bagikan

Ketua DPC Srikandi PP Tebo bersama pengurus dan Bujang Tebo 2019 menyerahkan bantuan alat pembersih kepada penjaga makam STS di Muaro Tebo/ft. JOS


Jambiotoritas.com, TEBO – Memperingati hari ibu ke 91 tahun 2019, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Tebo, Minggu (22/12/2019) gelar bakti sosial membersihkan makam Pahlawan Nasional Jambi, Sultan Taha Saefudin (STS) di kelurahan Muara Tebo, Kota Muara Tebo.

Menurut ketua DPC Srikandi PP Tebo, Ramayani menyebutkan bahwa kegiatan bakti sosial di kabupaten Tebo yang digelar oleh organisasi yang dipimpinnya ini dilaksanakan secara serentak se Indonesia.

“Sesuai dengan instruksi dari Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Srikandi PP Indonesia, hari ini seluruh pengurus Srikandi PP menggelar kegiatan bakti sosial secara serentak, dan untuk Tebo kita memilih makam pahlawan nasional STS yang ada di Tebo, karena melihat kondisinya yang kurang terawat,” terang Ramayani kepada wartawan. Diapun membeberkan alasannya, kenapa DPC Srikandi PP Tebo memilih makam STS dalam rangkaian bakti sosial tahun ini.

“Jujur kami seluruh pengurus Srikandi PP Tebo sendiri sangat kaget mendengar penjelasan dari penjaga makam tentang kondisi makam pahlawan nasional Jambi yang seharusnya menjadi kebanggaan masyarakat Jambi kondisinya kurang terawat seperti sekarang ini,” jelas Ramayani lagi.

Usai menggelar kerja bakti membersihkan makam, DPC Srikandi PP Tebo menyerahkan bantuan berupa alat-alat kebersihan berupa sapu dan alat pel kepada penjaga makam.

“Bantuan kami memang tidak seberapa, tapi inilah bentuk kepedulian kami terhadap pahlawan Jambi yang sudah ikut berjuang merebut kemerdekaan bangsa ini, dan semoga makam STS ini kedepannya lebih diperhatikan oleh pemerintah baik itu Pemkab Tebo maupun Pemprov Jambi, karena sebagai bangsa yang besar sudah selayaknya kita menghargai pahlawan yang sudah berjuang merebut kemerdekaan yang kita nikmati sekarang ini,” tegasnya.

Sementara itu, Hamdan penjaga makam STS berterima kasih kepada DPC Srikandi PP Tebo. Bahkan berharap kedepan dukungan semua lapisan masyarakat dan pemerintah kabupaten Tebo dapat memberi solusi yang dihadapi.

“Semoga semakin banyak ormas dan masyarakat yang peduli dengan keberadaan makam ini nantinya, bukan kami tidak mau merawatnya seperti menebas rumput, tapi biayanya saya tidak punya, dan semoga segera ada solusinya dari pihak pemerintah,” ucap Hamdan.(red JOS)

Penulis : David