bagikan

Pemerintah kabupaten dan THC sepakat upayakan tunjangan uang beras ASN dikembalikan dalam bentuk beras. Draf Perbup sebagai payung hukum sedang dalam prosesnya./foto ilustrasi (Ist)


Jambiotoritas.com, TEBO – Progran usaha BUMD Tebo Holding Company (THC) dalam bentuk pengadaan beras ASN mendapatkan dukungan dari dewan pengawas. Lebih dari itu, ketua dewan pengawas bersama tim, sebelumnya sudah melakukan survey di kabupaten Merangin melihat keberhasilan usaha serupa disana.

Menurut ketua dewan pengawas THC, Ir Supadi menyatakan langkah yang dilakukan tergantung dengan dinas Pertanian sebagai leading sektor pengadaan beras dikabupaten Tebo dan dukungan OPD lain. Payung hukum untuk memuluskan program ini sudah disiapkan.

” Acuan kita perlu dukungan dinas pertanian sebagai pengada. Dan seberapa banyak jumlah dukungan ASN dari OPD yang ikut dalam kepesertaan, didata dulu,” katanya.

Dalam hal ketetapan payung hukum (aspek legal) ini, semisal peraturan bupati (Perbup) dinyatakan Supadi dalam proses. Dengan diterbitkannya nanti Rancangan peraturan dan juknisnya, tunjangan beras yang selama ini diganti dengan uang. Konsekuensinya akan dikembalikan dalam bentuk beras kembali.

” Draf Perbup sudah ada. Hanya saja kita menunggu data dari OPD yang belum masuk. Tergantung dengan data itu saja. Kalau bisa tahun ini sudah dapat terealisasi. Namun, dalam program ini, kita sifatnya tidak memaksa, tapi inikan termasuk program pemerintah kabupaten Tebo. Harapan kita 40 sampai 50 persen ASN pemerintah kabupaten Tebo bisa ikut dalam program beras ASN,” katanya. (red JOS)

Penulis : David Asmara