bagikan

Ilustrasi/foto Ist


Jambiotoritas.com, TEBO – Persoalan dugaan pelecehan seksual siswi SMPN 14 Kabupaten Tebo oleh oknum guru mata pelajaran IPS, JNL (57) merebak kepermukaan. Indikasi perbuatan tak senonoh itu dikuatkan dengan dipindah tugas mengajar sementara JNL ke SMPN 25 kabupaten Tebo di benarkan pihak dinas pendidikan kabupaten Tebo.

” Kepindahan JNL ke SMPN 25, atas permintaan kepala sekolah. Pindahnya sejak (18/2), status dalam SKnya, tugas sementara disekolah itu. Kepala sekolah sudah melaporkan secara lisan tidak dengan fakta ataupun dengan tertulis ke kepala dinas tentang masalah ini,” kata kepala bidang pendidikan dasar, Hoirul Akmal, Kamis (27/2/2020) siang dikantornya.

Menurut Hoirul, tugas sementara yang bersangkutan ke sekolah lain tujuannya mengamankan dirinya. Ada isu yang berkembang disana masyarakat mau melakukan demo ke sekolah tempat JNL pernah mengajar.

” Tadi pihak kepolisian juga datang menemui saya. Polisi juga sedang kesana. Tanya langsung dengan kepala sekolah SMP 14, Suparman. Karena soal kronologisnya kita juga tidak memahami. Kami berharap kasus ini dapat diselesaikan dengan damai, selesai secara kekeluargaan,” katanya.

Bicara soal sanksi terhadap oknum guru yang bersangkutan. Menurut Hoirul, pihak dinas sudah perintahkan kepala sekolah dibantu dengan pengawas sekolah menggali informasi tentang bagaimana kronologis yang sebenarnya terjadi. Karena kasus ini sudah mencuat di media massa.

” Kita lihat fakta hukumnya, apa memang terbukti atau bagaimana. Kalau tidak mampu diselesaikan dengan pengawas, baru nanti akan diambil alih dinas. Bagaimana penyelesaian dibawah, kami belum dapat laporan dari pengawas ataupun dari kepala sekolah,” ucap Hoirul.

Sementara itu, Kepala sekolah SMPN 14, didesa Bangunsranten kecamatan Muara Tabir, Suparman yang berusaha dikonfirmasi jambiotoritas.com via telepon selulernya belum terhubung. Nomor Handphone Suparman beberapa kali dihubungi sedang bernada tidak aktif. (red JOS)

Penulis : David Asmara