desa, Suyadi, SH, Rabu (19/6/2019) di aula utama kantor bupati Tebo. Ketua pelaksana bintek tomson purba mengatakan jumlah peserta yang telah terdaftar 35 peserta dari 107 desa dikabupaten Tebo. Kegiatan ini dijadwalkan mulai dibuka hari ini,Rabu, 19 Juni 2019 sampai dengan Jum’at,¬† 22 Juni 2019. Pemateri yang dihadirkan panitia ketua LAPD Provinsi Jambi, dan Sekjen Satgas Dana Desa, Douglas Pasaribu.

Pengurus LAPD Propinsi jambi, diwakili ketua kerjasama antar lembaga, Anton  menyatakan materi bintek yang disampaikan untuk mempersiapkan TPK menjalankan kegiatan teknis pengadaan barang dan jasa pembangunan di desa. Semoga kami dari LAPD dapat melakukan tugas dengan sebaik Рbaiknya.

Dalam sambutannya, Kepala dinas PMD, Suyadi, SH  menyatakan selamat datang dikabupaten Tebo anggota Satgas DD dan sebagai pengurus LAPD propinsi Jambi. Menurutnya, dinas PMD selama ini belum pernah mengadakan Bintek pengadaan barang dan jasa. Bagi TPK sangat memerlukan bintek ini, terutama diperlukannya pemahaman dan pengetahuan tentang teknis pengadaan barang dan jasa bagi aparatur pemerintahan desa.

” Tida ada pemaksaan bagi pemerintah desa untuk mengikuti bintek ini. Saya berharap bintek tahap pertama ini dapat dilaksanakan,” katanya.

Mengingat ini sangat penting, agar penggunaan dana desa dapat dilaksanakan sesuai aturan yang ada. Pembangunan ada hambatan, halangan dan tantangan. Kita harus objektif melihat sesuatu, jangan melihat dari satu sisi saja. Dinas PMD tidak pernah memberi sesuatu yang tidak ada manfaatnya.

 ” Tugas kami melakukan pembinaan sehingga desa dikabupaten Tebo ini maju, mandiri dan masyarakatnya sejahtera. Soal anggaran yang digunakan pada kegiatan ini. Ada tiga pos anggaran sesuai perbup tentang dana desa  yang bisa digunakan. Pos anggaran peningkatan kapasitas kades, peningkatan kapasitas perangkat desa, peningkatan kapasitas kelembagaan desa,” katanya. (red JOS)