bagikan
Cawagub Ratu Munawaroh pasangan Cagub Cek Endra yang diusung PDIP dan Golkar pada kontestasi Pilgub Jambi, 9 Desember 2020 ketika menghadiri kegiatan penutupan sumatera open motor cross di rimbo mulyo kecamatan rimbo bujang kabupaten Tebo, Minggu (6/9/2020) yang turut didampingi kader PDIP kabupaten Tebo/foto screnshoot youtube dimas sanjaya

JambiOtoritas.com, TEBO – Kehadiran Cawagub Ratu Munawaroh dihadapan publik pada penutupan event Sumatera open motor cross perebutan piala anggota DPR RI, Hj. Saniatul Lativa, di Sumber Mulyo kecamatan Rimbo Bujang kabupaten, Minggu (6/9/2020) lalu. Tetap saja menjadi sorotan, hingga terindikasi ‘kampanye terselubung’ dengan memanfaatkan situasi tersebut.

Namun demikian, ketika dikonfirmasi kepada Sekjen DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kabupaten Tebo, Aivandri AB menyatakan kedatangan Cawagub pasangan Cagub Jambi, Cek Endra itu. Sebenarnya dalam rangka rapat konsolidasi DPC PDIP kabupaten Tebo untuk pemenangan kandidat pasangan calon yang diusung PDIP di Pilgub Jambi ini dengan pengurus partai.

” Kehadiran Ratu Munawaroh pada penutupan Sumatera open Motor Cross atas undangan panitia. Berhubung ibu Sani ada kegiatan disana diajak kesana,” katanya.

Menurut dia, bu Ratu dijemput di kantor DPC PDIP diajak bersama Anggota DPR RI, bu Sani dan pak Sukandar. Bukan saya membela-bela tidak. Tidak ada rencana sama sekali atau agenda kesana.

” Tidak ada sama sekali terjadwal untuk menghadiri secara khusus kegiatan motor cross. Nggak mungkin ditolak, karena diundang kami pun ikut mendampinginya,” ucap Aivandri, dihadapan sejumlah wartawan di gedung DPRD Tebo, Selasa (8/9/2020).

Sementara itu, ketua Bawaslu, Farida menanggapi kehadiran Cawagub Jambi dari PDIP dihadapan publik di kegiatan motor cross dirimbo bujang tersebut sebagai bentuk ” kampanye terselubung atau curi start”. Dia menyatakan bahwa Bawaslu dalam hal itu belum bisa menindaklanjuti kehadiran kandidat sebagai pasangan calon wakil Gubernur Jambi.

” Kami belum bisa untuk menindak lanjuti dalam event motor cross karna kegiatan tersebut tidak ada kaitan dengan pemilu dan bu Ratu pun belum di tetap sebagai calon. Meskipun pasangan CE-Ratu sebelumnya sudah mendaftar ke KPUD provinsi Jambi,” katanya

Dikatakannya, Ratu Munawaroh belum ditetapkan KPUD sebagai calon. Sesuai jadwal KPUD penetapan pasangan calon pada 23 September 2020 nanti. (red JOS)

Penulis : David Asmara