bagikan

SALAM KOMANDO : Gubernur Jambi, Fachrori Umar dan Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi salam komando usai pertemuan, Kamis (13/2/2020) di kantor Gubernur Jambi. (FOTO: Humas Prov)



Jambiotoritas.com, JAMBI – Kepala kepolisian daerah Jambi, Irjen.Pol. Friman Shantyabudi melakukan audiensi dengan Gubernur Jambi, Fachrori Umar di kantor Gubernur Jambi. Kedatangan Kapolda Jambi yang baru dilantik itu, didampingi beberapa orang pejabat Polda Jambi. Pertemuan keduanya membahas strategi pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan laha, termasuk pengoptimalan penggunaan dana desa.

Kedatangan Kapolda disambut Gubernur Jambi didampingi Pj Sekda Provinsi Jambi Sudirman, Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Hukum dan Politik Asraf, Pj Kepala Kesbangpol Provinsi Jambi Mukti dan Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Jambi, Rahmad Hidayat.

Dalam pertemuannya tersebut, Gubernur, Fachrori mengajak Kapolda Jambi dan jajaran untuk saling bekerja sama menyukseskan pembangunan di Provinsi Jambi, dan bersinergi mengatasi permasalahan Provinsi Jambi. Menurut Fachrori menyatakan bahwa kesejahteraan rakyat merupakan tanggung jawab pemerintah, keamanan masyarakat merupakan tanggung jawab kepolisian.

” Kesejahteraan tidak akan terwujud kalau tidak tercipta rasa aman. Begitu juga sebaliknya, tidak akan tercipta keamanan yang kondusif bila tanpa didasari kesejahteraan yang baik pula,” katanya.

Oleh sebab itu, Gubernur mengajak Kapolda Jambi untuk bersama-sama menyukseskan pembangunan di Provinsi Jambi. Dengan mengoptimalkan tugas dan fungsi kerja pada lembaga masing-masing agar kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.

Dalam kesempatan itu juga, Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan Kepolisian Daerah Jambi berkomitmen dalam memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah untuk bersama-sama menyukseskan program pemerintah Provinsi Jambi.

Sementara iti, Pj. Sekda Provinsi Jambi, Sudirman, menyatakan dalam pertemuan Kapolda dan gubernur ada beberapa agenda kerja sama yang perlu dibicarakan diantaranya masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ada beberapa perintah dari Presiden melalui Kapolri untuk menginstruksikan pada Kapolda agar karhutla tidak terjadi lagi pada tahun 2020 ini.

” Untuk itu, kita duduk bersama untuk menyusun strategi-strategi agar karhutla tidak terjadi lagi di Provinsi Jambi. Nantinya Pemprov akan mengundang seluruh pengusaha, perusahaan untuk menyamakan persepsi agar karhutla tidak terjadi lagi,” ungkap Sudirman.

Selain itu, lanjut Sudirman, Kapolda juga akan konsen terhadap penggunaan Dana Desa yang telah dikucurkan melalui APBN. Kedepannya Pemerintah daerah dan Polda akan bersama-sama mengawal desa-desa dengan cara memberikan penyuluhan atau sosialisasi terhadap perangkat desa yang ada di Provinsi Jambi. (red JOS)

Penulis : Zul Herman
Editor : David