Kapolda Jambi : Kami bisa berikan edukasi secara masif kepada masyarakat

Kapoda Jambi, Irjen.Pol. Firmas Shantyabudi/foto Ist

JambiOtoritas.com, JAMBI – Kepala kepolisian darerah Jambi menekankan kepada semua pihak dalam rangka implementasi kehidupan new normal ditengah pandemic COVID-19 agar mematuhi semua ketentuan yang diberlakukan. Diharapkan kepolisian berperan dalam memberikan edukasi secara masif sehingga masyarakat bisa menerima keadaan perubahan perilaku dengan penuh kesadaran.

Firman menyatakan telah berkoodinasi dengan TNI dan pemerintah daerah dalam rangka implementasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat dengan new normal dalam mengantisipasi penyebaran pandemi COVID-19.

” Polda Jambi akan terus berkoordinasi dengan TNI dan pihak pemerintah daerah sebagai link sektor dalam penerapan sistem aturan tatanan hidup normal baru (new normal) saat pandemi COVID-19, sehingga kami bisa memberikan edukasi atau pendidikan kepada masyarakat secara masif bisa dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” kata Irjen Pol Firman, Jumat (29/5/2020) di Jambi.

Menurutnya seluruh jajaran kepolisan daerah Jambi bersama-sama dengan semua pihak menerapkan aturan baru new normal di kehidupan saat ini. Kapolda Jambi ini juga minta kepada seluruh masyarakat bisa menerima dengan kesadaran yang tinggi tentang perubahan perilaku hidup bersama dengan pandemi corona saat ini.

” Berlakunya new normal, artinya semua sektor bisa bersama-sama berjalan dan masyarakat juga bisa menikmatinya. Polda Jambi dan seluruh jajarannya siap mendukung pelaksanaan new normal tersebut dalam kondisi apa pun,” kata Irjen Pol Firman Shantyabudi. (red JOS)

Penulis : David

Pj.Sekda Hadiri Vicon Lomba Inovasi Daerah Penyiapan Tata Normal Baru

Pj. Sekda Provinsi Jambi, H. Sudirman mengikuti Video Konferens Kementrian dalam Negeri dalam rangka lomba inovasi daerah dalam penyiapan tata normal produktif di Indonesia/foto Ist

JambiOtoritas.com, JAMBI – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj.Sekda) Provinsi Jambi H. Sudirman,SH,MH menghadiri video conference tentang Lomba Inovasi Daerah dalam Penyiapan Tata Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Sudirman menyaksikan video conference (vicon) tersebut di ruang kerja Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, Jumat (29/5/2020), didampingi oleh kepala dinas Kominfo, perwakilan dari Biro Organisasi, perwakilan dari Balitbangda, dan perwakilan dari OPD terkait lainnya.

Vicon yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, diikuti para tim penilai yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Whisnutama, perwakilan Kementerian Kesehatan, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional.

Lomba inovasi bagi pemerintah daerah ini dalam rangka mendorong aktivitas kehidupan masyarakat di tengah pandemi Covid-19, atau yang disebut kehidupan normal baru, dan untuk mendorong gerakan nasional dalam melaksanakan protokol kesehataan. Tahapan lomba akan dimulai pada 29 Mei 2020, 1 s.d 8 Juni pembuatan dan pengiriman video, 9 s.d 12 Juni tahap penilaian dan 15 Juni penilaian lomba, dan pada 28 Juni akan ditetapkan pemenang lomba inovasi tersebut.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan, daerah yang akan berkompetisi yaitu 34 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, kabupaten tertinggal/perbatasaan 62. Bentuk inovasi yang dinilai terbagi dalam 7 kategori, yaitu pengelolaan pasar tradisional, mal, sekolah, restoran, hotel, tempat wisata, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), yang pengelolaannya menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Ketujuh kategori ini dapat diikuti oleh pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten/kota termasuk daerah tertinggal/perbatasan. Reward (penghargaan) yang diberikan selain piala untuk juara 1, 2, dan 3 juga dana insentif daerah.

“Lomba ini juga untuk mendorong langkah pemangku kepentingan yang belum menerapkan aturan agar segera berinovasi dan beradaptasi. Di sisi lain, gelaran ini untuk menilai pencegahan Covid-19 melalui protokol yang dibuat pemerintah daerah. Peserta lomba ini terdiri dari seluruh pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten/kota, termasuk daerah tertinggal atau perbatasan,” ujar Mendagri.

Mendagri menyampaikan bahwa lomba ini akan mendorong gerakan nasional dalam membuat dan melaksanakan protokol kesehataan Covid-19 oleh pemerintah daerah. “Dengan begitu, masyarakat dapat kembali produktif, sehingga roda perekonomian seperti aktivitas perdagangan kembali berjalan. Secara garis besar, penilaian lomba inovasi ini meliputi proposal ide inovasi, standar operasional atau prosedural petunjuk dan teknis, serta video inovasi berdurasi 2 menit yang penilaian ini menekankan pada inovasi yang dapat diamati, ditiru, dan dimodifikasi, baik sebagian atau seutuhnya. Jadi nanti bisa direplikasikan ke daerah lain,” tutur Mendagri. (red JOS)***

DPRD Tebo Paripurna Nota Pengantar Ranperda RPJMD

Sidang paripurna penyampaian nota pengantar Ranperda tentang perubahan RPJMD kabupaten Tebo tahun 2017-2022, kamis (28/5/2020)/foto JOS

JambiOtoritas.com, TEBO – Pasca hari raya Idul Fitri ini, Kamis (28/5/2020) DPRD Kabupaten Tebo, menggelar Sidang paripurna DPRD masa sidang ke dua dalam rangka penyampaian nota pengantar rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Perubahan RPJMD Kabupaten Tebo Tahun 2017-2022.

Rapat yang digelar terpisah melalui video konfrens di aula DPRD dengan pemerintah kabupaten Tebo berlangsung di aula kantor bupati Tebo. Dalam pembukaannya ketua DPRD kabupaten Tebo menyatakan meskipun rapat hanya dihadiri 27 onggota DPRD, namun kehadiran anggota sudah mencukupi quorum.

Ketua DPRD Tebo, Mazlan, S.Kom dalam pembukaan sidang itu menyatakan RPJMD kabupaten Tebo tahun 2017 – 2022 telah dituangkan dalam Perda Kbuapten Tebo No. 6 tahun 2017, namun dalam berjalannya waktu, pihak eksekutif merasa perlu adanya perubahan terhadap RPJMD itu. Sesuai dengan surat bupati Tebo Nomor .054/445/Bappeda dan litbang-4/V/2020 tertanggal 6 Mei 2020 perihal pembahasan Raperda perubahan RPJMD kabupaten Tebo tahun 2017-2022.

” Dari keseluruhan 35 anggota DPRD Tebo, sebanyak 27 anggota menandatangani daftar hadir. Sesuai tata tertib (Tatib) sidang paripurna hari ini telah memenuhi quorum,” kata ketua DPRD Tebo, Mazlan, S.Kom.

Selanjutnya RPJMD akan dibahas oleh DPRD Kabupaten Tebo, dan akan diadakan rapat paripurna penyampaian pendapat akhir RPJMD terhadap nota pengantar tersebut. (red JOS)

Uji Swab Covid -19 di Jambi Dilakukan Dua RSUD

Karo humas protokoler setda provinsi Jambi Juru bicara TGT Covid-19, Johansyah/foto ist

JambiOtoritas.com, JAMBI – Uji Swab pasien hasil rapid tes reaktif sudah bisa dilakukan di Jambi. Menurut juru bicara gugus tugas penanganan covid-19 provinsi Jambi, Johansyah uji swab akan dilakukan dalam dua zona, barat dan timur. Namun demikian, pengumuman positif tetap terverifikasi dari pemerintah pusat.

” Uji sweb (PCR) baik itu pada pasien ODP, PDP dan hasil rapid test positif dan akan dibagi dalam dua zona. Untuk wilayah timur dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi sementara wilayah barat nanti akan dilakukan di RS Hanafie Bungo,” kata Johansyah, Selasa (26/5/2020).

Dikatakan Johansyah bahwa pada hari ini tim laboratorium di RS Raden Mattaher telah melakukan pemeriksaan swab dengan alat test cepat molekuler (TCM) dari program TBC dengan menggunakan cathrige yg diberikan oleh Kementerian Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan swab pasien terduga COVID-19 yang ada di RS Raden Mattaher

“Alhamdulillah hasil pemeriksaan kita sudah bisa mendeteksi virus COVID-19 dimana laboratorium RS Raden Mattaher ini sudah di SK kan oleh Kementerian Kesehatan utk memfungsikan alat TCM yg sdh ada agar bisa juga digunakan untuk COVID-19 dengan chatrige yang sudah diberikan oleh Kemenkes,” katanya.

Alat TCM atau RT PCR dari program TBC, kata Johansyah, ada 15 alat. Sudah diajukan sembilan alat untuk bisa dioperasikan untuk COVID-19. Kementerian kesehatan menetapkan RSUD Raden Mattaher dan RS Hanafi Bungo untuk melakukan uji swab. Dan sudah dikirimkan sebanyak 120 cathrige dan akan ditambah apabila cathrige habis pakai.

” Untuk pengumuman positifnya kita tetap harus menunggu verifikasi dari pusat. Karena sistem pelaporan kita menggunakan sistem informasi tuberculosis (SITB) secara online dan nanti akan diverifikasi oleh Pos Kedaruratan Kesehatan Masyarakat atau Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan,” kata Johansyah.(red JOS)***

Jambi Akan Tes PCR Mandiri Pasca Lebaran Idul Fitri

Bantuan reagent atau pereaksi kimia untuk tes PCR atau Uji Swab COVID-19 dari Temasek Foundation Singapura/foto Ist


JambiOtoritas.com, JAMBI – Tes polymerase chain reaction (PCR) atau uji swab terhadap pasien COVID-19 yang secara mandiri akan dilaksanakan pasca hari raya Idul fitri 1441 H. Tes PCR ini kolaborasi beberapa instansi, di antaranya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jambi, Pemerintah kota Jambi, Pemerintah provinsi Jambi, Unja dan BPOM.

“Masih ada beberapa persiapan teknis yang akan dilengkapi, setelah hari raya tes PCR akan dapat dilaksanakan,” kata Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (Unja) Maryanto di Jambi, Jumat (22/5/2020) lalu.

Tim pelaksana tes PCR COVID-19 secara mandiri saat ini masih melengkapi peralatan teknisnya. Selain itu, reagen atau pereaksi kimia bantuan dari Temasek Foundation Singapura beberapa waktu lalu, masih akan di uji coba dengan alat tes PCR atau KIT PCR yang dimiliki oleh Laboratorium FKIK Unja.

“Sembari menunggu izin, tim akan mempersiapkan kelengkapan alat dan bahan untuk tes. Hasil uji coba ini, terlebih dahulu akan dilaporkan kepada BNPB,” kata Mardiyanto.

Dikatakannya, pelaksanaannya tetap menunggu izin dari BNPB untuk pelaksanaan tes PCR COVID-19 secara mandiri di Jambi. Dengan pelaksanaan tes PCR secara mandiri diharapkan dapat menghemat waktu dan biaya untuk perawatan pasien COVID-19.

Untuk pelaksanaan tes PCR COVID-19 tersebut setelah Pemerintah Kota Jambi mendapatkan bantuan reagen untuk 10 ribu kali tes PCR. Nantinya reagen tersebut akan digunakan untuk tes PCR seluruh pasien COVID-19 di Provinsi Jambi. (red JOS)

Sumber : Antara

Warga Jambi di Himbau Shalat Ied di Rumah dan Patuhi Protokol Kesehatan COVID-19

Kapolda Jambi, Firman Shantyabudi usai memimpin apel gelar pasukan pengamanan malam takbiran dalam operasi Nusa Aman II/2020/fot Ist

JambiOtoritas.co, JAMBI – Kepala Kepolisian Daerah Jambi, Irjen. Pol. Firman Shantyabudi mengimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Jambi untuk tetap mengikuti imbauan pemerintah dan melaksanakan protokol kesehatan penanganan COVID-19, yang salah satunya adalah melaksanakan shalat Ied di rumah.

Pernyataannya tersebut disampaikan Kapolda Jambi, Firman Shantyabudi bersama Danrem 042 Gapu, Kolonel Kav Zulkifli usai memimpin apel gelar pasukan pengamanan malam takbiran dalam operasi Nusa Aman II/2020 sekaligus mencegahan penyebaran COVID-19 di lapangan Mapolda Jambi, Sabtu (23/5/2020).

“Saya minta kepada seluruh masyarakat untuk tetap melaksanakan ibadah di rumah masing-masing dan ini sekali lagi bukan kami dari kepolisian dan TNI melarang masyarakat untuk tidak boleh shalat id, tetapi ini kami lakukan karena untuk menjaga dan melindungan masyarakat jangan sampai terkena COVID-19,” kata Firman.

Imbauan pemerintah agar tetap diikuti dan dilaksanakan dan saya minta seluruh masyarakat Provinsi Jambi agar bersama sama kita patuhi protokol kesehatan agar Jambi bisa berlalu dari COVID-19. Sampai malam ini saya berserta jajaran bersama TNI terus mengupayakan situasi kamtimbmas di Wilayah hukum Polda Jambi, sangat kondusif dan semoga sampai seterusnya situasi kamtibmas bisa ditangani dengan baik.

Semoga tidak ada kegiatan masyarakat yang menjadi atensi kepolisian pada situasi akhir Ramadhan dan sampai saat ini belum ada laporan dari Polres dan jajarannya atas kejadian yang luar biasa dan tetap melakuka pencegahan persuasif dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjadi situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

“ Kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan arak arakan takbiran keliling dan petugas kepolisian sudah disiagakan pada beberapa lokasi yang dianggap menjadi titik kumpul warga. Kemudian kepada warga Jambi untuk tidak berkumpul malam ini dan tetap patuhi protokol kesehatan dalam mencegahan dan menanganan COVID-19 di Provinsi Jambi. Kepada warga tetap perbanyak tabiran di rumah masing-masing karena corona belum berlalu dari Provinsi Jambi untuk saat ini, kata Firman Shantyabudi. (red JOS)

Penulis : David/Herman

NU Haramkan Sholat Idul Fitri di Masjid Daerah Zona Merah Pandemi COVID-19

Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) mengeluarkan fatwa haram menggelar sholat Idul Fitri berjamaah di masjid atau lapangan. Terutama bagi umat islam di daerah zona merah pandemi virus Corona (COVID-19) yang ditetapkan pemerintah/foto Ist

JambiOtoritas.com, JAMBI – Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) mengeluarkan fatwa haram menggelar sholat Idul Fitri berjamaah di masjid atau lapangan. Terutama bagi umat islam di daerah zona merah pandemi virus Corona (COVID-19) yang ditetapkan pemerintah.

“Di daerah yang sudah ditetapkan sebagai zona merah oleh pemerintah, haram hukumnya melaksanakan sholat Idul Fitri di masjid atau tanah lapang. Sebab, menghindari kerumunan banyak orang yang diduga kuat sebagai salah satu sarana penyebaran virus corona adalah wajib. Dan secara fiqhiyyah, menjaga diri agar tidak tertular virus tersebut merupakan perkara wajib yang harus diutamakan daripada menjalankan sholat Idul Fitri di masjid atau tanah lapang yang disunnahkan,” terang LBM NU dalam pernyataan tertulis yang dikutip dari laman situs Okezone, Sabtu (23/5/2020).

Pernyataan LBM NU tersebut dirumuskan oleh sembilan ulama, yaitu KH Afifuddin Muhajir (Rais Syuriyah PBNU), KH Miftah Faqih (Katib Syuriah PBNU), KH Najib Hasan (LBM PBNU), KH Abdul Moqsith Ghazali (LBM PBNU), KH Azizi Hasbullah (LBM PBNU), KH Mahbub Maafi (LBM PBNU), KH Asnawi Ridhwan (LBM PBNU), KH Sarmidi Husna (LBM PBNU), dan KH Darul Azka (LBM PWNU DIY).

Sementara untuk umat Islam yang berada di wilayah kuning pandemi COVID-19, LBM NU menganjurkan mengambil dispensasi hukum (rukhshoh), yaitu memilih melaksanakan sholat Idul Fitri di rumah masing-masing daripada melaksanakannya di masjid atau tanah lapang.

Dasar pertimbangannya dari hadist yang berbunyi: “Sesungguhnya Allah senang manakala rukhsah-rukhsah-Nya (keringanan) diambil sebagaimana Dia pun senang manakala azimah-azimah-Nya dilaksanakan.” (HR. Ath-Thabarani dan al-Baihaqi)
Anjuran LBM NU ini juga selaras dengan anjuran pemerintah yang meminta semua orang terutama yang tinggal di zona kuning dan merah untuk tetap berada di rumah, kecuali ada hal-hal mendesak yang menuntut harus ke luar rumah.

“Apabila ada pertentangan antara yang wajib dan yang sunnah, maka yang wajib didahulukan dari yang sunnah,” bunyi pernyataan LBM NU.
Lantas apa solusi bagi umat yang ingin melaksanakan sholat Idul Fitri di tengah pandemi COVID-19?

LBM NU mengajak publik memahami bahwa sholat Jumat dan sholat Idul Fitri memiliki bobot hukum berbeda. Sholat Jumat adalah perkara wajib berbasis individu (fardhu ‘ain), sementara sholat Idul Fitri adalah perkara sunnah atau maksimal fardhu kifayah. “Perkara wajib bagi umat Islam pada tanggal 1 Syawal itu bukanlah shalat Idul Fitri-nya melainkan tidak berpuasanya.

Abu Ishaq al-Syairazi dalam kitab al-Muhaddzab berkata: “Sholat Idul Fitri dan Idul Adha hukumnya adalah sunnah, dan menurut Abu Said al-Ishtakhri hukumnya fardlu kifayah. Pendapat pertama adalah pendapat madzhab Syafi’i. Tidak boleh berpuasa pada hari Idul Fitri dan Idul Adha, dan barang siapa yang berpuasa pada hari itu maka puasanya tidak sah.

Sebagai perkara sunnah atau mandub, maka sholat Idul Fitri masuk dalam pengertian mandub yang dinyatakan sebagai sesuatu yang jika dikerjakan dapat pahala dan jika ditinggalkan tak dapat hukuman. والمندوبَمنَحيثَوصفهَبالندبَماَيثابَعلىَفعلهَولَيعاقبَعلىَتركه

Dengan demikian, sebagai perkara sunnah, shalat idul fitri bukan hanya diizinkan dan dianjurkan untuk dilakukan ( مأذونَفىَفعله dan )مطلوبَالفعل melainkan juga boleh sekiranya mau ditinggalkan ( ).جوازَالترك Intinya bagaimana umat Islam bisa melaksanakan sholat Idul Fitri yang berpahala sunnah tersebut dengan aman dan nyaman, tanpa ada kekhawatiran akan terjangkit virus COVID-19.

Penelitian singkat yang berhasil dilakukan menunjukkan bahwa dari sudut fikih Islam ternyata dimungkinkan bagi umat Islam melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah bersama keluarga atau sendirian. Sebab, berbeda dengan pelaksanaan shalat Jumat yang dalam madzhab Syafi’i disyaratkan dilaksanakan secara berjamaah dengan minimal 40 orang, maka shalat Idul Fitri tak mempersyaratkan itu. Dengan demikian, shalat Idul Fitri maupun Idul adha boleh dilaksanakan di rumah, baik secara berjamaah bersama keluarga minimal dua orang maupun sendirian.

Begitu juga disyariatkan shalat Idul Fitri bagi munfarid (shalat sendirian), hamba sahaya, perempuan dan musafir, khunsa, dan anak kecil. Sholat Idul Fitri tidak harus memenuhi syarat-syarat shalat Jumat, seperti harus dilaksanakan berjamaah, jumlah jamaahnya dan selainnya. (red JOS)***

DPC PDIP Tebo Minta Lurah & Kades Tak Hambat Proses Pencairan BST

Peneriman BLT dari kemensos RI dikantor camat rimbo bujang Tebo setelah tertunda beberapa hari kemarin, hari ini mulai dicairkan PT. POS/foto dok JOS

JambiOtoritas.com, TEBO – Adanya surat permintaan penundaan pencairan Dana Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos RI dari Pemerintah Kelurahan Wirotho Agung dan Kades di Kecamatan Rimbo Bujang yang dikirimkan kepada pihak Kantor Pos Rimbo Bujang, ditanggapi serius oleh DPC PDIP Kabupaten Tebo.

Sebelum Lurah dan Kades, Penundaan pencairan BST juga telah terjadi. Pihak kantor Pos Rimbo Bujang menerima surat perintah penundaan pencairan BST dari Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tebo sampai pada tanggal 19 Mei 2020 yang sejatinya pencairan dilakukan pada hari Minggu tanggal 17 Mei 2020.

Kemudian, diatas tanggal 20 Mei, pihak kantor Pos Rimbo Bujang juga belum berani menyalurkan dana BST kepada masyarakat dikarenakan pihak kantor Pos mendapatkan surat permintaan penundaan pembayaran dari pihak Kelurahan Wirotho Agung dan para Kades.

Padahal, pada tanggal tersebut, ratusan warga telah mendatangi kantor Pos untuk mengambil dana BST. Terpaksa, Ratusan warga yang terdampak Covid-19 tersebut pun harus kembali pulang dengan tangan hampa. Padahal, harapan mereka dana BST tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan menjelang hari raya Idul Fitri.

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPC PDIP Kabupaten Tebo, Budi mengatakan bahwa atas nama DPC PDIP Tebo meminta agar pihak Pemerintahan Kelurahan Wirotho Agung dan desa di Kecamatan Rimbo Bujang tak menghambat proses penyaluran BST kepada semua masyarakat yang terdampak Covid-19 sesuai dengan data daftar penerima.

“DPC PDIP Tebo mengajukan kuota BST ke Kemensos RI untuk Kabupaten Tebo, karena sebelumnya DPC PDIP Tebo memang diberikan kuota untuk pendataan kepada masyarakat Kabupaten Tebo yang terdampak Covid-19 karena situasi sekarang ini dalam masa darurat. Alhamdulillah, data nama yang keluar sebagai penerima BST sesuai dengan nama yang diajukan sebelumnya,” urai Budi.

DPC PDIP Tebo sangat menyayangkan langkah Lurah dan para Kades yang menghambat proses pencarian BST. Mestinya, pihak Kelurahan dan desa bersyukur karena masyarakatnya ditengah situasi darurat seperti ini mendapatkan BST dari Kemensos RI yang akan diterima bulan Mei, Juni dan Juli.

“Kepada pihak kantor Pos, sudah diberikan kewenangan untuk menyalurkan sesuai dengan daftar nama yang ada dari Kemensos RI, silahkan berikan semuanya. Pihak kantor Pos tidak bisa diintervensi oleh siapapun untuk tidak menyalurkan BST kepada semua warga yang terdata oleh Kemensos RI, BST wajib disalurkan secara keseluruhan. Saya yakin kalau kantor Pos tidak membayarkan kepada semua nama yang terdata karena intervensi, nanti akan timbul masalah,” kata Budi.

Alhamdulillah lanjut Budi, Rimbo Ulu pencairan BST sudah dilakukan dan hari ini pencairan dilakukan di kantor Pos Rimbo Bujang meskipun dihadiri langsung oleh Kades.(red JOS)***

Fachrori: Gotong royong penting dalam atasi COVID-19

Kegiatan pemberian bantuan Gubernur Jambi bagi masyarakat terdampak covid-19/foto Ist

JambiOtoritas.com, JAMBI – Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum terus memberikan paket bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak covid-19 di Provinsi Jambi, guna sedikit meringankan beban masyarakat ditengah terus meningkatnya pasien positif di Provinsi Jambi yang sudah tercatat sampai tanggal 20 Mei 2020 sebanyak 89 orang. Fachrori secara langsung memberikan paket bantuan sembako dari komunitas perhubungan kepada masyarakat Jambi yang terdampak covid-19, berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Kamis (21/05).

Dalam sambutannya, Fachrori menekankan pentingnya nilai gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, terutama untuk mengatasi wabah covid-19 di Provinsi Jambi, baik itu dalam rangka pencegahan maupun dalam rangka penanganan.

“Pemerintah Provinsi Jambi sangat membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat dalam rangka mengatasi wabah covid-19 di Provinsi Jambi. Kita harus saling tolong menolong antar sesama ditengah wabah covid-19 ini, dimana yang mampu membantu yang membutuhkan sehingga saling melengkapi,” ujar Fachrori.

“Melalui tolong menolong ditengah wabah covid-19 ini, membuat nilai nilai kegotong royongan yang merupakan jati diri bangsa ini menjadi bangkit dan terus berkembang dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Jadi nilai gotong royong menjadi sangat penting dalam mengatasi covid-19 ini, mari bersama sama kita bangkit guna mendapatkan keberkahan dari Allah,” lanjut Fachrori.

Fachrori sangat memberikan apresiasi kepada komunitas perhubungan terhadap komitmen dan kontribusi yang nyata dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak covid-19 guna sedikit membantu meringankan beban mereka.

“Saya mengharapkan, nilai nilai gotong royong yang telah dilakukan oleh komunitas perhubungan ini dapat menggugah elemen masyarakat lainnya untuk ikut mendukung Pemerintah Provinsi Jambi dengan berkomitmen dan berkontribusi nyata sehingga dapat sedikit membantu meringankan beban masyarakat Provinsi Jambi yang terdampak covid-19,” pungkas Fachrori.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, H.Varial Adhi Putra,ST.,MM., menyampaikan, pemberian paket bantuan sembako dari komunitas perhubungan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat Provinsi Jambi yang terdampak covid-19, serta bentuk dukungan kepada Pemerintah Provinsi Jambi dalam mengatasi covid-19.

“Kami berinisiatif secara bersama sama mengumpulkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak covid-19 yang kemudian bekerjasama dengan PT. Yayasan Insan Madani Jambj untuk menyalurkan bantuan ke beberapa daerah di Provinsi Jambi yang masyarakatnya terdampak covid-19,” kata Varial.

“Kegiatan ini merupakan aksi nyata dari kami dalam mendukung Pemerintah Provinsi Jambi mengatasi covid-19 serta bentuk kepedulian kami kepada masyarakat Jambi yang terdampak covid-19,” tutup Varial.

Komunitas Perhubungan yang terdiri dari Angkasa Pura II, Pelni, Jasa Raharja, INSA, dan APBMI yang bekerja sama dengan PT. Yayasan Insan Madani Jambi ini, memberikan bantuan sebanyak 485 paket bantuan sembako berupa beras, mie instant, telur, tepung terigu, minyak sayur dan teh. (red JOS)***

Kacau!! Buruh di Kota Jambi Menang Lelang Motor Listrik Presiden

Motor listrik metic yang bikin heboh warga Jambi, karena ketidaktahuannya ikuti lelang dan menangkan lelang dengan harga 2,55 miliar/foto Ist

Kapolda : Pemenang lelang motor tak paham acara, mengira dapat hadiah


JambiOtoritas.com, JAMBI – Kepolisian daerah Jambi melakukan pemeriksaan terhadap M. Nuh (46) seorang yang dinyatakan pemenang acara lelang sepeda motor listrik yang bertandatangan Presiden Joko Widodo senilai Rp2,5 miliar dalam acara donasi penanganan COVID-19. Dari keterangan yang diperoleh dia ternyata tidak paham acara yang diikuti adalah lelang, dan mengira bakal dapat hadiah bukannya penyumbang.

Menurut Kapolda Jambi, Irjen. Firman Shantyabudi mengatakan M Nuh (46) dimintai keterangannya di Mapolsek Pasar, Kota Jambi. Warga Kampung Manggis, Kecamatan Pasar, Kota Jambi itu hanya dilakukan wawancara di Polsek Pasar, Kota Jambi dan tidak ada penangkapan maupun penahanan kepada yang bersangkutan.

” Memang yang bersangkutan tidak paham acara yang diikuti adalah lelang, dan yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah bukannya penyumbang,” kata Kapolda Jambi, Firman, Kamis (21/5/2020) kepada wartawan di Jambi.

Karena dia ditagih, sebagai pemenang lelang motor listrik dengan harga Rp2,5 miliar. Dia minta perlindungan kepolisian.

” Dikarena ketakutan ditagih, dia malah justru minta perlindungan kepada polisi dan melapor ke Polsek Pasar, Kota Jambi,” katanya.

Sementara itu, sosok M. Nuh diketahui adalah warga yang tinggal di Kampung Manggis, Kecamatan Pasar, Kota Jambi. Dia bukanlah seorang pengusaha tetapi melainkan hanya seorang buruh bangunan.

Ketua RT 20, kampung manggis, Ibrahim mengakui M.Nuh adalah warganya tetapi dia bukan pengusaha. Ibrahim justru mengetahui kabar yang viral melalui WhatsApp (WA). Bahkan bahkann banyak para wartawan dan instansi lain mendatanginya.

“Memang ada warga saya nama M Nuh, tapi dia bekerja sebagai buruh bangunan, bukan pengusaha,” jelas Ibrahim.(red JOS)

Penulis : David/Herman

Bupati Tebo Raih Gelar Doktor Ilmu Ekonomi Dengan IPK 3,85

Bupati Tebo, H. Sukandar S.kom. M.Si ketika mengikuti sidang terbuka, Rabu (20/5/2020) di universitas Jambi/foto Ist

JambiOtorits.com, TEBO – Dalam sidang terbuka yang digelar program Doktor (S3) Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi, Rabu (20/5/2020) bupati Tebo, H. Sukandar, S.Kom,M.Si berhasil mempertahankan desertasinya dengan judul ” Pengaruh Kapasitas CEO Terhadap Karakteristik Perusahaan, Kinerja Perusahaan- Perusahaan Dalam Indeks LQ-45 Pada Periode 2016 – 2018″, telah dinyatakan lulus dengan IPK 3,85.

Dengan demikian yang bersangkutan berhak menyandang gelar akademik jenjang strata III atau gelar Doktor (Dr). Bupati kabupaten Tebo itu, pada sidang terbuka promosi Doktor tersebut berhasil mempertahankan disertasinya dihadapan Tim penguji dengan Ketua : Prof. Dr. Ir. Hj. Anis Tatik Maryani, MP, Sekretaris : Dr. Enggar D.P. Arum, SE, AK, M.Si, Co. Promotor : Prof. Dr. H. Amri Amir,SE, M.Si, Co Promotor : Dr. H. Afrizal,SE,M.Si, AK, CA, Co Promotor :Dr. H. Tona Aurora Lubis, SE, MM dan para penguji, Prof. Dr. Hendry Hady, DEA, Dr. Drs Edward,MS, Dr. M. Syurya Hidayat, SE, ME.

Bupati Tebo Dr. H.Sukandar,S.Kom, M.Si seusai sidang kepada awak media menyampaikan, sidang Doktor yang digelar tadi merupakan puncak dari hasil penelitian yang diuji pada sidang terbuka dan insya Allah saya bisa menyelesaikannya dengan baik.

Harapan Sukandar, bahwanya hasil penelitian tersebut tidak hanya berguna bagi perusahaan tetapi juga bagi kepala daerah dalam Provinsi Jambi terkait dengan bagaimana pemimpin yang baik. Kemudian dengan gelar Doktor ini dapat memotivasi keluarga saya (Istri dan anak-anak).

” Gelar Doktor ini semoga dapat memotivasi keluarga saya. Sebab seusia ini masih mau menuntut ilmu. Begitupun kepada para kepala OPD di Tebo bahwa untuk meraih gelar Doktor tidak perlu jauh-jauh tetapi di Unja juga bisa dengan jarak tidak begitu jauh,” kata Dr. H. Sukandar,S.Kom, M.Si (red JOS)***

Diduga Illegal Logging, Polda Jambi Amankan Mobil dan Sopir Pengangkut

mobil truk tronton yang diamankan polisi di kecamatan Mersam kabupaten batanghari, Jambi/foto Ist

JambiOtoritas.com, JAMBI -Kepolisian daerah Jambi sedikitnya mengamankan kayu rimba campuran yang diangkut dua unit mobil truk tronton warna orange nomor polisi BK 8561 FM dan mobil truk warna merah BK 9903 FM. Keduanya diamankan diwilayah hukum polres Batanghari, Jambi pada Minggu (17/5/2020).

Truk – truk tersebut diduga bermuatan kayu bulat (log) hasil ilegal loging dari hutan di Provinsi Jambi yang rencananya akan dibawa ke Sumatera Utara. Menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes. Pol. Edi Faryadi mengatakan tim Ditreskrimsus Polda Jambi berhasil mengamankan dua mobil itu di Kecamatan Tembesi dan Kecamatan Mersam kabupaten Batanghari. Setelah menerima informasi bahwa ada mobil truk yang mengangkut kayu log dari Kabupaten Batanghari.

” Tim langsung melakukan penyelidikan dan penyisiran sepanjang jalan lintas dan mengamankannya dijalan lintas Mersam menuju Muara Tebo. Dengan dibantu anggota polsek Mersam untuk memberhentikan mobil dimaksud dan melakukan pemeriksaan,” kata Edi, seperti dikutip dari laman Jari Jambi.com

Petugas langsung memeriksa dokumen dan kemudian mengamankan kedua truk ke Mapolda Jambi. Dua orang pengemudi mobil truk berinsial JP dan S pada saat ditanya menyebutkan bahwa kayu yang diangkut tersebut berjenis rimba campuran berbentuk Log (bulat) dengan jumlah kubikasi lebih kurang 46 meter kubik. Kayu tersebut berasal dari hutan di Provinsi Jambi atas nama S, seperti yang tertera dalam dokumen kayu yang terlampir.

“Atas perbuatan itu kedua sopir tersebut akan dikenakan pasal 88 ayat 1 a Undang Undang RI Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dan saat ini untuk barang bukti kita amankan,” katanya (red JOS)

Fachrori Apresiasi BCA Peduli Pegawai Outsourcing Kantor Jambi

Gubernur Jambi, Fachrori Umar serahkan simbolis kepedulian BCA terhadap karyawan Outsourching/foto HUMAS

JambiOtoritas.com, JAMBI – Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengapresiasi kepedulian Bank Central Asia (BCA) yang menyalurkan paket bantuan kepada pegawai outsourcing atau pegawai tidak tetap menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H Tahun 2020 lingkup Bank Central Asia se-Provinsi Jambi . Penyerahan dilaksanakan di kantor cabang utama BCA, Pasar, Senin (18/5). Disampaikan Gubernur bahwa upaya ini merupakan bentuk kepedulian segenap jajaran Direksi BCA dalam upaya bersama-sama pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak dari pandemi covid-19. Tampak hadir bersama Gubernur Kepala Kantor Cabang Utama BCA R.Sewaka Kosasih Muljadi, Kepala OJK Jambi Endang Nuryadin.

“Saya mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi pemberian paket bantuan yang telah dilakukan Perwakilan BCA Jambi, karena ini merupakan salah satu bentuk kepedulian yang nyata terhadap pegawai outsourcing atau pegawai tidak tetap ,serta membantu mereka ditengah wabah covid-19 yang melanda,” ujar Fachrori.

Pemberian paket bantuan oleh Perwakilan Bank Central Asia ini bisa menjadi contoh bagi dunia perbankkan lainnya di Provinsi Jambi dalam memberikan perhatian yang nyata kepada para pegawainya, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H Tahun 2020, sehingga paket bantuan tersebut dapat sedikit membantu mereka.

“Pemberian paket bantuan yang dilaksanakan Bank Central Asia ini sangat tepat sekali momennya karena saat ini kita berada di bulan yang penuh berkah untuk berbuat kebaikan, serta dalam rangka menghadapi lebaran ditengah wabah covid-19,” tutur Fachrori.

Fachrori mengajak seluruh elemen untuk harus bersikap optimis dalam mengatasi wabah covid-19 yang tengah melanda dan harus tetap produktif diikuti dengan disiplin yang tinggi dalam menjalankan protokol kesehatan serta membiasakan diri dengan pola hidup bersih sesuai dengan rekomendasi WHO. “Kita harus terus bersikap optimis dan produktif dengan menjalankan protokol kesehatan yang sesuai dengan rekomendasi WHO. Kita harus terus berupaya meminimalisir peluang penyebaran covid-19 dalam beraktivitas. (red JOS)***

Sulman Nyatakan Angkutan Kayu Keluar Dari Embacang Gedang

Angkutan kayu/foto Ilustrasi

JambiOtoritas.com, TEBO – Praktik angkutan kayu keluar dari desa Embacang Gedang kecamatan Muara Tabir kabupaten Tebo diakui kepala desa disana benar adanya. Namun demikian tidak diketahui pasti soal asal dokumen pengangkutan kayu itu.

Menurut kepala desa Embacang Gedang, Sulman Alfarizi menyatakan memang benar seseorang beriinisial RM berdomisili di RT 9. Hanya saja, dia tidak mengetahui apakah yang bersangkutan punya dokumen angkutan kayu yang keluar dari desanya.

Baca berita :Beredar Pesan WA, Soal Pembalakan Dengan Dokumen Izin Pengelola Kayu Hutan Hak di Muara Tabir

” Kalau warga yang nama tersebut (RM) ada. Tapi saya kurang tahu masalah dokumen. Masalahnya saya dak pernah menerbitkan SKAU,” kata Sulman, via pesan WhatsApp, Minggu (17/5/2020).

Sebagai kepala desa disana Sulman juga menyebutkan bahwa pantauan dilapangan memang ada aktivitas angkutan kayu dari Embacang Gedang keluar. ” Kalau kayu iya ada, keluar dari desa Embacang Gedang,” katanya.

Sebelumnya kepala KPHP wilayah barat, dinas kehutanan provinsi Jambi, H. Sumarjo, SH mengatakan bahwa KPHP tidak pernah mendapatkan tembusan mengenai ijin kepemilikan dokumen SKAU ataupun desa yang mempunyai kewenangan mengeluarkan surat SKAU. Menurutnya data peredaran hasil hutan yang ada pada BPHP atau dinas kehutanan provinsi Jambi.

” Kami KPHP tidak pernah mendapat tembusan mengenai ijin tersebut dan yang tahu hanya BPHP. KPHP tidak ada data peredaran hasil hutan, datanya ada di BPHP atau Dinas,” kata Sumarjo, beberapa waktu lalu. (red JOS)

Penulis : David Asmara

LSM Laporkan PT. ADP ke Polda Jambi, Minta Segera di Usut

Salah sati link pekerjaan paket 16 dinas PUPR Tebo ketika proses perencanaan/foto dok JOS

JambiOtoritas.com, JAMBI – Persoalan temuan badan pemeriksa keuangan perwakilan Jambi terhadap proyek tidak sesuai spesifikasi teknis pada proyek peningkatan jalan dinas PUPR kabupaten Tebo TA 2018, berbuntut panjang. PT. Anggun Darma Pratama (ADP) rekanan pelaksana proyek paket 16 senilai 4,7 milyar itu dilaporkan ke Polda Jambi.

” Kami LSM Lembaga Pengawasan dan Investigasi Tindak Pidana Korupsi (LPI TIPIKOR) melaporkan PT Anggun Dharma Pratama (ADP) ke Polda Jambi. Terkait pekerjaan proyek paket 16 pada perkerasan jalan Magelang desa Giri Winangun, pengaspalan jalan Cilacap Giriwinangun, dan pengaspalan Jalan Sumber Agung-Jambu tidak sesuai aturan,” kata Afriansyah, Sabtu (16/5/2020).

Menurut dia, laporan lembaganya itu secara resmi sudah disampaikan, pada Jum’at (15/5/2020) kemarin. Teknis pekerjaan PT. ADP tidak sesuai dengan spesifikasi. Berdasar audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), negara dirugikan. Dalam kasus ini, ironisnya telah terjadi kelebihan pembayaran proyek.

‘’ Diperoleh informasi bahwa Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tebo telah menyurati Direktur Utama PT ADP meminta agar segera melakukan pembayaran ke kas daerah paling lambat hari Senin, 12 Agustus 2019,’’ ungkap Afriansyah.

Dari temuan investigasi yang kami lakukan, bahwa proses untuk mendapatkan proyek ini dilakukan secara kongkalingkong. PT. ADP hanya dipinjam, sebenarnya yang mengerjakan proyek bukan PT. ADP melainkan diduga pelaku pengerjaan proyek ini adalah Reza, keponakan oknum salah satu wakil ketua DPRD Kabupaten Tebo. Kami menduga oknum ini berperan dalam proses proyek ini hingga bisa dikerjakan Reza.

” Kami meminta agar Polda Jambi mengungkap dugaan keterlibatan salah seorang pmimpinan dewa Tebo dan memproses hukum kasus ini,” katanya. (red JOS)***

Pasien Positif COVID-19 di Jambi Meningkat Jadi 69 Orang

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Jambi./foto dokumen.

JambiOtoritas.com, JAMBI – Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Jambi bertambah tiga orang. Berdasarkan hasil uji swab yang keluar hari ini, Jum’at (15/5/2020) pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Jambi bertambah tiga orang, sehingga total pasien terkonfirmasi positif COVID-19 jadi 69 orang.

Ketiga pasien itu berasal dari Kabupaten Merangin. Pertama pasien 67 seorang remaja usia 16 tahun yang kontak dengan klaster Gowa. Kemudian pasien 68 seorang laki-laki usia 50 tahun klaster Malaysia dan seorang laki-laki juga usia 50 tahun klaster Gowa yang berkontak langsung dengan pasien 24.

“Ketiga pasien tersebut berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) dan ketiga kini sudah dirawat di Rumah Sakit Abunjani Kabupaten Merangin,” kata Johansyah.

Johansyah kembali menghimbau masyarakat untuk tetap di rumah, jaga kesehatan selalu cuci tangan dan wajib menggunakan masker jika harus ke luar rumah.

Sementara berdasarkan data Gugus Tugas Provinsi Jambi, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak menurun menjadi 93 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) naik menjadi 64 orang dan pasien menunggu uji swab sebanyak 29 orang. Sedangkan Pasien sembuh baru tiga orang yakni pasien 01, 03 dan pasien 07.(red JOS)***

Bea Cukai Amankan Dua Pria Dengan 4 Juta Batang Rokok

Ketua tim penindak kantor Bea Cukai Jambi, Heri Susanto/foto Antara

JambiOtoritas.com, JAMBI – Pihak Bea Cukai Jambi mengamankan 4 juta batang rokok tanpa cukai resmi. Dari mobil truk yang melintasi jalan lintas Sumatera tepatnya di kawasan Merlung, Kabupaten Tanjungjabung Barat, pada Sabtu (9/5/2020) lalu, di sekitar Jalan Lintas Timur batas provinsi Riau- Jambi.

“Ada sebanyak 4 juta batang rokok tanpa dilekati pita cukai merek luffman yang kita amankan saat kendaraan tersebut memasuki jalan lintas timur Sumatera,” kata kepala tum Penindak Bea Cukai Jambi, Heri Susanto, Jum’at (15/5/2020).

Penangkapan rokok tanpa pita cukai ini diperkirakan merugikan negara bisa mencapai Rp1.880 milyar. Dari hasil pemeriksaan tim berhasil mengamankan satu orang berinisial A yang membawa 200 koli barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) ilegal tanpa dilekati pita cukai.

” Tidak hanya itu berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap terduga A, diketahui masih ada ada sarana pengangkut lain yang masih berada di belakang membawa rokok ilegal,” kata Heri.

Dikatakannya, berdasarkan informasi itu, anggota kemudian melakukan penyisiran. Tim P2 Jambi melakukan pengejaran dan penghentian target operasi sebuah mobil truk Mitsubishi Light Truck. Seorang berinisial S yang membawa muatan sebanyak 200 koli rokok ilegal turut diamankan.

Total ada 400 dus rokok yang berhasil diamanakan. Atau sekitar 4 juta batang rokok menjadi barang bukti. Untuk proses hukumnya barang bukti dan kedua sopir truk dibawa ke kantor Bea Cukai Jambi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kedua orang yang diamankan disangkakan telah melanggar Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang cukai. (red JOS)

Sumber: Antara

Kasus Penyanderaan Anggota Polisi di Bungo, Brimob Disiagakan di kawasan PETI

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes.Pol. Kuswahyudi Tresnadi/foto dok JOS

JambiOtoritascom, JAMBI – Kepolisian Daerah Jambi melakukan pemeriksaan terhadap 28 orang saksi dalam kasus penyanderaan dan penganiayaan Kapolsek Pelepat, Iptu. Suhendri yang terjadi pada Minggu (10/5/2020) malam. Ketika melakukan giat penindakan terhadap penambangan emas tanpa izin (PETI) di dusun Batu kerbau kecamatan pelepat kabupaten Bungo, provinsi Jambi.

Menurut Kabid. Humas Polda Jambi, Kombes. Pol. Kuswahyudi Tresnadi, mengatakan selain sudah memeriksa sebanyak 22 orang saksi. Dari hasil pemeriksaan para saksi tersebut, tim penyidik Polres Bungo dibantu anggota Krimsus Polda Jambi telah mengantongi foto terduga pelaku penusukan terhadap Kapolsek.

“Kalau untuk saat ini belum ada tersangka dalam insiden tertusuknya Kapolsek Pelepat karena masih dalam tahap penyelidikan oleh tim,” kata Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, Kamis (14/5/2020) di konfirmasi wartawan di Jambi.

Dia juga memastikan kasus tersebut akan diusut tuntas dan menyanyangkan kejadian tersebut. Polres Bungo akan kembali memeriksa saksi lainnya untuk pengembangan dan penyidikan kasus tersebut guna melengkapi bukti-bukti agar sebelum penetapan tersangka.

Untuk menjaga situasi di daerah PETI Kabupaten Bungo itu, Polda Jambi telah menurunkan anggota brimob untuk berjaga-jaga disana. (red JOS)***

Dinas PMD Minta Camat Evaluasi Penerima BLT DD Tahap I

Rapat koordinasi dinas PMD bersama camat, kepala desa dan kepolisian resor Tebo via video konfrens, Kamis (14/5/2020) di kantor dinas PMD Kabupaten Tebo/foto JOS

JambiOtoritas.com, TEBO – Dinas Pemberdayaan Masyarakat desa (DPMD) kabupaten Tebo, melakukan rapat koordinasi melalui video konfrens membahas sejumlah persoalan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dana desa, Kamis (14/5/2020) siang, dikantor dinas PMD. Rapat diikuti para camat, kepala desa dan kanit Tipikor polres Tebo.

Menurut kepala dinas PMD, Nafri Junaidi, SH mengatakan rapat membahas tentang realisasi pencairan dana desa tahap I dan koordinasi dan evaluasi penyaluran BLT dana desa yang terdapat beberapa kelemahan yang ditemukan dilapangan. Beberapa permasalahan tersebut, antara lain masih ada perangkat desa yang menerima BLT dana desa. Perangkat desa bukan KPM yang berhak, karena para perangkat desa masih menerima pengahasilan dan tidak masuk pada kategori orang yang terkena PHK.

Kemudian, masih ada laporan dari masyarakat bahwa penerima BLT keluarga yang mampu. Termasuk laporan informasi dana BLT DD dibagi rata dengan berbagai modus, hal ini menyebabkan nilainya kurang dari Rp. 600 ribu/orang.

” Sampai hari ini sudah ada 54 desa yang telah menyalurkan BLT ini. Selebihnya masih ada desa yang belum menyalurkan. Sementara ini seharusnya bulan ini sudah masuk proses pencairan DD tahap II,” kata Nafri.

Dikatakan Nafri, kita minta para Camat dan kepala desa dapat melakukan pendataan penerima BLT dengan mempedomani ketentuan yang berlaku. Mekanisme harus melalui proses musyawarah desa untuk menetapakan penerima BLT ini.

” Penerima hanya boleh menerima satu jenis bantuan. Penerimana BLT DD adalah nama- nama yang sudah diusulkan desa ditetapkan camat dan melalui proses verifikasi. Jangan ada penerima dengan NIP yang sama atau ganda. Atau menemukan penggunaan nama orang lain untuk mendapatkan bantuan,” ungkapnya.

Nafri juga mengingatkan bahwa penyalurannya diawasi langsung APH Tipikor. Dan kepada petugas desa dalam proses penyaluran BLT harus mengacu aturan gugus tugas Covid-19, para petugas harus menggunakan masker. Kades juga harus melibat BPD dan pendamping desa. Dalam penyalurannya para kades harus berkoordinasi dan minta pendampingan dengan aparat babinsa dan babinkamtibmas.

” Semestinya saat ini sudah masuk pencairan tahap II, kami minta agar camat menyiapka laporannya. Lalukan evaluasi terhadap yang perlu dievaluasi agar tidak menimbulkan kegaduhan dimasyarakat,” katanya. (red JOS)

Penulis : David Asmara

Rapid Test COVID-19 di 13 Pasar Tradisional Kota Jambi, Reaktif 25 Pedagang Terinfeksi

TGT Kota Jambi menyampaikan penanganan COVID-19/foto dok

JambiOtoritas.com, JAMBI – Hasil uji rapid test Gugus Tugas COVID-19 Kota Jambi terhadap para padagang di 13 pasar tradisional di kota Jambi menunjukkan 25 pedagang reaktif atau terinfeksi virus corona. Pedagang yang rapid tesnya positif, empat orang berasal dari luar Kota Jambi dan 21 orang merupakan warga Kota Jambi. Empat orang yang berasal dari luar daerah itu diantaranya berasal dari Kabupaten Muaro Jambi dua orang dan dua orang lainnya berasal dari Provinsi Lampung.

“Gugus Tugas COVID-19 sudah melakukan rapid tes masal di 13 pasar yang di kelola oleh pemerintah dan pihak swasta, hasilnya 25 pedagang reaktif atau positif terinfeksi virus,” kata Wali Kota Jambi Syarif Fasha di Jambi, Rabu (13/5/2020).

Sementarar untuk 21 orang pedagang yang hasil rapid tesnya positif tersebut berinisial MC, RT, OP, DS, RAW, ED, LM, MT, MA, AK, MR, AT, RB, SP, M, JV, HSY, MN, MDS, JND, dan SGW. Mereka semuabberasal dari delapan kecamatan dari 11 kecamatan yang ada di Kota Jambi. Diantaranya di Kecamatan Danau Sipin 4 orang, Telanai Pura 3 orang, Jelutung 2 orang, Pelayangan 2 orang, Kota Baru 4 orang, Paal Merah satu orang, Kecamatan Pasar 2 orang dan Kecamatan Alam Barajo 3 orang.

“Dari 21 orang yang hasil rapid tesnya positif terinfeksi virus, dua orang sudah di rawat di Rumah Sakit Abdul Manap, dan selebihnya akan menyusul untuk di isolasi di Rumah Sakit Abdul Manap,” kata wali kota Jambi, Syarif Fasha.

Selanjutnya, pedagang yang hasil rapid tesnya positif, pada Kamis (14/5/2020) akan di ambil sampel oleh tim dari Dinas Kesehatan Provinsi untuk dilakukan uji Swab. Terhadap empat orang warga yang berasal dari luar Kota Jambi, Dinas Kesehatan Kota Jambi telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi agar pedagang tersebut dapat di tindak lanjuti dengan segera.

Pemerintah Kota Jambi melakukan tracking kontak terhadap pedagang yang hasil rapid tesnya positif terinfeksi virus serta melacak riwayat perjalanan dari masing-masing pedagang. Gugus Tugas COVID-19 Kota Jambi juga akan melakukan pengetatan terhadap pasar-pasar tradisional. Diantaranya mewajibkan pedagang menggunakan masker serta menggunakan sarung tangan. Melatih pengelola pasar untuk tegas dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Para pedagang di 13 pasar yang di rapid tes secara masal tersebut merupakan pasar yang dikelola oleh pemerintah dan dikelola oleh pihak swasta. Diantaranya di Pasar Angso Duo, Pasar TAC, Pasar Baru, Pasar Mama, Pasar Aurduri, Pasar Olak Kemang, Pasar Keluarga, Pasar Kita, Pasar Kasang, Pasar Wajo, Pasar Kebun Handil, Pasar Kebun Kopi dan Pasar Villa Kenali. (red JOS)

Penulis : Herman

Tebo Finalisasi Refocussing APBD 116 M, Hari Ini Tranfer DAU 35 Persen

Gambar ilustrasi (Ist)

JambiOtoritas.com, TEBO – Pemerintah kabupaten Tebo telah memfinalisasi refocussing anggaran APBD tahun anggaran 2020 untuk penanganan COVID-19 sebesar 116 milyar. Angka sebesar itu diperoleh dari pengurangan dan penundaan kegiatan pengadaan barang dan jasa serta modal daerah. Demikian dikatakan kepala badan keuangan daerah kabupaten Tebo, Nazar Efendi, Rabu (13/5/2020).

Menurut Nazar, refocussing anggaran ini tidak menyentuh anggaran tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) aparatur sipil negara lingkup pemerintah kabupaten Tebo.

” Adanya informasi pemotongan TPP sampe 50 persen, tidak betul. Menyangkut tidak diberlakukannya absensi sistem sidik jari selama Work From Home (WFH). Memang itu berpengaruh ke besaran TPP yang di terima individu pegawai,” katanya.

Menyangkut absensi tersebut yang terpengaruh ke TPP itu. Dengan adanya surat edaran (SE) bupati Tebo yang dikeluarkan BKPSDM yang intinya bahwa selama penerapan WFH, maka pemotongan TPP tidak berlaku.

” Karena yang fokus refocussing dilakukan ke barang dan jasa serta modal. Utk refocusing sebesar 116 M dan pemotongan berdasarkan PMK 124 M,” ucapnya.

Nazar mengakui bahwa sebelumnya ada sanksi penundaan transfer DAU ke daerah sebesar 35 persen. Tetapi bukan karena pemerintah kabupaten Tebo terlambat melaporkan hasil akhir refocussing kepada Kemendagri.

” Penundaan transfer iya, masalahnya bukan terlambat melaporkan. Tetapi memang, pemotongan anggaran kita kemarin masih kurang, belum mencapai 50 persen. Sekarang sudah terpenuhi, insya Allah hari ini disalurkan yang 35 persennya,” kata Nazar.

Dengan telah dibukanya kran penyaluran DAU dari pusat ke daerah hari ini. Terkait THR setelah PPnya turun, sekarang tengah dipersiapkan peraturan bupati Tebo tentang pelaksanaan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) untuk ASN golongan III dan kebawah.

” Sebetulnya anggaran THR ini include dari transfer DAU dibulan ini. Dalam peraturan pemerintah yang diteken Jokowi ini, pejabat eselon II tidak mendapatkan THR tahun ini,” katanya. (red JOS)

Penulis : David Asmara

Pinjam Pakai PT. ADP Lewat Lobby Ketua DPD ASKONAS Jambi

Ketua DPD ASKONAS Jambi, Hendi /WA profil

Ternyata Reza dan Rohmad Solikhin yang menjadi eksekutor pekerjaan lapangan adalah keluarga dekat dari oknum dewan yang disebutkan Maimasnah

JambiOtoritas.com, TEBO – Ketua DPD Asosiasi kontraktor nasional Jambi, Hendi yang disebutkan anggota DPRD provinsi Jambi, Maimaznah yang mengurus PT. ADP untuk mendapatkan pekerjaan proyek paket 16 di dinas PUPR TA 2018 senilai Rp. 4,7 milyar. Menyatakan sebagai ketua Asosiasi Kontraktor Nasional (ASKONAS) Jambi diminta bantuan oleh seorang bernama Reza mencarikan perusahaan yang bisa dipakai/pinjam untuk pekerjaan paket 16 tersebut.

Menurut Hendi menyatakan bahwa dirinya tidak terlibat dalam pelaksanaan proyek paket 16 itu. Istilahnya dirinya, cuman memadukan Reza dengan pemilik PT. ADP (Maimaznah) waktu itu. Dalam hal ini, tidak ada kaitan dalam proses pekerjaan proyeknya.

Baca berita terkaitnya :

PT. ADP Dipinjam Untuk Proyek Paket 16 Atas Nama Oknum Dewan

Dia menyebutkan proses selanjutnya, merekalah (Reza-red) yang membuatkan penawarannya sendiri sampai dengan pelaksanaan dilapangan. Jadi, tidak ada sama sekali kaitan pekerjaan dengan dirinya.

” Saya bukan makelar perusahaan untuk tujuan proyek pemerintah, atau menyediakan siapa yang butuh perusahaan. Tidak begitu, saya cuman memadukan atau menemukan saja. Selanjutnya mereka berurusan sendiri,” kata Hendi, melalui sambungan teleponnya, Selasa (12/5/2020).

Menurut Hendi, Direktur PT. ADP (Maimaznah) pernah menyampaikan ada temuan sebanyak itu kepada dirinya. Itu karena awalnya saya yang mempertemukan keduanya.

” Sempat saya hubungi reza, kata dia. Sesudah ansuran pertama waktu itu, katanya, bulan depan akan diansur lagi 50 juta, kan menjadi 100 juta. Saya baru tahu kalau temuan baru dibayar 50 juta itulah,” ucap Hendi.

Sementara itu pihak dinas PUPR kabupaten Tebo menyatakan pembayaran temuan BPK terhadap pekerjaan tidak sesuai spesifikasi PT. ADP dibayarkan atas nama perusahaan oleh Rohmad Solikhin sebesar 50 juta pada tahun 2019, setelaj hasil audit BPK keluar. Sampai saat ini baru sebatas pembayaran pertama itu.

” Sampai sekarang belum ada tambahan, baru sekali itu saja. Dia bayarkan sekitar bulan November 2019,” kata plt. Kabid. BM. Irving Pane Selasa (12/5/2020). (red JOS)

Penulis : David Asmara

Fachrori Berikan 500 Paket Sembako Dari PUSKUD

Gubernur Jambi, Fachrori Umar mengecek sembako yang akan diberikan langsung kemasyarakat yang membutuhkan Senin (11/5/2020)/foto Humas

Bantuan Ringankan Beban Masyarakat Dalam Kondisi Pandemi Covid-19



JambiOtoritas.com, JAMBI – Gubernur Jambi, Dr. Drs.H. Fachrori Umar, M.Hum, mengungkapkan pemberian bantuan sembako dari seluruh elemen, diantaranya dari Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) Provinsi Jambi kepada masyarakat yang membutuhkan dapat meringankan beban masyarakat ditengah wabah covid-19 saat ini. Hal tersebut dikemukakan Fachrori saat Memberikan Bantuan Sembako dari PUSKUD Provinsi Jambi kepada masyarakat di Kantor PUSKUD Provinsi Jambi, Telanaipura – Jambi, Senin (11/5/2020).

“Saya mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi pemberian sembako yang telah dilakukan PUSKUD Provinsi Jambi, karena ini merupakan salah satu upaya mendukung dan membantu Pemerintah Provinsi Jambi dalam meringankan beban masyarakat, terlebih lagi ditengah wabah covid-19 yang melanda dunia, khususnya Provinsi Jambi,” ujar Fachrori.

Pemberian bantuan oleh PUSKUD Provinsi Jambi bisa menjadi contoh bagi dunia usaha atau para pelaku usaha dalam memberikan bantuan serupa kepada karyawan atau masyarakat yang kurang mampu dan terkena dampak Covid-19, sehingga dapat sedikit mengurangi beban masyarakat.

“Pemberian bantuan sembako yang dilaksanakan oleh PUSKUD Provinsi Jambi ini sangat tepat momennya, mengingat saat ini roda perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat Provinsi Jambi sedikit terhambat dan berjalan pelan karena wabah Covid-19 yang melanda, dan masyarakat yang kurang mampu sangat membutuhkan sembako dengan harga yang terjangkau,” tutur Fachrori.

“Momen ini juga sangat baik karena saat ini kita tengah berada dibulan Suci Ramadan, bulan penuh berkah yang mana setiap orang berlomba-lomba berbuat kebaikan terutama dalam bersedekah. Jadi hendaknya kita juga harus saling berbagi dengan saudara-saudara yang membutuhkan bantuan, tentunya mereka sangat membutuhkan bantuan kita bersama,” tambah Fachrori.(red JOS)***

Pejabat Eselon II dan III Tidak Dapat THR

Menteri keuangan Sri Mulyani / foto Ist

Siapkan Rp29,38 Triliun untuk THR PNS

JambiOtoritas.com, JAKARTA – Kementerian Keuangan memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk aparatur negara sipil (ASN) dan pensiunan akan cair pekan ini. Mengingat, Peraturan Pemerintah (PP) tentang THR sudah diteken oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut Sri Mulyani Indrawati mengatakan, untuk mencairkan THR ini pemerintah menyiapkan anggaran Rp29,382 triliun. Adapun rinciannya adalah Rp6,77 triliun untuk ASN pusat, Polri dan TNI lalu Rp13,98 triliun untuk ASN di daerah dan terakhir Rp8,707 triliun untuk pensiunan.

“Jadi total THR yang dicairkan Rp29,382 triliun,” ujarnya dalam telekonferensi, seperti dikutip dari Okezone.com, Senin (11/5/2020).

Dia menekankan, bahwa adapun yang menerima THR adalah untuk ASN yang berada di golongan III ke bawah. Sementara untuk ASN dengan golongan Eselon II ke atas dan pejabat pemerintahan tidak akan mendapatkan THR.

“THR ini hanya diberikan kepada seluruh pelaksana dan seluruh TNI Polri, hakim dan hakim Agung yang setara jabatan eselon 2. Lalu pejabat eselon satu dan dua, eselon satu dan dua pejabat daerah enggak mendapatkan THR,” jelasnya.(red JOS).***

Gubernur Beri Bantuan Masyarakat Terdampak Banjir Batanghari

Bersama Kapolda dan Danrem Tinjau Tinggi Permukaan Air Sungai Batang Hari

Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar berikan bantuan kepada masyarakat terkena dampak banjir akibat meluapnya air sungai batanghari Minggu (10/5/2020)/foto Humas

JambiOtoritas.com, JAMBI – Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum secara langsung memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat terdampak banjir, saat melakukan peninjauan Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Batang Hari di Kelurahan Tahtul Yaman dan Kelurahan Tanjung Johor, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, Minggu (10/5/2020).

Peninjauan tinggi permukaan air Sungai Batang Hari tersebut sehubungan dengan seringnya hujan deras dan lama (hujan dengan intensitas tinggi) akhir-akhir ini di Provinsi Jambi. Gubernur melihat langsung kondisi warga yang mengalami banjir tersebut, serta memberikan bantuan sembako untuk mengurangi beban warga. Kedatangan Gubernur, Kapolda, dan Danrem, beserta rombongan disambut baik warga. Pun dengan bantuan yang diberikan, diapresiasi warga.

Gubernur Jambi bersama Kapolda Jambi dan Danrem 042/Garuda Putih melakukan peninjauan tinggi muka air dan memberikan bantuan berupa 250 paket sembako bagi masyarakat Kota Jambi yang lokasi pemukimannya terkena banjir, dengan menggunakan speed boat, bertolak dari depan peranginan Rumah Dinas Gubernur Jambi.

“Kami tadi bersama Bapak Kapolda dan Bapak Danrem meninjau TMA dan menyapa masyarakat Kota Jambi yang terkena banjir secara langsung, dan memberikan bantuan untuk sedikit meringankan beban mereka. Saya prihatin melihat kondisi masyarakat yang rumahnya terendam banjir, terlebih lagi saat ini kita berada di bulan suci Ramadan dan tengah menghadapi wabah covid-19,” ujar Fachrori.

Fachrori mengatakan, kondisi banjir seperti ini dapat menyebabkan munculnya berbagai jenis penyakit seperti, penyakit kulit, malaria, dan demam berdarah. Dia berpesan agar masyarakat terus menjaga kondisi tubuh supaya tidak mudah terserang penyakit, serta segera ke Puskesmas atau pos kesehatan terdekat untuk memeriksakan kesehatan jika mulai timbul timbul gejala penyakit.

“Saya imbau masyarakat yang terkena banjir untuk senantiasa menjaga kondisi badan supaya tidak mudah terserang penyakit disaat kondisi banjir seperti ini, terlebih lagi dengan adanya wabah covid-19 di Provinsi Jambi,” katanya.

Fachrori mengungkapkan, setelah melakukan peninjauan TMA di Sungai Batanghari, untuk kondisi saat ini masih pada level siaga 2 di Kota Jambi. Ada beberapa Kabupaten/Kota yang daerahnya terendam banjir yaitu Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kota Jambi.

“Kita mengharapkan curah hujan di Provinsi Jambi menurun, sehingga daerah-daerah di Provinsi Jambi yang terendam banjir bisa segera surut karena dalam beberapa hari ini, curah hujan di Provinsi Jambi cukup tinggi dan frekuensinya tergolong lama,” ungkap Fachrori. (red JOS)***

Beredar Pesan WA, Soal Pembalakan Dengan Dokumen Izin Pengelola Kayu Hutan Hak di Muara Tabir

Angkutan kayu /foto ilustrasi (Ist)

JambiOtoritas.com, TEBO – Sejumlah wartawan liputan Kabupaten Tebo menerima pesan singkat whatsapp dari nomor tidak dikenal, pada Sabtu (9/5/2020). Pesan Whatssapp yang diformat surat ini ditujukan kepada Pimpinan LSM dan Media Massa dengan tujuan menginformasikan adanya dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh salah seorang pemilik dokumen izin pengelola kayu hutan di wilayah Desa Embacang Gedang, Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo.

Berikut bunyi pesan WhatsApp yang diterima dari nomor yang tidak dikenal tersebut:


Kpd yth,

Pimpinan LSM dn Media Maasa

Di

Tempat.

Dengan hormat.

Bersama ini kami sampaikan bahwa telah terjadi dugaan pelanggarah hukum yg di lakukan oleh salah seorang pemilik dokumen izin pengelola kayu hutan di wilayah Desa Embacang Gedang kec Muara Tabir Kab Tebo, dapat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Pemilik dokumet izin pengelola kayu tetsebut hanya berlaku untuk wilayah Desa Embacang Gedang dan berlaku untuk area kawasan hutan milik masyarakat Desa Embacang Gedang.

1.Pemilik Domuen bekerjasama dengna para supir yg mengangkut kayu dari wilayah muara tabir menuju PT LUK Desa Penapalan kec tengah ilir kab tebo.

3. Kayu yg di bawa oleh para supir tetsrbut banyak di ambil dari kawasan HP yg berada di wilayah desa yg berada di muara tabir.

3.Dokumen tersebut di salah gunakan oleh pemiliknya untuk menggambil kayu yg bukan di wilayah Desa Embacang Gedang muara tabir.

4.pemilik dokumen tersebut warga desa Embacang gedang muara tabir tebo.

5.untuk itu kami mohon bantuan dari LSM dan Media Masa agar kegiatan ilegal yg di lakukan oleh Pemilik Dokumen tetsebut di proses secara hukum dan di laporkan ke pihak yg berwajib.

Demikian yg dapat kami sampaikan atas bantuanya di ucapkan terima kasih.

Muara tabir, 09/05/2020.

Wassalam…


Terkait hal ini, Kapolsek Muara Tabir, IPDA Muhammad Yusuf dikonfirmasi mengaku telah mengetahui tentang pesan singkat tersebut.

” Mau saya selidiki dahulu kebenarannya pak. Jika bapak tahu siapa yang memberikan informasi itu, biar kita tanya dengan yang bersangkutan,” kata Kapolsek menjawab pesan WahtsApp media ini.

Informasi lain yang didapat media ini, pemilik dokumen yang dituding oleh pengirim pesan Whatsapp adalah RM warga didesa Embacang Gedang.

Terkait kebenaran informasi bahwa RM memiliki ijin resmi atas kepemilikan dokumen yang dimaksud. Dikonfirmasi melalui Kepala KPHP Tebo wilayah Barat, dinas Kehutanan dan LH provinsi Jambi, H. Sumarjo mengaku tidak pernah mendapat tembusan mengenai izin atau dokumen tersebut. Kata dia, Soal izin tersebut yang tahu hanya BPHP (red JOS)

Penulis : TIM

Rapid Test ODP di Tiga Kecamatan Negatif, TGT Semprotkan Desinfektan di Lokasi

Lokasi rapid test dan penyemprotan desinfektan oleh TGT penanganan Covid-19 kabupaten Tebo, Sabtu (9/5/2020)/foto diskominfo Tebo

JambiOtoritas.com, TEBO – Tim Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Tebo melakukan rapid test dan penyemprotan desinfektan di tiga wilayah kecamatan yang berbeda, pada Sabtu (9/5/2020). Tiga wilayah yang menjadi lokasi dilakukan rapid test, yakni Puskesmas Tegal Arum sebanyak 17 orang,
Puskesmas Bangun Seranten sebanyak 18 dan Puskesmas
Pulau Temiang sebanyak 52 orang.

Wakil Ketua Gugus Tugas penanganan Covid-19 kabupaten Tebo, Syahlan, SH meminta kepala dinas kesehatan melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat. Dan Kepada bidang Pencegahan Gugus Tugas agar cepat melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan.

” Kepada bidang pencegahan Gugus Tugas Covid-19 telah diperintahkan agar segera melakukan penyemprotan desinfektan usai rapid test di ketiga puskesmas, ” kata Wakil bupati Tebo, Syahlan Arfan.

Sementara itu, kepala dinas kesehatan kabupaten Tebo, dr. Riana Elizabeth sebelumnya telah merintahkan kepala Puskesmas di 3 lokasi rapid test tersebut untuk berkoordinasi dengan para Camat setempat.

“Semua yang di rapid test pada tiga Puskesmas hasilnya semua negatif,” jelasnya. (red JOS)

Penulis : David

Sri Mulyani Nyatakan 476 Daerah Sesuaikan Belanja APBD Untuk COVID-19

Menteri Keuangan, Sri Mulyani/foto Ist

JambiOtoritas.com, JAMBI – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan 476 daerah sudah menyesuaikan pendapatan dan belanja dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk menangani COVID-19 berdasarkan laporan yang diterima pemerintah pusat per 7 Mei 2020.

“Semenjak kami sampaikan itu (surat keputusan bersama) dengan Mendagri, kemudian terjadi perubahan yang cukup cepat dari APBD,” katanya ketika rapat kerja secara virtual dengan Komite IV DPD RI di Jakarta, Jumat (8/5/2020) seperti dikutip dari laman situs berita nasional Antara.

Sri Mulyani merincikan dari 476 daerah terdiri dari 32 pemerintah provinsi, 357 pemerintah kabupaten dan 87 pemerintah kota yang sudah melakukan penyesuaian dan melaporkan kepada Pusat. Dari laporan penyesuaian APBD itu, terjadi penurunan 15,1persen untuk total pendapatan daerah dari Rp1.133,6 triliun menjadi Rp962,1 triliun.

Sedangkan, untuk belanja daerah juga turun 14,6 persen dari total Rp1.164,8 triliun menjadi Rp994,4 triliun. Pemanfaatan hasil penyesuaian APBD itu mencapai Rp50,59 triliun yang digunakan untuk tiga bidang dalam mengatasi COVID-19 yakni kesehatan sebesar Rp22,1 triliun, jaringan pengaman sosial Rp19 triliun dan penanganan dampak ekonomi Rp9,32 triliun.

Sedangkan 63 kabupaten dan kota serta dua provinsi yakni Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua belum menyampaikan laporan penyesuaian. “Kalau belum kami akan melakukan semacam sanksi yaitu penundaan DAU (dana alokasi umum),” katanya.

Menteri Keuangan bersama Menteri Dalam Negeri sebelumnya mengeluarkan surat keputusan bersama untuk percepatan penyesuaian APBD tahun 2020 dalam penanganan COVID-19 serta pengamanan daya beli masyarakat dan perekonomian nasional.

Adapun pokok pengaturan dalam keputusan bersama itu yakni penyesuaian target pendapatan daerah, belanja daerah dan selisih hasil penyesuaian pendapatan dan belanja daerah yang digunakan untuk kesehatan, bantuan sosial dan penanganan dampak ekonomi. (red JOS)***

Kejati Jambi Bidik Temuan BPK Dinas PUPR Tebo

Mantan kabid BM dinas PUPR Tebo, Sobirin, ST (paling kiri) mendampingi bupati Tebo, H. Sukandar (paling kanan) dalam satu kegiatan/foto dok Ist

JambiOtoritas.com, TEBO – Kejaksaan tinggi Jambi melakukan pemanggilan terhadap mantan kepala bidang bina marga dinas PUPR kabupaten Tebo, Sobirin, ST bersama kepala dinas PUPR, Drs Erwanto. Pemanggilan tersebut diakui Sobirin untuk mengklarifikasi temuan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan perwakilan Jambi yang tidak diselesaikan beberapa rekanan dinas PUPR.

Baca Berita :


” Iya, memang dipanggil ke kejaksaan tinggi Jambi. Kejati meminta klarifikasi temuan BPK yang belum ditindaklanjuti rekanan selama ini,” ungkap Sobirin, Jum’at (8/5/2020) dikantornya.

Menurutnya pemanggilan pihak Kejati Jambi terhadap dirinya baru sekali. Meskipun kerjasama terkait penagihan dengan kejaksaan negeri Tebo sudah dilakukan. Tetapi, kenapa Kejati Jambi yang memanggil, berarti Kejari Tebo tidak bekerja maksimal ?

” Saya tidak tahu masalah itu,” ucapnya. (red JOS)

Penulis : David Asmara

Tambah 4 Positif, Pasien COVID-19 di Jambi 47 Orang

Juru bicara Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 provinsi Jambi, Johansyah menyampaikan perkembangan Covid-19 di Jambi, Rabu (6/5/2020)/foto JOS

JambiOtoritas.com, JAMBI – Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 provinsi Jambi, melalui juru bicaranya, Johansyah mengatakan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil uji swab yang keluar hari ini, Rabu (6/5/2020) pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Jambi bertambah empat orang.

Total pasien terkonfirmasi positif COVID-19 menjadi 47 orang dan satu pasien yakni pasien 01 sudah dinyatakan sembuh. Dikatakannya, bahwa empat orang tambahan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yakni pasien 44 seorang perempuan umur 23 tahun asal Kabupaten Sarolangun yang memiliki riwayat perjalanan dari Sumatera Barat yang sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Chatib Quesen Sarolangun.

Kemudian pasien 45 seorang laki-laki usia 52 tahun asal Kabupaten Muarojambi yang kini dirawat di RSUD Mat Ripin Muarojambi yang berstatus PDP memiliki riwayat perjalanan dari Tegal. Selanjutnya pasien 46 usia 15 tahun asal Kabupaten Muarojambi yang sebelumnya berstatus PDP. Pasien 46 merupakan seorang santri Tembora, Jawa Timur.

Terakhir pasien 47 seorang laki-laki usia 64 tahun asal Kabupaten Tebo yang kini dirawat di Rumah Sakit Sultan Thaha Kabupaten Tebo. Pasien 47 ini merupakan klaster Gowa, Sulawesi Selatan. (red JOS)***

PT. ADP Dipinjam Untuk Proyek Paket 16 Atas Nama Oknum Dewan

Anggota DPRD Provinsi Jambi sebut paket 16 proyek Iday, pinjam PT. ADP

proyek paket 16 dinas PUPR Tebo/foto dok JOS



JambiOtoritas.com, BUNGO – Persoalan temuan BPK PT. Anggun Darma Pratama (ADP) pada proyek paket 16 rekanan dinas PUPR kabupaten Tebo TA 2018 ditanggapi pihak PT. ADP, Maimaznah. Perempuan yang kini menjadi anggota DPRD provinsi Jambi ini menyatakan pekerjaan proyek itu punya Syamsurizal (iday). Perusahaannya dipinjam untuk pelaksanaan proyek tersebut.

” Paket 16 itu proyek Iday, dia pinjam perusahaan, semua yang ngurus waktu itu Hendi. Informasi sudah diansur 100 juta. Dia yang ansur itu, tapi bukti ansurannya tidak pernah disampaikan, jadi saya gak pernah lihat,” kata Maimaznah, Selasa (5/5/2020).

Dikatakannya, dalam proses pinjam perusahaan ini, sebenarnya tidak ada perikatan perjanjian atau kontrak kerja. Cuma saling percaya saja.

” Dia bilang untuk mengembalikan temuan itu setiap tahun akan diangsur. Ada dapat paket pekerjaan, hasil proyek nantinya untuk ngansur,” kata Maimaznah, meyakinkan.

Sementara itu dilain pihak, wakil ketua DPRD Tebo, Syamsurizal yang disebut, Maimaznah sebagai pemilik proyek dan pinjam perusahaan PT. Anggun Darma Pratama. Enggan mengomentari pernyataan perempuan yang kini menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi itu.

” No Comment, sejak 2009 dilantik jadi anggota DPRD tidak pernah urus proyek,” tulis, Syamsurizal via Whatsapp, Senin (5/5/2020) malam. (red JOS)

Penulis : David Asmara

Direktur PT. Anggun Darma Pratama Mesti Tanggungjawab

Salah satu link paket 16 pengaspalan jalan sumber agung-Jambu yang dikerjakan PT. ADP tahun anggaran 2018/foto dok. JOS

JambiOtoritas.com, TEBO – Persoalan pengembalian temuan badan pemeriksa keuangan dalam keterkaitannya dengan potensi kerugian negara pada proyek paket 16 TA 2018 yang dikerjakan PT. Anggun Darma Pratama (ADP) terlihat pelik. Sejauh ini temuan BPK senilai hampir 500 juta terhadap pekerjaan proyek tak sesuai spesifikasi tersebut. Sejak setahun lalu hanya dibayar PT. ADP itu, hanya 50 juta saja.

Inspektur kabupaten Tebo, Drs Hari Sugiyarto melalui Kasubag evaluasi dan pelaporan Inspektorat kabupaten Tebo, Agus Setiawan menyatakan bahwa PT. Anggun Darma Pratama belum ada menindaklanjuti pengembalian temuan BPK 2019. Sebelum puasa sudah tiga kali saya pertanyakan ke dinas PUPR.

” Belum ada tindaklanjut lagi, setelah angsuran 50 juta itu. Laporan dari dinas PUPR, sebelum puasa dan sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya,” kata Agus Setiawan Senin (4/5/2020).

Sementara itu pihak PT. ADP sejauh ini belum terkonfirmasi. Dan dinas PUPR belum dapat diminta klarifikasinya. Kepala dinas PUPR kabupaten Tebo ketika didatangi di kantornya, Senin (4/5/2020) siang, sayangnya sedang tak berada di tempat. (red JOS)


Penulis : David Asmara

PH Suyadi Sebut JPU Salah Tuntut

Sidang vonis perkara mark up pengadaan LPJU dana desa kabupaten Tebo TA 2017 dipengadilan Tipikor Jambi, Senin (4/5/2020)/foto Ist

JambiOtoritas.com, TEBO – Upaya hukum lanjutan atas vonis mejelis hakim pengadilan Tipikor Jambi terhadap terdakwa mantan kepala dinas PMD kabupaten Tebo, Suyadi dipastikan akan melakukan banding (PT). Bahwa dengan dituntut ganti kerugian pengganti sebesar Rp. 659 juta terdakwa menyatakan banding.

Menurut penasehat hukum terdakwa, Tomson Purba menyatakan dalam tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) telah menyatakan salah menggunakan Wewenang, memasukkan pengadaan lampu penerangan jalan di dalam RAPBDes Desa.

” Jelas penuntut umum, tidak mengetahui tata cara pengadaan barang dan jasa di Desa. Ini akan menjadi point dalam banding kita,” kata Tomson, via Whatsapp, Senin (4/5/2020) malam.

Dikatakan Tomson bahwa dalam hal ini terjadi kesalahan penuntutan oleh JPU. Dia menyebutkan tidak ada jelas kerugian negara yang mana disebutkan JPU itu.

” Nuntutnya salah, tidak ada jelas kerugian negara yang mana disebutkan oleh JPU, karena fakta kerugian negara tidak lebih dari 100 juta. Menurut ahli BPKP menyatakan tidak lebih 100 juta. Lantas kerugian 659 datangnya darimana?,” ucap Tomson.(red JOS)

Penulis : David

Suyadi di Vonis Penjara 3,6 Tahun, dan Bayar Pengganti Rp.659 Juta

Sidang vonis terdakwa mantan kepala dinas PMD kabupaten Tebo, Suyadi dalam perkara Mark Up pengadaan LPJU Dana Desa TA 2017 yang merugikan keuangan negara Rp.1.86 Milyar, Senin (4/5/2020)/fot Ist

JambiOtoritas.com, JAMBI – Perkara korupsi pengadaan lampu penerangan jalan umum (LPJU) dana desa kabupaten Tebo tahun anggaran 2017 sebesar Rp.1,86 milyar yang bergulir di pengadilan tindak pidana korupsi Jambi. Akhirnya memvonis bersalah terdakwa mantan kepala Dinas Pemberdayaan Masyakata Desa (DPMD) Kabupaten Tebo, Suyadi. SH.

Atas kesalahannya terdakwa Suyadi, SH, dijatuhi hukuman 3 tahun 6 bulan penjara, serta denda sebesar Rp.100 juta, Subsider 1 bulan kurungan. Vonis majelis hakim itu, lebih ringan dari tuntutan JPU Kejari Tebo.

“Terdakwa sebelumnya kita tuntut 4 tahun 6 bulan, hakim memutuskan 3 tahun 6 bulan,” kata Jaksa Penuntut Umum (Kejari) Tebo, Wawan Kurniawan, SH, usai sidang, Senin (4/5/2020) di Jambi.

Menurut Wawan, selain hukuman penjara dan denda, terdakwa dijatuhi hukuman membayar uang pengganti sebesar Rp. 659 juta. Jika uang pengganti tidak dibayarkan, maka harta bendanya akan disita untuk menutupi kerugian negara.

“Namun jika tidak mencukupi, maka diganti dengan hukuman penjara selama 1 tahun,” kata Wawan (Red JOS) ***

Pasien COVID-19 Jambi Bertambah 6 Orang Lagi

Data penanganan covid-19 dari tim gugus tugas provinsi Jambi/foto Ist

JambiOtoritas.com, JAMBI – Pasien positif COVID-19 diprovinsi Jambi terus mengalami pertambahan. Penambahan pasien ini, diungkapkan Juru bicara tim gugus tugas penanganan Covid-19 provinsi Jambi, Johansyah pada Minggu (3/5/2020). Dengan demikian jumlah pasien COVID-19 Provinsi Jambi menjadi 38 orang.

Menurut Johansyah mengatakan penambahan sebanyak 6 orang ini berdasarkan hasil uji swab/PCR terhadap pasien sebagai berikut. Orang yang dinamakan pasien 33, laki – laki inisial MD (14) asal kabupaten Tanjungjabung Timur dengan status orang tanpa gejala ( OTG) dirawat di rumah sakit Nurdin Hamzah, riwayat perjalanan dari Tabora, Magetan provinsi Jawa Timur.

Selanjutnya pasien 34, perempuan inisial Y (49) dirawat di RS. Abdul Manaf kota Jambi dari klaster Gowa. Pasien 35, perempuan inisial ID (39) asal kota Jambi dirawat di RS Abdul Manaf dari klaster Gowa. Pasien 36 laki-laki inisial H (45) asal kota Jambi dirawat di RS. Abdul Manaf kota Jambi dari klaster Gowa.

Dilanjutkan Johansyah, berikutnya pasien 37, laki -laki inisial AP (47) dirawat di RSUD Raden Mattaher dari klaster Gowa. Dikatakan dia, bahwa hasil uji swab pertama negatif dan hasil uji swab kedua positif, maka pasien dinyatakan positif.

Berikut pasien 38, perempuan inisial LA (20) asal Tanjung Jabung Barat dirawat dirumah sakit Dul Arif dengan status (OTG). Riwayat kontak langsung dengan klaster Gowa dengan pasien 17 yang dirawat di Tebing Tinggi kabupaten Tanjung Jabung Barat. (red JOS)

Penulis : David

Pemprov Jambi Alokasi Bantuan Untuk 30.000 KK Terdampak COVID-19

Penjabat sekda provinsi Jambi, Sudirman, memimpin Rapat Jaring Pengaman Sosial (JPS) Penanganan COVID-19 di Provinsi Jambi Tahun 2020 di ruangan utama Kantor Gubernur Jambi, Sabtu (2//5/2020).

JambiOtoritas.com, JAMBI -Pemerintah provinsi Jambi mengalokasikan bantuan dana untuk 30 ribu kepala keluarga di kabupaten/kota se-Provinsi Jambi yang terdampak COVID-19. Menurut penjabat Sekda, Sudirman menyatakan alokasi bantuan dana bagi masyarakat yang terdampak COVID-19 mengacu pada instruksi Menteri Dalam Negeri RI Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan COVID-19 di lingkungan pemerintah daerah.

” Pemprov Jambi akan mengalokasikan bantuan dana sebesar Rp600 ribu per kepala keluarga selama tiga bulan yaitu bulan Mei, Juni dan Juli dengan komposisi Rp350 ribu berupa paket sembako dan Rp250 ribu berupa uang tunai. Jadi masyarakat yang terdampak COVID-19 benar-benar utuh mendapatkan Rp600 ribu per kepala keluarga tanpa potongan,” kata Sudirman, usai memimpin Rapat Jaring Pengaman Sosial (JPS) Penanganan COVID-19 di Provinsi Jambi Tahun 2020 di ruangan utama Kantor Gubernur Jambi, Sabtu (2//5/2020).

Kriteria penerima bantuan juga sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri RI antara lain, rumah tangga dan masyarakat yang terdampak COVID-19 seperti pekerja yang dirumahkan dan pedagang yang tutup tokonya, semuanya dikoordinir oleh Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Jambi.

“Nantinya bantuan paket sembako akan langsung dikirim ke rumah masyarakat dan bantuan uang tunai akan dikirimkan melalui pos,” kata Sudirman.

Sementara bagi pemerintah kabupaten/kota masing masing mengusulkan masyarakat penerima bantuan sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan. Selanjutnya pemerintah provinsi akan melakukan verifikasi data untuk kemudian menerbitkan SK Gubernur Jambi tentang penerima bantuan akibat terdampak COVID-19.

“Usulan penerima bantuan tetap dari kabupaten/kota masing-masing, kita akan melakukan verifikasi data yang sudah diberikan oleh kabupaten/kota agar tepat sasaran dan tidak menerima dua atau tiga kali, karena dari pemerintah pusat juga memberikan bantuan dan pemerintah kabupaten/kota juga memberikan bantuan,” jelas Sudirman.

Tujuannya agar masyarakat di Provinsi Jambi yang terdampak COVID-19 ini dan semuanya mendapatkan bantuan. Dalam waktu dekat ini kita akan segera mengirimkan surat ke kabupaten/kota terkait data usulan penerima bantuan agar bisa segera diproses. InsyaAllah bantuan dana dari Pemprov Jambi sudah bisa diterima masyarakat yang terdampak COVID-19 sebelum hari raya Idul Fitri 2020. (red JOS)

Hati-Hati! Modus Penipuan Via WA Catut Foto FB Marak

Screenshot nomor WA yang mencatut gambar profil akun FB yang digunakan pelaku melakukan transaksi penipuan/foto Ist

JambiOtoritas.com, BUNGO – Masyarakat yang melakukan bisnis online mengalami penipuan. Pelaku penipuan melakukan aksinya dengan mencatut foto profil Fecebook seseorang tanpa diketahui pemilik akun sebenarnya, kemudian untuk memancing korbannya melakukan transaksi online.

Hal ini terjadi terhadap korban Hairy warga dusun Bangunharjo kecamatan pelepat ilir kabupaten Bungo. Korban yang merasa kenal baik dengan foto yang dipasang pada profil WA pelaku menjadi percaya bahwa yang melakukan order memang konsumennya dan memang kenal baik dengan orang dalam foto profil pelaku itu.

” Pertama pesan minuman, terus minta kirim pulsa 100 ribu ke nomor yang diminta. Kemudian minta kirim pulsa lagi 100 ribu ke nomor yang lain. Pulsa pertama sudah dikirim,” katanya, Jum’at (1/5/2020) malam.

Karena merasa kenal baik, dengan poto profil dinomor WA pelaku. Awalnya korban tidak merasa curiga. Tapi setelah minta pulsa kedua, korbanpun mulai curiga dan mendatangi orang yang difoto tersebut. Dan setelah dijumpai ternyata orang yang dimaksud tidak pernah memesan makanan ataupun meminta pulsa.

” Minta pulsa yang kedua belum saya kirim. Makanya saya mau ketemu dulu untuk memastikan kebenarannya. Ternyata saya telah tertipu,” katanya sedih.

Pantauan JambiOtoritas nomor Whatsapp pelaku beberapa saat mengganti foto profilnya dengan foto orang lain. Diinformasikan bahwa nomor yang digunakan pelaku adalah 0878 6050 8298. Diminta kepada masyarakat agar lebih waspada dengan menkonfirmasi terlebih dahulu agar tidak menjadi korban penipuan dengan modus mencatut foto diakun FBnya. (red JOS)

Penulis : David

Buruh Terdampak Covid-19 Terima Sembako dari Pemprov. Jambi

Fachrori: Pemrov Jambi berupaya tingkatkan perhatian kepada buruh

Peringatan May Day tingkat provinsi Jambi dikantor Gubernur Jambi, Jum’at (1/5/2020)/foto JOS. Humas



JambiOtoritas.com, JAMBI – Gubernur provinsi Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengemukakan bahwa dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, banyak buruh yang dirumahkan, untuk itu aksi solidaritas kemanusiaan perlu ditingkatkan. Dengan demikian Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya meningkatkan perhatiannya kepada buruh.

Hal itu disampaikan Fachrori dalam Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2020, di Lapangan Parkir Merah depan Biro Umum Setda Provinsi Jambi, Kantor Gubernur Jambi, Jum’at (01/05/2020). Hari Buruh Internasional tingkat Provinsi Jambi ini diperingati sangat jauh beda, dan hanya dihadiri perwakilan saja, karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Menurut Fachrori mengatakan sejalan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, memberikan apresiasi yang besar kepada buruh, karena telah mengikuti imbauan pemerintah tentang peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan Covid-19, dimana setiap tahunnya diperingati dengan berbagai kegiatan dan aksi damai. Namun saat ini dialihkan dengan kegiatan Bhakti Sosial.

Lebih lanjut, Fachrori juga menjelaskan, pembangunan ketenagakerjaan mempunyai banyak dimensi dan keterkaitan, tidak hanya dengan kepentingan tenaga kerja selama, sebelum dan sesudah kerja, tetapi juga keterkaitan dengan kepentingan pengusaha, pemerintah, dan masyarakat.

“Disini peran pemerintah daerah dan semua pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan pembinaan, mengarahkan, membuat regulasi dan peraturan yang menyeimbangkan aspek perlindungan tenaga kerja di wilayahnya, juga kelangsungan usaha,” jelas Fachrori.

Berdasarkan data yang ada di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, diketahui banyak pekerja/buruh yang terdampak Covid-19 per 30 April 2019 – 2020, terdapat 4.356 orang yang dirumahkan dan 19 orang di-PHK dari beberapa perusahaan yang ada di Provinsi Jambi. (red JOS)

Penulis : Herman

Rapat Satgas Pangan Usul Permintaan Daging Beku ke Bulog

rapat tim terpadu satgas pangan dan stakholder, Kamis (30/4/2020)/foto Ist

JambiOtoritas.com, JAMBI – Tim terpadu satuan tugas Pangan Provinsi Jambi menjamin ketersediaan stok pangan selama Ramadhan. Untuk itu, Kamis,(30/4/2020) digelar rapat bersama pemerintah bersama stakeholder.

Kepala satuan tugas Gakkum pangan Jambi, Kombes. Pol. Edi Faryadi menyatakan stok kebutuhan pangan selama bulan puasa tahun ini dijamin cukup. Dia berharap tidak ada spekulasi bahan -bahan pokok yang terjadi selama masa pandemi COVID-19.

Dalam rapat itu diperoleh beberapa kesimpulan antara lain, antisipasi lonjakan harga pada saat Puasa dan Hari Raya Idul Fitri, dikarenakan saat ini daya beli masyarakat menurun sehingga produsen membatasi produksi.

Pemerintah dan instansi terkait tetap berupaya menjamin ketersediaan, distribusi dan stok bahan pokok khusus nya daging segar (jenis sapi dan kerbau), daging ayam, dan daging beku (jenis sapi dan kerbau) d Provinsi Jambi. Ada saran masukan dari produsen ayam agar diharapkan pemerintah membeli daging ayam dari produsen untuk membantu produsen dalam menjaga produksi atau ketersediaan dan stabilitas harga.

” Hasil rapat direncanakan untuk mengusulkan pemasukan daging beku oleh Bulog Jambi ke Bulog pusat (pemerintah) sebanyak 18 ton,” kata Edi Faryadi. (red JOS)

RDP Komisi I Tak Bahas Soal Pungli di Disdukcapil Tebo

Pihak dinas dukcapil Tebo dalam rapat dengar pendapat dengan komisi I di ruang rapat komisi, Selasa (28/4/2020)/fot JOS

JambiOtoritas.com, TEBO – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tebo menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama OPD Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tebo, Selasa (28/4/2020). Kepala dinas Dukcapik Abu Bakar tampak didampingi semua pejabat eselon III (kepala bidang) di OPD tersebut.

Diawali penyampaian tupoksi Dinas Dukcapil oleh kepala dinas, Abu Bakar. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Tupoksi masing- masing bidang yang disampaikan langsung oleh masing-masing Kepala Bidang.

“Dari penilaian Ombudsman di semua aspek, Disdukcapil Tebo mendapat penilaian 100. Se Provinsi Jambi, Tebo mendapat peringkat tertinggi dalam pelayanan data elektronik dan mendapatkan penghargaan dari provinsi,” jelas Kepala Disdukcapil Tebo, Abu Bakar dihadapan Ketua dan anggota Komisi I DPRD Tebo.

Menurut Abu bakar, dalam pelayanan Dukcapil yang dirasakan masyarakat, ada yang puas dan tidak puas.” Kalau masih ada yang kurang, masalah pelayanan kami di Disdukcapil, ini hanya sebagian kecil dari masyarakat. Kita sudah maksimal melakukan pelayanan,” katanya.

Fakta berbeda terpantau, anggota dewan yang hadir terkesan enggan mendalami persoalan rekaman dugaan pungli oleh pegawai dikantor itu. Dua kali salah seorang peserta hearing ingin membahas persoalan pungutan liar (Pungli) sengaja dibatasi oleh pimpinan rapat.

“Jadi intinya ini adalah rapat dengar pendapat dengan mitra (OPD), kan Disdukcapil adalah mitra kita. Disini kita mencari solusi, bukan mencari siapa yang salah dan siapa yang benar,” kata Wakil Ketua DPRD Tebo, Syamsurizal yang hadir saat hearing.

Pembahasan kemudian tendensinya membahas masalah ‘keinginan’ anggota dewan fraksi PKS yang sebelumnya tidak ditindaklanjuti Bekty Peridensi. Meskipun sebelumnya sudah diarahkan Abu bakar untuk diproses. Hanya saja tidak dijalankan karena persyaratan yang tidak lengkap dan dianggap tidak sesuai dengan aturan.(red JOS)

Penulis : David

Kota Jambi Zona Merah Penyebaran Covid-19

Juru Bicara Gugust Tugas penanganan Darurat Covid Provinsi Jambi, Johansyah/foto Ist

JambiOtoritas.com, JAMBI – Meningkatnya angka kasus positif Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Jambi menyebabkan wilayah ini ditetapkan menjadi Zona Merah. Ini karena telah terjadi transmisi lokal. Dimana, semakin meluasnya penularan virus, Pasien A sudah menularkan ke orang-orang sekitar pasien, seperti keluarga dan masyarakat sekitar.

Berdasarkan data Tim Gugus sendiri angka kasus di Kota Jambi itu sebanyak 9 kasus. Orang Dalam Pemantauan (ODP) 157 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 24 orang. Menurut Jubir Penanganan Covid-19 Pemprov Jambi Johansyah penetapan Zona Merah itu dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Informasi dari tim gugus tugas pusat, bahwa kota Jambi itu kemarin sudah termasuk zona merah,” katanya, Senin (27/4/2020).

Sedangkan di Kabupaten Merangin saat ini jumlah pasien positif Covid-19 tertinggi di Provinsi Jambi yaitu sebanyak 10 pasien, ODP 4 orang, PDP 13 orang.
Namun demikian dikatakan oleh Johansyah bahwa data Merangin baru dirilis dan belum ditetapkan oleh tim gugus pusat sebagai zona merah. Di Kabuputen Merangin juga sudah terjadi transmisi lokal, dari pasien A menularkan ke pasien lainnya

“Kita akan berkoordinasi dengan pusat dan pemerintah Kabupaten Merangin terkait penetapan status ini,” jelasnya.(red JOS)

Pemkot Sayangkan Tidak Ada Pemberitahuan Resmi Soal Zona Merah

Tim gugus tugas kota jambi menyayngkan penetapan zona merah tidak ada pemberitahuan resmi/foto Ist

JambiOtoritas.com, JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, angkat bicara soal informasi wilayahnya telah ditetapkan zona merah penyebaran Covid-19. Senin, (27/4/2020). Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jambi, Abu Bakar. Dalam keterangan tertulisnya, mengatakan belum mendapat informasi tersebut. “Justru informasi ini kami ketahui dari teman-teman pers,” ujarnya.

Abu Bakar mengatakan tidak ada surat maupun pemberitahuan resmi kepada pihak Pemkot maupun Gugus Tugas. Baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun dari Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi. Terkait dengan penetapan Zona Merah untuk wilayah Kota Jambi,

Abu Bakar menyampaikan bahwa perlu dicermati lagi terkait hal ini. Karna menurutnya sebelum penetapan zona merah tentu harus melalui zona hijau maupun kuning terlebih dahulu.

“Penetapan zona merah itu sangat serius, dan harus dicermati dengan serius pula. Karena sebelumnya. Kami belum pernah mendapatkan pemberitahuan terkait zonasi penanganan Covid-19 ini. Umumnya kan sebelum zona merah, tentu harus melalui zona hijau maupun kuning lebih dahulu,” jelasnya.

Abu Bakar menyayangkan kejadian penetapan status zona merah ini, menurutnya Pemerintah Provinsi seharusnya memberitahukan hal ini kepada Pemerintah Kota terlebih dahulu, sebelum mengumumkannya kepada publik.

“Seharusnya Pemerintah Provinsi memberitahukannya terlebih dahulu secara internal kepada kami, karena di wilayah kota ini ada kepala daerah (pimpinan daerah), dan bersama-sama kami mengumumkan zonasi tersebut kepada publik, serta menyiapkan langkah-langkah penanganan Covid-19 sesuai dengan zonasi tersebut, bukan langsung menginformasikannya secara terbuka kepada masyarakat sehingga informasinya simpang siur dan bias,” terangnya.(red JOS)

Soal Panggilan Dewan, Abu Bakar : Kitakan tidak salah, ngapain repot

Kepala dinas kepndudukan dan catatan sipil kabupaten Tebo, Drs. Abu Bakar, menyatakan kesiapannya memenuhi panggilan komisi I DPRD Tebo terkait beredarnya rekaman percakapan oknum pegawai yang meminta uang dalam pengurusan akta nikah/foto dok JOS

JambiOtoritas.com, TEBO – Kepala dinas kependudukan dan catatan Sipil kabupaten Tebo, Drs. Abu Bakar menyatakan dirinya tidak pernah merasa takut dengan rencana pemanggilan dirinya oleh pihak legislatif kabupaten Tebo, (selasa (28/4/2020) besok. Bahkan dia terang mengatakan tidak merasa bersalah atas masalah beredarnya rekaman permintaan (pungli) oleh oknum bawahannya dalam pengurusan akta nikah dikantor pelayanan pemerintah itu.

Menurut Abu Bakar mengatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu, apakah kejadian ini ada tendensi dengan pandangan fraski di DPRD yang merekomendasikan pemberhentian atau mutasi salah satu kepala bidang Bekti Perry Densi.

Baca Berita Terkaitnya :

“ Saya tidak tahu apakah ada hubungannya dengan itu, silahkan tanya saja ke DPRD itu. Saya siap menjelaskan masalah itu. Ngapain takut, kalau kita salah ya, kitakan tidak salah, ngapain repot.Yang mengatakan ada pungli seperti itu siapa, tidak ada pungli di dinas dukcapil. Saya dengar itu baru akan, tidak pernah terjadi,” kata dia, Senin (27/4/2020) dikantornya.

Selama ini, kata Abu Bakar, tidak ada laporan langsung kepada saya. saya hanya dapat informasi dari katanya, katanya saja. Bahkan saya sudah pernah panggil yang bersangkutan. Saya katakan jangan coba-coba melakukan pungli. Dan mungkin saja rekaman yang beredar itu sumber dari Bekti Pery sendiri.

Dikatakan mantan Plt Sekda Tebo ini, sewaktu berhadapan dengan dia, saya katakan bekerja sesuai aturan yang kamu lakukan itu betul, tidak salah. Tapi saya malah diminta mengeluarkan surat teguran secara tertulis. Prinsipnya dalam bekerja itu jangan memakai kaca mata kuda, disamping itu juga harus dibarengi dengan hati nurani.

“ Soal rencana evaluasi di dukcapil ini saya tidak urusan saya. Jabatan ini akan tinggal bila tuhan menghendaki. Selamet itu siapa, yang akan menilai itu atasan saya, pak bupati. Ngapain saya repot,” ketusnya. (red JOS)

Penulis : David Asmara

Obat Covid-19, Khasiat Daun Sungkai Dilakukan Penelitian

Gubernur Jambi Fachrori Umar menunjukan daun Sungkai yang banyak tumbuh di Kabupaten Merangin. (FOTO ; Humas Prov)

Gubernur Jambi instruksikan Dishut Teliti daun sungkai untuk obati pasien COVID-19

JambiOtoritas.com, JAMBI – Informasi daun Sungkai memiliki khasiat bisa membunuh virus Corona dan banyak tumbuh diwilayah provinsi Jambi. Di tindaklajuti oleh Gubernur Jambi Fachrori Umar dengan menginstruksikan kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jambi untuk meneliti khasiat daun Sungkai untuk mengobati Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Fachrori minta dalam penelitian manfaat daun Sungkai untuk mengobati COVID-19 tersebut, Dinas Kehutanan berkoordinasi dengan dengan BPOM, Labkesda dan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi guna mendapatkan hasil yang lebih komprehensif.

“ Kita berharap agar hasil penelitian khasiat daun Sungkai bisa diketahui dalam waktu yang tidak begitu lama,” kata Gubernur Fachrori. Fachrori juga berharap agar kandungan yang terdapat dalam daun Sungkai bisa mengobati COVID-19 untuk mengobati pasien yang terjangkit. Selanjutnya bisa bermanfaat membantu mengatasi pendemi saat ini.

Sebelumnya kepala BNPB, Doni Monardo, dalam rapat perkembangan penanganan COVID-19 dengan para gubernur se Indonesia, melalui konferensi video pada, Rabu (22/4/2020) minta bantuan Gubernur Jambi untuk mengadakan penelitian tehadap manfaat daun Sungkai tersebut. Tanaman ini menurut informasi banyak tumbuh di Provinsi Jambi. “ Apa hasilnya, tolong sampaikan ke kami secepatnya. Terimakasih Pak Gubernur,” kata Doni Monardo.

Dikutip dari mhomecare.co.id, daun Sungkai (Peronema canescens) sudah banyak digunakan sebagai obat saat anak-anak demam dan sakit kepala serta sakit gigi, asma, bahkan penyakit kulit seperti panu.

Melihat kebiasaan masyarakat pribumi Kalimantan yang sering menggunakan daun Sungkai sebagai obat, akhirnya para ilmuan melakukan penelitian dan menemukan bahwa daun muda Sungkai tersebut memilik kandungan atau potensi (Antipiretik) obat yang sangat berkhasiat untuk menurunkan suhu badan dan sakit kepala(red JOS).

11 pasien positif, 10 orang klaster Gowa dan Seorang Riwayat Perjalanan dari Sumbar

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Jambi memberikan keterangan pers terkait penambahan pasien positif COVID-19 di Jambi, Minggu (26/4/2020). (FOTO : Humas Prov)

JambOtoritas.com, JAMBI – Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Jambi mengatakan pasien positif COVID-19 di Jambi bertambah 11 orang dari sebelumnya 21 orang.

“Berdasarkan hasil uji swab, pasien positif COVID-19 di Jambi bertambah 11 orang, sehingga total pasien terkonfirmasi positif COVID-19 jadi 32 orang dan satu pasien yakni pasien 01 sudah dinyatakan sembuh,” kata Johansyah, Minggu (26/4/2020).

11 orang tambahan pasien positif COVID-19 berasal dari Kabupaten Merangin tujuh orang, Muarojambi dua orang, Batanghari satu orang dan Sarolangun satu orang. 10 pasien asal Kabupaten Merangin, Muarojambi dan Batanghari merupakan klaster Gowa, Sulawesi Selatan. Di antara 10 orang itu ada yang ikut kegiatan di Gowa Sulawesi Selatan dan beberapa orang dekat dari beberapa pasien tersebut ikut terjangkit termasuk anak usia 7 tahun asal Kabupaten Merangin.

Sementara satu orang asal Kabupaten Merangin memiliki riwayat perjalan dari Provinsi Sumatera Barat. 11 pasien terkonfirmasi positif tersebut berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masing-masing di rawat di rumah sakit kabupaten tempat mereka tinggal.

Johansyah mengatakan Tim Gugus segera menginventarisir dan tracking kontak terhadap pasien tersebut. Semua orang yang kontak akan dilakukan rapid test.Dia tetap menghimbau agar masyarakat tetap di rumah, jaga kesehatan selalu cuci tangan dan wajib menggunakan masker jika harus ke luar rumah.

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Jambi, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini berjumlah 318 dan jumlah PDP 56 orang didominasi klaster Gowa. Sementara pasien menunggu hasil uji lab sebanyak empat orang. (redJOS)***

Bertambah 3 Orang, Pasien Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Jambi Menjadi 21 Orang

Kepala biro humas protokoler setda Provinsi Jambi, Johansyah menyampaikan perkembangan pasien covid-19 di Jambi, Sabtu (25/4/2020)/foto JOS

JambiOtoritas.com, JAMBI – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Jambi, Johansyah kembali menyampaikan penambahan pasien positif COVID-19 di Jambi yang bertambah tiga orang. Hasil uji swab terkonfirmasi positif menjadi 21 orang.

“Berdasarkan hasil uji swab, pasien positif COVID-19 di Jambi bertambah tiga orang, sehingga total pasien terkonfirmasi positif COVID-19 jadi 21 orang dan satu pasien yakni pasien 01 sudah dinyatakan sembuh,” kata Johansyah, Sabtu (25/4/2020).

Menurut Johansyah bahwa tiga orang tambahan pasien positif COVID-19 diberi nama pasien 19 seorang laki-laki usia 40 tahun dan pasien 20 laki-laki usia 36 tahun. Sebelumnya status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan dirawat di Rumah Sakit Umum Kolonel Abunjani, Kabupaten Merangin.

Selanjutnya pasien 21 adalah seorang perempuan usia 25 tahun, yang sebelumnya juga berstatus PDP dan kini dirawat di Rumah Sakit Abdul Manap, Kota Jambi. Pasien 19, 20 memiliki riwayat perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan.

” Begitu juga dengan pasien 21 yang memiliki hubungan erat dengan pasien yang mempunyai riwayat perjalan ke Gowa,” jelasnya.

Tim Gugus segera menginventarisir dan tracking kontak terhadap pasien tersebut. Semua orang yang kontak akan dilakukan rapid test. Dihimbau kepada masyarakat untuk tetap di rumah, jaga kesehatan selalu cuci tangan dan wajib menggunakan masker jika harus ke luar rumah. (red JOS)***

Jambi Tambah Tiga Orang Pasien Positif COVID-19, Selain di Dominasi Provinsi di Jawa

Sebanyak 1.042 orang sudah sembuh dari COVID-19, Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. (ANTARA)


JambiOtoritas.com, JAMBI – Jumlah warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan test PCR masih terus bertambah, DKI Jakarta, Jabar, Jateng dan Jatim masih terbanyak. Sedangkan Provinsi Jambi bertambah tiga orang. Berikut penambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 , Sabtu (25/4/2020) petang yang disampaikan juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto.

Penambahan jumlah kasus positif COVID-19 terjadi di sejumlah provinsi di Indonesia, yakni Aceh (1), Bali (6), Banten (11), Yogyakarta (2), Jakarta (85), Jambi (3), Jawa Barat (45), Jawa Tengah (46), Jawa Timur (80), Kalimantan Barat (1), Kalimantan Timur (12), Kalimantan Tengah (6), Kalimantan Selatan (14), Kalimantan Utara (6), Nusa Tenggara Barat (27), Sumatera Selatan (13), Sumatera Barat (1), Sumatera Utara (9), Sulawesi Selatan (12), Sulawesi Tengah (4), Riau (2), Maluku (5), Papua Barat (1), Sulawesi Barat (2), Gorontalo (2).

Jumlah kasus positif terbanyak hingga saat ini terdapat di DKI Jakarta dengan total kasus 3.684 orang. Kemudian, diikuti dengan Jawa Barat dengan total kasus positif COVID -19 sebanyak 907 orang, Jawa Timur dengan 770 kasus positif COVID-19, Jawa Tengah dengan 621 kasus positif COVID-19, Sulawesi Selatan dengan 432 kasus positif, dan Banten dengan total 370 kasus positif COVID-19.

Sementara itu, sebanyak 45 laboratorium beroperasi untuk uji PCR deteksi COVID-19, dengan jumlah spesimen yang diperiksa sejak 1 April 2020 hingga saat ini sebanyak 67.828 spesimen dan jumlah kasus yang diperiksa sebanyak 52.541 orang. Dari hasil pemeriksaan PCR, didapatkan 8.607 orang positif COVID-19 dan 43.934 orang negatif COVID-19.(red JOS)

Sumber : Antara

Satlantas Terapkan “Pukul Mundur” Pemudik Paksa Masuk Jambi

Polantas akan halau pemudik yang maksa  masuk Jambi
Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Heru Santoso bersama para kasubdit memberikan keterangan kepada media, Kamis (23/4/2020) di Mapoda Jambi

JambiOtoritas.com, JAMBI – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi akan melarang para pemudik yang menggunakan kendaraan angkutan umum atau pribadi untuk masuk ke Jambi. Mereka akan memaksa pemudik untuk kembali balik kanan atau balik ke tempat awal. Larangan mudik ini telah diberlakukan, untuk merealisasikannya Dirlantas Polda Jambi telah mendirikan enam pos di perbatasan antar provinsi di Sumatera, diantaranya perbatasan Jambi-Riau, Jambi-Sumatera Barat dan Jambi-Sumatera Selatan, kata Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Heru Santoso.

Pendirian pos itu bertujuan untuk mendeteksi adanya orang yang akan mudik lebaran dan nantinya di pelabuhan penyeberangan tidak akan ada penyeberangan orang yang ada hanya kapal penyeberangan kebutuhan pokok saja atau barang sembako. Polda Jambi akan menindak tegas, jika ada orang yang nekat melakukan mudik disaat adanya larangan mudik atau pulang kampung ditengah pandemi COVID-19. “Tidak ada mudik, jika kedapatan maka akan diminta putar arah kembali ke tempat asal,” katanya.

Kebijakan itu selaras dengan intruksi pemerintah, terhitung pada Jumat 24 April 2020 akan ada operasi Ketupat, dimana pelaksanaannya berbeda dengan tahun tahun sebelumnya biasanya ada pemberitahuan untuk bijak berkendara namum pada tahun ini dibebankan untuk melakukan pencegahan COVID-19. Dengan demikian, warga yang akan mudik akan ketahuan karena di setiap pos perbatasan di jaga dengan ketat, hanya bisa milintasi perbatasan hanya angkutan barang, sembako dan BBM, selebihnya di suruh balik kanan.

Untuk di malam takbiran sendiri tidak akan ada keramaian di jalan raya, seperti adanya konvoi, kerena pemerintah belum menentukan kapan pandemic corona itu berakhir. Dipasti pada malam takbiran, tidak ada keramaian, sebelum ada pencabutan status dari pemerintah, lebih baik di rumah saja lebih aman. Sementara untuk jalur udara belum termonitor, sementara ini fokus jalur darat. (red JOS)

Wartawan Dapat Vitamin dan Masker Dari Kapolda Jambi

Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi memberikan paket vitamin dan marsker kepada wartawan yang meliput di Mapolda Jambi/foto Ist

JambiOtoritas.com, JAMBI – Kebugaran dan kesehatan wartawan yang meliput kegiatan kepolisian dan hukum di Jambi mendapat perhatian Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi bersama Kabid Humas Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi. Sejumlah wartwan mendapatkan paket vitamin dan masker untuk mencegah pengaruh pandemi COVID-19.

“Ini wujud kepedulian kami karena polisi dan awak media adalah mitra kerja di mana para wartawan inilah yang selalu mengawasi kami dalam bekerja terutama dalam situasi pandemi COVID-19,” kata Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, Kamis (23/4/2020).

Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi didampingi Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi membagikan langsung paket berisikan masker, vitamin C dan E serta pembersih tangan (hand sanitizer). Paket berisikan masker, vitamin dan pembersih tangan itu dibagikan langsung oleh Kapolda Jambi kepada para wartawan unit Polda Jambi yang sedang meliput.

Kuswahyudi berharap paket tersebut dapat bermanfaat bagi awak media dan digunakan dengan sebaik-baiknya dan semoga bermanfaat dan digunakan untuk menambah imun tubuh apalagi di tengah pandemi COVID-19. (red JOS)

Sumber : Antara

Sukandar Tunjuk Inspektorat dan Bakeuda Bantu Tim BPK

Bupati Tebo melakukan rapat koordinasi pemeriksaan tim BPK , Kamis (23/4/2020)/foto Diskominfo Tebo

JambiOtoritas.com, TEBO – Rapat koordinasi terkait penyesuaian jadwal dan tata cara pemeriksaan oleh BPK Perwakilan Provinsi Jambi dengan Bupati Tebo, H. Sukandar, S. Kom, M. Si, Bupati Kerinci Dr. H. Adirozal, M. Si., Bupati Batanghari, Ir. H. Syahirsah, SY, Kamis (23/04/2020).

Kepala BPK Jambi, Yuan Candra Djaisin mengatakan perlu penyesuaian jadwal dan tata cara pemeriksaan ditengah Pandemi Covid-19. Hal tersebut didasari himbauan pemerintah serta tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan.

Merespon hal tersebut Bupati Sukandar mengatakan bahwa pemerintah siap mendukung dan membantu pemeriksaan yang akan dilakukan tim BPK. Beliau menunjuk Instansi Inspektorat dan Bakeuda sebagai LO dalam pelaksanaan audit.

“Prinsipnya Kami Pemerintah Kabupaten Tebo siap membantu serta mendampingi tim BPK sesuai dengan jadwal dan tata cara yang telah disampaikan. Permintaan data baik itu melalui email, wa, vidcon termasuk hardcopy akan kami sediakan.” jelas Sukandar.

Pemeriksaan ini, berdasarkan penjelasan Bapak Yuan Candra, akan dilakukan tiga tahap. Tahap pertama Audit Lapangan Tahap Satu, Tahap Work From Home dan Audit Lapangan Tahap Dua.

“Terhadap pemeriksaan lapangan akan disiapkan untuk pendampingan tim yang bertugas tinggal nanti koordinasi dengan LO Tebo, Bapak Hari Sugiarto sebagai Inspektur. Begitupun dengan konferensi video dan teknis lainnya akan kita siapkan.”

Bupati Sukandar dalam rapat melalui konferensi video tersebut didampingi Wakil Bupati, Syahlan SH, Plh. Sekda, Amsiridin, SP, Inspektur Tebo, Hari Sugiarto dan Kepala Bakeuda Nazar Effendi. (red JOS)