PT. ADP Dipinjam Untuk Proyek Paket 16 Atas Nama Oknum Dewan

Anggota DPRD Provinsi Jambi sebut paket 16 proyek Iday, pinjam PT. ADP

proyek paket 16 dinas PUPR Tebo/foto dok JOS



JambiOtoritas.com, BUNGO – Persoalan temuan BPK PT. Anggun Darma Pratama (ADP) pada proyek paket 16 rekanan dinas PUPR kabupaten Tebo TA 2018 ditanggapi pihak PT. ADP, Maimaznah. Perempuan yang kini menjadi anggota DPRD provinsi Jambi ini menyatakan pekerjaan proyek itu punya Syamsurizal (iday). Perusahaannya dipinjam untuk pelaksanaan proyek tersebut.

” Paket 16 itu proyek Iday, dia pinjam perusahaan, semua yang ngurus waktu itu Hendi. Informasi sudah diansur 100 juta. Dia yang ansur itu, tapi bukti ansurannya tidak pernah disampaikan, jadi saya gak pernah lihat,” kata Maimaznah, Selasa (5/5/2020).

Dikatakannya, dalam proses pinjam perusahaan ini, sebenarnya tidak ada perikatan perjanjian atau kontrak kerja. Cuma saling percaya saja.

” Dia bilang untuk mengembalikan temuan itu setiap tahun akan diangsur. Ada dapat paket pekerjaan, hasil proyek nantinya untuk ngansur,” kata Maimaznah, meyakinkan.

Sementara itu dilain pihak, wakil ketua DPRD Tebo, Syamsurizal yang disebut, Maimaznah sebagai pemilik proyek dan pinjam perusahaan PT. Anggun Darma Pratama. Enggan mengomentari pernyataan perempuan yang kini menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi itu.

” No Comment, sejak 2009 dilantik jadi anggota DPRD tidak pernah urus proyek,” tulis, Syamsurizal via Whatsapp, Senin (5/5/2020) malam. (red JOS)

Penulis : David Asmara

Ada Lagi Berdiri Loading Tak Berijin, Camat “Diam Bae”

LOADING RAM TAK BERIJIN ; Pembangunan loading ram TBS dekat gapura perbatasan bangunharjo dan dusun Kuning Gading terindikasi illegal./foto : JOS


Jambiotoritas.com, BUNGO – Meskipun tak memiliki legalitas formal, namun perkembangan pembangunan loading (penampung TBS) di kecamatan Pelepat Ilir tak surut. Justru terus berkembang, ironisnya, pemerintah daerah kabupaten Bungo terkesan melakukan ‘pembiaran’ dengan konsekuensi kerusakan sarana infrastruktur akses jalan yang dilalui mobilisasi truk – truk angkutan TBS.

Pemerintah kecamatan pelepat Ilir kabupaten Bungo menyatakan pembangunan loading ram (pengumpul TBS) yang baru dibangun diwilayah adminstrasi dusun Kuning Gading yang berbatas dengan dusun Bangunharjo ternyata tidak memiliki ijin apapun. Namun demikian pemerintah kecamatan tidak melakukan langkah ataupun tindakkan apapun terhadap perkembangan pembangunan loading tersebut.

“ Tidak ada ijin, yang saya tahu baik faktual maupun lisan. Apalagi analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) dan lain-lain,” kata camat Pelepat Ilir, Margono, SP via Whatsapp, Minggu (16/2/2020).

Pantauan dilapangan sepanjang jalan poros dari Bangunharjo hingga persimpangan jalan sungai mengkuang dusun Kuning Gading ada tiga loading aktif yang hanya berjarak beberap ratuas meter saja. Tidak hanya itu saja, sepanjang jalan sungai mengkuang dari arah kantor camat Pelepat ilir (Kuamang Jaya) hingga menuju dusun Purwasari (SP A) dapat dijumpai loading-loading yang telah beroprasi sejak beberapa tahun terakhir.

Sayangnya, Margono, sebagai camat Pelepat ilir tidak memberikan tanggapan terkait langkah dan upaya yang akan dilakukan pemerintah kecamatan dalam menindak masalah ini. Margono sendiri ternyata tidak merespon pertanyaan yang dilayangkan kepadanya itu.

Sementara itu kepada dusun (Rio) Bangunharjo, Sarwan menyatakan bahwa lahan pembangunan loading yang tak berijin itu bukan wilayah dusun Bangunharjo melainkan dusun Kuning Gading (unit 17). “ Sertipikatnya dusun Kuning gading,” jelas Sarwan. (red JOS)

Penulis : David Asmara

Gasifikasi, Dorong Proyek Pemanfaatan Batubara


Tambang batubara Bukit Asam/foto Istimewa


Jambiotoritas.com, JAKARTA – Program gasifikasi batubara atau coal to Dimethyl Ether (DME) akan terus didorong oleh Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam meningkatkan nilai tambah batubara. Bahkan, program DME ini telah dimasukan sebagai prioritas utama investasi minerba dalam lima tahun ke depan guna menggenjot multiplier effect bagi perekonomian nasional.

“Program DME ini bisa meningkatkan nilai tambah batubara serta mengurangi impor Liquefied Petroleum Gas (LPG),” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif, sesuai siaran pers Nomor 055.Pers/04/SJI/2020 Tanggal 1 Februari 2020.

Terhitung hingga tiga tahun ke depan, jelas Arifin, Pemerintah tengah menyiapkan kajian finansial, teknis dan non-teknis, pedoman pemanfaatan serta regulasi pengusahaan gasifikasi batubara.

“Kami memfokuskan pada pemegang Perjanjian Karya Pertambangan Batubara (PKP2B) Generasi Pertama,” tegasnya.

Saat ini, terdapat delapan perusahaan pemegang PKP2B, yakni PT Berau Coal, PT Arutmin Indonesia, PT Adaro Indonesia, PT Indominco Mandiri, PT Kaltim Prima Coal, PT Kendilo Coal, PT Kideco Jaya Agung dan PT Multi Harapan Utama.

Di samping itu, pemerintah tengah membuka peluang untuk memberikan insentif pengurangan royalti batubara. “Kami juga sedang menyiapkan insentif untuk program DME ini, baik kebijakan harga batubara-nya maupun penyesuaian royalti batubara,” kata Arifin.

Adapun, salah satu proyek gasifikasi batubara saat ini tengah dikerjasamakan oleh Pertamina dan PT Bukit Asam (PTBA) Tanjung Enim & Air Products. Proyek ini dinilai sudah cukup ekonomis lantaran PTBA akan memasok batu bara dengan kalori rendah dengan harga terjangkau.

“Pada tahun 2023 proyek Coal to DME kerjasama Bukit Asam dan Pertamina diharapkan dapat memproduksi 1,4 Juta Ton DME yang dapat mensubtitusi LPG. Nantinya, konsumsi batu bara yang dibutuhkan PTBA sebanyak 8 juta ton per tahun dengan GAR 4.000 kcal/kg untuk hasilkan 1,4 juta DME, 300 ribu Methanol dan 4,25 juta ton MEG,” jelasnya.

Arifin juga menyatakan bahwa salah satu dukungan yang dilakukan Pemerintah adalah dengan memberikan harga khusus bahan baku gasifikasi dikisaran USD 20 – 21 per ton. Bahkan sudah (ditetapkan) kalau bisa di bawah lagi. Kita dorong proyek yang memang memanfaatkan batubara untuk hilirisasi,” ungkap Arifin.

Arifin melanjutkan, penetapan harga batubara khusus untuk hilirisasi sebagai bahan baku LPG tidak memerlukan payung hukum. “Kayaknya tidak perlu pakai Permen (Peraturan Menteri), B to B (business to business) saja, tapi kita yang minta supaya bisa masuk keekonomian,” ujar Arifin lagi.

Tahap pengerjaan fisik sendiri baru bisa dimulai pada 2023 hingga 2024. Dalam prosesnya, batubara dihilirisasi menjadi syngas yang bisa diubah langsung menjadi Methanol Ethylene Glycol (MEG) dengan kapasitas produksi 250 ribu ton per annum. Selain itu, syngas juga bisa diolah kembali dan menghasilkan Methanol sebanyak 300 ribu ton per annum, selanjutnya Methanol masih bisa diolah kembali untuk menjadi DME dengan total produksi pada tahun 2024 mencapai 1,4 juta ton per annum. (red JOS)

Sumber : Humas

PT. Pertamina, Hari Ini Turunkan Harga Pertamax Cs

foto ilustrasi : Harga BBM turun mulai 5 Januari 2020/JOS


Jambiotoritas.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) baru saja merilis daftar harga terbaru Bahan Bakar Minyak (BBM) umum. Harga tersebut setelah melakukan penyesuaian sesuai dengan aturan yang berlaku.

Aturan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 187K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan.

Adapun yang mengalami penyesuaian adalah untuk jenis Pertamax Cs yang mengalami penurunan. Untuk harga pun akan disesuaikan dengan wilayah masing-masing.

Untuk harga terendah, Pertamax Turbo dari Rp 9.900/liter turun menjadi Rp 9.850 dan
Pertamax dari Rp 9.200/liter menjadi Rp 9.000. Sedangkan untuk BBM jenis lainnya harga tetap seperti Pertamina dex Rp 10.200/liter, Dexlite Rp 9.500/liter, dan Pertalite Rp 7.650/liter.

Namun, untuk Solar NPSO mengalami kenaikan Rp 100/liter yakni dari harga Rp 9.300 menjadi Rp 9.400/liter. (Red JOS)

Sumber : CNBC Indonesia

THC Ingin Pemkab. Tebo Dukung Aspek Legal Beras ASN


Direktur BUMD THC Tebo, Bambang Wijokongko/foto dok JOS


Jambiotoritas.com, TEBO – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tebo Holding Company menyadari selama ini hanya menjalankan program yang sudah direncanakan sejak lama. Selain usaha rutin yang berjalan, THC ingin ada progres peningkatan profit marginnya sendiri, tidak seperti yang dialami selama ini. Ada konsep besar yang diharapkan dapat berjalan pada tahun 2020 ini, dari tambahan jenis usaha ini diharapkan mendongkrak profit usaha THC.

Menurut Direktur THC, Bambnag Wijokongko, mengatakan margin yang diperoleh dari usaha penjualan tiket pesawat, travel umroh dan packing gula belum bisa memberikan kontribusi terhadap PAD lewat profit yang dihasilkan seperti yang diharapkan.

Karena itu, THC tengah melakukan pengembangan bisnis baru, produknya dinamakan beras ASN, produk usaha baru ini diharapkan dapat berjalan tahun 2020 ini. Konsepnya THC bekerja sama dengan kelompok-kelompok tani dikabupaten Tebo, yang saat ini sedang berproses. Untuk itu dibutuhkan aspek legal (payung hukum) dari kepala daerah dalam bentuk peraturan bupati supaya beras ASN ini berjalan optimal.

“ Itulah konsep besar THC yang sudah terencana sejak lama dan baru akan dijalankan. Kenapa kita minta dukungan paying hukum untuk usaha baru ini. Dalam hal ini juga sebenarnya tidak ada aturan yang dilanggar karena kita melihat peluang yang ada pada hak ASN. Konsep usaha ini, sebenarnya kita meniru kabupaten lain yang sudah lebih dahulu berjalan,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan bahwa dari jenis usaha yang dijalankan THC, memang margin yang kita dapatkan tipis sekali. Tetapi sejak periode Agustus-Spetember 2019 lalu, THC mengubah pola system usaha yang dijalankan dan alhamdulilah keuntungan yang didapatkan cukup signifikan terutama pada sektor usaha penjualan tiket pesawat dari kerjasama dengan pemerintah kabupaten Tebo.

Dari sisi harga dengan pola yang baru, kata Bambang, THC tengah menjajaki kerjasama dengan sekretariat dewan. Dia menilai jika komitmen kerjasama yang dilakukan itu, punya potensi yang cukup baik. Jadi kerjasama yang dijalankan tidak hanya dengan OPD saja. Apa salahnya jika seketariat dewan bisa bekerjasama dengan THC secara berkesinambungan.

“ Kita sudah kerjasama dengan provider tiket, maka kami minta ada momitmen kerjasama sekretariat dewan dengan THC. Semua yang kita jalankan resmi, soal harga sama, apalagi kita sanggup berikan talangan terlebih dahulu. Kalau kaitannya dengan pemeriksaan karena menyangkut penggunaan keuangan negara, tidak perlu khawatir dengan hal itu. Lagian kita tidak membuat kwitansi sendiri, jadi tidak akan menimbulkan persoalan, semuanya dapat dipertanggungjawabkan,” katanya. (red JOS/David Asmara)

Di Temukan Inovasi Cara Ubah Sampah Plastik Menjadi BBM

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara didampingi Kepala Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) Wiwik Pudjiastuti meninjau alat pyrolisis sampah plastik hasil riset dari BBKK di Jakarta, 26 September 2019.

Jambiotoritas.com, JAKARTA – Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK), salah satu unit lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian di Jakarta, telah melakukan riset pengolahan sampah plastik jenis polietilena (kantong plastik) sejak tahun 2009.  Langkah strategis yang dilakukannya adalah dengan mengubah limbah plastik menjadi senyawa lainnya yang lebih bermanfaat melalui proses pirolisis.

“Pada proses pirolisis, limbah plastik akan diubah menjadi fasa cair dan fasa gas serta residu berupa padatan. Gas yang tidak terkondensasi juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar,” kata Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara melalkui keterangan, Jumat (27/9/2019).

Ngakan berharap, hasil litbang tersebut dapat membantu upaya pemerintah dalam penanggulangan masalah sampah plastik. Berdasarkan laporan Bank Dunia tentang What a Waste 2.0 yang diterbitkan pada tahun 2018, menyebutkan Indonesia menghasilkan sampah cukup besar di dunia dengan volume mencapai 3,22 juta metrik ton per tahun. Oleh karena itu, pemerintah menargetkan untuk mengurangi sampah plastik hingga 70% pada tahun 2025.

“ Untuk menyelesaikan permasalahan sampah plastik, banyak yang berpikir, bahwa cara termudah adalah melalui proses pembakaran. Padahal cara tersebut adalah tidak benar. Sampah plastik yang dibakar, mengandung gas rumah kaca bahkan zat dioksin dan furan, yang oleh World Health Organization (WHO) sudah ditetapkan sebagai gas yang memicu kanker pada manusia (karsinogenik),” paparnya.

Oleh karena itu, menurut Ngakan, beberapa keuntungan dari metode pirolisis untuk pembakaran limbah plastik, antara lain beroperasi tanpa membutuhkan udara atau campuran hidrogen dan tidak memerlukan tekanan tinggi, kemudian hidrokarbon yang terbentuk dapat menghasilkan sebuah produk yang dapat dimanfaatkan, polutan-polutan dan pengotor menjadi terkonsentrasi sebagai residu padatan. Selain itu, pirolisis dilakukan pada sistem tertutup maka tidak ada polutan yang keluar.

Kepala BBKK Wiwik Pudjiastuti menjelaskan, reaktor pirolisis untuk mengubah bahan baku limbah plastik menjadi crude oil terdiri dari tabung reaktor tegak dilengkapi dengan inlet katalis untuk memasukkan katalis ke reaktor, inlet bahan baku untuk memasukkan bahan baku ke reaktor, dan pencampur mekanis untuk menghasilkan campuran yang homogen sehingga memperluas permukaan sampel dan mudah menguap.

Selanjutnya, dilengkapi pula pemanas elektrik yang dapat diatur suhunya sesuai dengan kebutuhan sifat fasa gas yang terbentuk selama proses, kondensor untuk mengubah fasa gas menjadi fasa cair serta dilengkapi dengan tipe single tube untuk memastikan semua fasa gas terkondensasi sempurna.

Berikutnya, terdapat saluran gas yang tidak terkondensasi dapat ditampung untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar gas, saluran residu pada bagian bawah tabung reaktor untuk mengeluarkan sisa padatan, serta adanya penampung crude oil di ujung bawah kondensor.

“ Produk yang dihasilkan oleh alat pirolisis hasil rekayasa BBKK ini memiliki karakteristik setara solar dan setara pelarut yang merupakan hasil uji dari Lemigas,” ungkapnya.

Berdasarkan uji laboratorium, didapatkan spesifikasi pelarut mendekati jenis pelarut produksi PT. Pertamina. Jenis pelarut tersebut, yaitu Pertasol (10%), Minasol (10%), dan Low Aromatic White Spirites (30%) serta solar (40%) dengan cetane number sebesar ± 60 sesuai spesifikasi Euro4.

Selain keempat pelarut itu, hasil samping yang potensial juga bisa dimanfaatkan adalah gas yang jika diproses lebih lanjut dapat  dimanfaatkan sebagai bahan bakar gas. Gas yang dihasilkan melalui proses  pirolisis, yaitu gas hidrogen 9,1%, metana 4,7%, etana 4,6% dan propana 12,2% dengan nilai kalor 1209,25 BTU/ft3.

Jika dibandingkan dengan nilai kalor gas alam yang sudah diolah (924 BTU/ft3 sampai 1027 BTU/ft3) dan nilai kalor gas pipa (950 BTU/ft3 sampai 1250 BTU/ft3) dengan pengotor H2S maksimum 16 ppm, gas hasil proses pirolisis memiliki kandungan nilai kalor lebih tinggi sehingga mutunya lebih bagus sebagai bahan bakar serta tidak mengandung zat yang bersifat korosif.

“ Gas yang sudah dipurifikasi dapat dimasukkan ke dalam tabung. Pengemasan dalam tabung akan memudahkan dalam penyimpanan dan aplikasi di lapangan. Gas hasil pirolisis juga telah terbukti dapat diaplikasikan pada kompor gas, burner proses pirolisis serta genset,” tutur Wiwik.

Sumber : Suara Karya

Aktivitas PT. LAJ di Tebo, di Danai Modal Asing

Kantor PT. LAJ di kabupaten Tebo, Jambi/ft. Ist

TEBO, Jambiotoritas.com – Menggali persoalan operasional perusahaan pemegang konsesi lahan seluas 65. 495 hektar (PT. Lestari Asri Jaya) di tiga kecamatan dalam kabupaten Tebo, Jambi makin menarik. Sejatinya PT. LAJ yang berkonflik dengan klaim pemilik lahan dalam areal ijinnya itu. Merupakan anak perusahaan PT. Royal Lestari Utama (RLU). Perusahaan ini didesain  patungan antara Barito Pasifik dengan Michelin, yang dikenal di Perancis sebagai korporasi produsen ban yang bermarkas di Clermont-Ferrand, Auvergne, Prancis.

GM PT. TAL di Tebo, Widiyarsono tidak menampik kerjasama korporasi yang dijalankan dengan Michellin itu. Tetapi dia menyatakan tak memiliki kewenangan menginformasikan kucuran pendanaan perusahaan yang bersumber dari pinjaman lembaga internasional TLFF ( Tropical Landscape Finance Facility).

“ Benar, PT.LAJ adalah nak perusahaan dari PT. RLU yang merupakan perusahaan patungan antara barito pasifik dengan Michelin,” ucap Widiyarsono, Senin (17/6/2019) melalui sambungan telpon, seperti dikutip dari laman biinews.com.

Menurut dia, ketika disinggung soal, adanya pinjaman dana Internasional melalui TLFF( Tropical Landscape Finance Facility) yang membiayai kedua perusahaan itu. Bukan menjadi bagian tupoksinya.

“ kalau untuk permasalahan pinjaman dana luar itu. Bukan tupoksi saya mas. Jika nanti saya bahas takutnya salah,” kata Widi.

Sementara itu, salah satu pendamping masyarakat, AA menguraikan bahwa PT LAJ mengantongi SK Menteri Kehutanan untuk Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu – Hutan Tanaman Industri (IUPHHK – HTI) dengan nomor SK.141/MENHUT-II/2010 tanggal 31 Mei 2010 seluas 61.495 hektar di Kabupaten Tebo. Tetapi tidak dijelaskan persisnya letak wilayah areal konsesi itu, tepatnya berada di Kecamatan mana.

Proses pembiayaan penanaman tanaman karet, PT. Lestari Asri Jaya (LAJ) anak perusahaan dari PT. Royal Lestari Utama(RLU) dibiayai oleh pinjamanan Internasional melalui TLFF( Tropical Landscape Finance Facility) dengan syarat ketentuannya harus secara keberlanjutan dengan komitmen memperhatikan lingkungan, sosial dan kesejahteraan masyarakat setempat. (red JOS).

Bungo Green City Rampungkan Sirkuit Speed Off Road

Tampak kondisi terkini proyek sirkuit speed off road yang berlokasi dibelakang perumahan BGC/ft. Ist.

BUNGO, Jambiotoritas.com – Proyek real estate, perumahan Bungo Green City yang dibangun diatas lahan seluas 961 Hektar terus berjalan. Selain bakal menjadi kota hunian mandiri terpadu di kabupaten Bungo. BGC juga didukung fasilitas dan sarana sirkuit otomotif ektrim yang dibangun pengembang Bungo Green City tahun 2019 yang berlokasi di paal V, kecamatan Rimbo tengah, menuju arah Bangko, tepatnya di belakang perumahan Bungo Green city. 

Menurut owners perumahan Bungo Green city, Jimmy Syamsudin mengatakan bahwa panjang sirkuit yang dibangun sepanjang 8,7 KM dengan berstandar kelas nasional. Diharapkan pembalap nasional akan lebih sering bermain di Muara Bungo. Dan kabupaten Bungo dapat lebih dikenal luas di Indonesia.

” Saya sengaja membuat sirkuit speed off road di kabupaten Bungo. Diharapkan nanti para pembalap nasional bisa bermain di daerah kita,” ucap Jimmy, Minggu (19/5/2019). 

Dikatakan dia, arena sirkuit yang hampir rampung ini dinamakan, ” Circuit Wasita Swarnadwipa Nusantara “. Bahkan kalau Kabupaten Bungo sebagai tuan rumah Porprov tingkat provinsi Jambi, untuk ajang balap motor sircuit ini bisa digunakan.

” Dengan adanya sirkuit ini nanti, Kabupaten Bungo akan sering terdengar dan dikenal oleh masyarakat yang ada di pulau Jawa, Kalimantan, Bali, dan yang lain sebagainya. Saya berharap kita saling mensupport dengan dibangunnya sirkuit ini. Mari kita jadikan Kabupaten Bungo ini terkenal di tingkat nasional,” kata Jimmy. (red 01 JOS)

Investor Hongkong Akan Investasi 7 T di Jambi

Gubernur Jambi, H. Favhrori Umar terima calon investor dari Hongkong di Jakarta/ft. Ist

JAMBI, jambiotoritas.com – Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum menerima kunjungan dari ELL Environmental Holdings Limited, di Ruang Rapat Badan Penghubung Daerah Provinsi Jambi, Cikini, Jakarta, Rabu (8/5/2019) sore. Usai menghadiri Pembukaan Gelar Batik Nusantara (GBN) ke-11 Tahun 2019 di JCC.

ELL Environmental Holdings Limited merupakan perusahaan asal Hongkong yang bergerak dalam bisnis konstruksi pelabuhan, peti kemas, dan pembangkit tenaga listrik. Mewakili pimpinan ELL Environmental Holdings Limited, Tommy Fahrizal menyampaikan niat ELL Environmental Holdings Limited untuk berinvestasi di kawasan Ujung Jabung. 

“ Kami tertarik untuk investasi pelabuhan di Provinsi Jambi, dengan nilai investrasi Rp. 7 triliun,” ujar Tommy.

Menanggapi keinginan ELL Environmental Holdings Limited, Gubernur Jambi, H.Fachrori Umar menyambut baik niat ELL Environmental Holdings Limited. Dia berharap akan ada tindak lanjut dari pertemuan ini. Fachrori berpesan, jika nanti niat ELL Environmental Holdings Limited terwujud, maka kelestarian lingkungan harus benar-benar diperhatikan.

Kepala bidang Promosi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah Provinsi Jambi, Katamso menyampaikan, pertemuan awal ini akan ditindaklanjuti dengan seluruh OPD terkait. Katamso menyatakan bahwa Pemerintah Pusat mendukung pembangunan Ujung Jabung.

Menurut dia, 67% ekspor Provinsi Jambi melalui pelabuhan di luar Provinsi Jambi, karena pelabuhan yang ada di Provinsi Jambi sekarang ini (Pelabuhan Talang Duku, Muara Sabak, dan Tungkal) masih pelabuhan pengumpan, belum ada pelabuhan utama (red JOS)

Harga Bawang Putih di Tebo Masih Rp. 80 ribu

Bawang putih masih langka di pasar muara Tebo dan rimbo bujang/ft. Ist

TEBO, jambiotoritas.com – Hari kedua puasa ramadhan harga bawang putih di pasar – pasar kabupaten Tebo masih bertenggger dikisaran Rp.80 ribu per kilogramnya. Menurut info yang diterima di kota Jambi, di informasikan bawang putih pada tingkat distributor sudah masuk gudang. Saat ini di Jambi harga sudah relatif normal berkisar Rp 50 rb/ kg. 

” info di Jambi barang sudah ada pada ditingkat distributor. Sekarang harga dikisaran Rp.50 ribu. Tapi pantauan harga di pasar dalam kabupaten Tebo, masih Rp.80 ribu/ kg, ” kata kabid perdagangan, Disperindagnaker Tebo, Edi Sopian, Selasa (7/5/2019).

Dalam situasi saat ini, tergantung distribusi barang oleh distributor ke gudang penampung didaerah. Mekanie harga tergantung pelaku pasar di daerah. Pemerintah daerah tidak bisa menekan harga jual ditengah masyarakat. 

” Sejauh ini terkonfirmasi stok barang beredar dipasar Tebo didapatkan dari pedagang di kabupaten Bungo. Di Jambi sudah masuk, tinggal distributor mengirimkan atau distribusinya ke setiap daerah,” kata Edi.

Menurutnya, kalau dalam sepekan ini kelangkaan bawang putih ini masih terjadi. Disperindag akan melakukan pengecekan ke gudang penampung para pelaku pasar.

” Akan kita cek ke gudang pelaku pasar, dimana bawang putih itu. Apakah ada pelaku yang sengaja melakukan penimbunan,” katanya.(red01 JOS)

Langka di Tebo, Bawang Putih Melonjak Seratus Persen

Pasokan bawang putih dikabupaten Tebo langka jelang piasa ramdhan/ft. Ist

TEBO, jambiotoritas.com – Jelang ramadhan kebutuhan bahan pokok seperti bawang putih mulai merangkak naik di sejumlah pasar tradisional di kabupaten Tebo. Sidak harga kebutuhan pokok yang dipimpin wakil bupati Tebo, Jum’at (3/5/2019) menemukan kelangkaan bawang putih dan melambungnya harga saat ini.

Kebutuhan pokok dikota Muara Tebo relatif stabil, hanya bawang putih yang mengalami lonjakan hingga seratus persen. Kenaikan ini, menurut, kepala bidang perdagangan dinas Perindustrian, pedagangan dan Tenaga kerja, Edi Sopian disebabkan karena terlambatnya ditribusi pasokan ke daerah. Namun masalah ini sudah dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi Jambi.

” Harga bawang putih semula 40 ribu/kg melonjak seratus persen, sekarang berada dikisaran harga 80 ribu/kg. Hal ini dikarenakan terlambatnya distribusi pasokan ke daerah, oleh karenanya, kita berharap para distributor ini segera melakukan pengiriman ke daerah,” katanya.

Sementara kebutuhan pokok lain, seperti bawang merah hanya mengalami kenaikan sekitar Rp. 2 ribu, saja. Harga daging, ikan dan ayam potong relatif stabil.

” Hanya ayam kampung terpantau di pasar lembak bungur Muara Tebo, seharga 60 ribu per kilo. Sidak kita lanjutkan dipasar sarinah di kecamatan Rimbo bujang,” katanya.(red.JOS)

Produksi Program Mina Padi Tebo Tembus 52 Ton

Program Mina Padi di desa Cermin Alam kabupaten Tebo seluar 19 hektar tahap panen/ft. Jambi Otoritas

TEBO,jambiotoritas.com – Program Mina padi di desa Cermin Alam, kecamatan VII Koto Ilir kabupaten Tebo, Jambi seluas 19 hektar siap di panen ikan Nila. Keberhasilan program ini akan menjadikan kabupaten Tebo sentra produsi ikan nila di provinsi Jambi. Memasuki masa panennya sekarang hasilnya produksinya sudah melebihi kebutuhan masyarakat kabupaten Tebo.

” Saya kira untuk saat ini untuk pemenuhan konsumsi masyarakat di kabupaten Tebo sudah berlebih. Tinggal kita mencari potensi pasarnya, memang masyarakat banyak yang belum tahu kalau program ini sudah berhasil,” kata kepala dinas perkebunan, perikanan dan peternakan kabupaten tebo, H. Casdari, Kamis (2/5/2019).

Menurut dia, produksinya sudah berlebih kalau hanya untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi masyarakat sehari-hari. Bahkan sudah mampu memenuhi kebutuhan selama bulan puasa hingga idul fitri mendatang.

” Produksinya diperkirakan mencapai 52 ton ikan nila. Hasil ini diharapkan dapat memenuhi pasar potensial daerah-daerah didalam provinsi Jambi nantinya. Selama pasokan ikan nila banyak didatangkan dari Sumatera barat,” katanya.

Dikatakannya bahwa Balai Penelitian Air Tawar (BPAT) Jambi melalui belanja hibah pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) menggelontorkan bantuan untuk kelompok tani masyarakat desa Cermin Alam. Benih ikan nila 385 ribu ekor, 38 ton pakan dan kerambah jaring, pada Desember 2018 lalu.

” Penebaran benih ikan nila dibulan Januari 2018 lalu, hasilnya sangat memuaskan, setelah padi sawah dipanen saat ini ikan nilai pun siap dipanen, “kata Casdari.

Bahkan, kata Casdari, melihat keberhasilan kelompok tani di Cermin Alam. Tahun 2019 ini, dipastikan pemerintah kabupaten Tebo kembali mendapat bantuan hibah program mina padi dari pemerintah pusat di lokasi yang berdekatan untuk lahan seluas 7 hektar.(red01 JOS)

BPJS Bakal Putus Kerjasama Dengan RS Rujukan Daerah, Apa Masalahnya..?

Kepala Bidang Penjamin Manfaat  Rujukan pada BPJS Kesehatan Jambi, Timbang Pamekas Jati (tengah) saat memberikan keterangan pers di kantor BPJS Kesehatan Jambi, Kamis (2/5/2019). Ft.Antaranews Jamb.

JAMBI, jambiotoritas.com – Badan penyelenggara jaminan sosial kesehatan cabang Jambi melansir sembilan rumah sakit dalam kabupaten/kota di Jambi masa akreditasinya akan berakhir tahun 2019 ini. Rumah sakit itu sebahagian besar merupakan milik pemerintah daearah. Adalah RSUD Raden Mattaher Jambi, RS Bhayangkara Jambi, RSUD Jiwa Jambi, RS Baiturrahim Kota Jambi, RSUD Daud Arif Tanjab Barat dan RSUD Nurdin Hamzah Tanjab Timur, RSUD Chatib Quzwain Sarolangun, RSUD Sultan Thaha Tebo dan RSUD Hanafie Bungo.

“Kita sudah ingatkan supaya rumah sakit memperbarui akreditasinya, karena sesuai regulasi yang berlaku, akreditasi menjadi syarat wajib untuk memastikan peserta JKN-KIS memperoleh pelayanan kesehatan,” kata Kepala Bidang Penjamin Manfaat  Rujukan pada BPJS Kesehatan Jambi, Timbang Pamekas Jati, Kamis (2/5/2019).

Menurut dia jika rumah sakit ini tidak memperbaharui akreditasinya. Konsekuensinya kerjasama dengan BPJS tidak lagi dilanjutkan.

“Kita berharap sebelum tanggal masa berlaku akreditasinya habis, mereka (rumah sakit) sudah memperbarui akreditasinya. Jika tidak ada akreditasinya maka tidak bisa kerjasama lagi dengan BPJS,” katanya.

Akreditasi syarat bagi rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No 99 tahun 2015 tentang perubahan PMK 71 tahun 2013 padan 41 ayat (3). Hakikat dari kontrak ini adalah semangat mutual benefit, dan kami berharap rumah sakit bisa memanfaatkan toleransi yang sudah diberikan pemerintah sampai 30 Juni 2019 untuk segera menyelesaikan akreditasinya.

” Pemerintah sudah memberi kesempatan kepada rumah sakit yang belum melaksanakan akreditasi untuk melakukan pembenahan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Di sisi lain, diputusnya kerja sama rumah sakit dengan BPJS Kesehatan bukan karena faktor akreditasi semata. Namun ada juga rumah sakit yang diputus kerja samanya karena tidak lolos kredensialing, tidak beroperasi atau surat izin operasionalnya sudah habis,” kata Timbang.(red JOS)

PLN Segera Perbaiki Matinya LPJU di Kota Muara Tebo

Petugas PLN perbaikan Gardu listrik/ft.Ilustrasi

TEBO, jambiotoritas.com – Kerusakan kabel pembagi arus (NJG2) dari trafo yang menyebabkan mati totalnya 74 unit LPJU dijalan dua jalur di lintas Tebo – Bungo, kelurahan Tebing Tinggi Kota Muara Tebo, sejak lebih sepekan lalu. Pihak PLN Ranting Muara Tebo berjanji akan mengatasinya pada bulan ini juga.

Menurut Manajer PLN Ranting Muara Tebo, Al Amin mengatakan material penggantinya sedang dalam penyelesaian dan barangnya sekarang dalam pengiriman.

” Laporan tersebut betul sudah kami terima. Dan memang material penggantinya masih kita usahakan. Bukan karena adanya tunggakan pihak Perkim yang mencapai 90 juta. Kebetulan karna materialnya khusus untuk di gardu, kita sedang usahakan pinjam dari unit lain,” jelas Al Amin, melalui pesan whatsappnya, Rabu (24/4/2019) malam.

Dia memastikan penggantian material yang rusak akan terpasang dalam bulan ini. Informasi dari stafnya material sedang dalam pengiriman ke Tebo.

” Informasi sudah dapat, sedang dalam proses penyelesaian administrasi dan pengiriman. Secepatnya akan diperbaiki, mudah – mudahan bulan ini bisa segera selesai,” katanya.(red 01 JOS).

Susi Pudjiastuti Lepas Liar BL Gagal Diselundupkan

Menteri kelautan Susi Pujiastuti melepas benih lobster/ft.Ist

JAMBI,jambiotoritas.com Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti pada Jumat (19/4/2019) sore, di Jambi melepas liarkan benil lobster yang berhasil digagalkan penyelundupannya oleh pihak Satreskrim Polrest Tanjabtimur bersama Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Perikanan (SKIPM) Jambi.

Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Rina menyatakan, gagalnya upaya penyelundupan BL ini telah menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar 37 Milyar rupiah.

Turut hadir mendampingi Menteri Susi yakni Agus Suherman, Plt. Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Kolonel Laut Harry Setyawa, Komandan Lanal Ranai Bripda Febriyanto, Polres Tanjungjabung Timur Ashari Syarief. Juga turut serta Kepala SKIPM Batam dan sejumlah saksi lainnya dalam pelepasliaran tersebut.

“Semoga tidak ada lagi yang coba-coba menangkap benih lobster seperti ini ya. Biarkan bayi-bayi lobster itu tumbuh jadi remaja hingga dewasa supaya bisa berkembang biak. Kalau masih bayi begini sudah ditangkapin, nanti di mana lagi kita bisa dapet lobster? Ayo kita jaga sama-sama,” pesan Menteri Susi, seperti ditulis dalam rilis yang dikutip Kompas.com, Sabtu (20/4/2019).

Benih lobster termasuk dalam jenis hasil laut yang dilarang penangkapannya berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) No. 56 Tahun 2016 tentang Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan.

Sesuai dengan peraturan yang berlaku tersebut, lobster berukuran di bawah 200 gram tidak boleh ditangkap supaya terjaga kelestariannya. (red.JOS)

Sumber : Kompas.com

Benih Lobster Senilai Rp 37 Miliar di Tanjabtim Gagal Diselundupkan

Benih lobster /ft.Ist

JAMBI, jambiotoritas.com – Pemerintah kembali menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster (BL) ilegal di Jambi pada Kamis (18/4/2019). Sebanyak 246.673 ekor benih lobster (BL), yang terdiri dari 235.900 BL jenis pasir dan 10.773 BL jenis mutiara, berhasil diselamatkan.

Upaya ini melalui kerja sama tim gabungan Satreskrim Polres Tanjungjabung Timur dengan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Perikanan (SKIPM) Jambi. Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Rina menyatakan, gagalnya upaya penyelundupan BL ini telah menyelamatkan potensi kerugian negara yang besar.

Baca berita terkait : Susi Pudjiastuti Lepas Liar BL Gagal Diselundupkan

“Total nilai benih lobster yang berhasil diselamatkan setara dengan Rp 37.539.600.000,” ungkapnya melalui siaran pers dikutip melalui situs Kompas.com, Minggu (20/4/2019).

Benih lobster termasuk dalam jenis hasil laut yang dilarang penangkapannya berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) No. 56 Tahun 2016 tentang Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan.

“Sesuai dengan peraturan yang berlaku tersebut, lobster berukuran di bawah 200 gram idak boleh ditangkap supaya terjaga kelestariannya,“ tambahnya.

Kronologi

Proses penangkapan bermula saat polisi melakukan patroli di sekitar Desa Lambur Luar, Kec. Sabak Timur, Kabupaten. Tanjungjabung Timur, Kamis (18/4) dini hari.

Curiga terhadap tiga unit mobil yang berhenti di jalan raya, polisi menghampiri ketiga mobil tersebut. Namun diduga, pemilik mobil melarikan diri saat polisi hendak memeriksa mobil tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, BL dikemas dalam 1.238 kantong plastik yang dimasukkan ke dalam 35 box styrofoam. Hingga saat ini, pelaku masih dalam proses pencarian oleh pihak Satreskrim Polres Tanjungjabung Timur. (red.JOS)

Sumber : Kompas.com

Pasar Keripik Tempe “Karunia” Rambah Luar Kabupaten Bungo

Sartiyem pelaku usaha kecil, keripik Tempe /ft. Jambi otoritas

BUNGO, jambiotoritas.com – Usaha rumah tangga keripik tempe yang dirintis Sartiyem, warga jalan Danau,  RT.  17, di dusun Kuning Gading kecamatan Pelepat Ilir kabupaten Bungo,  Jambi empat tahun lalu, terus berkembang. Menurut Sartiyem, keripik tempe yang dilabel ” Karunia” saat ini peminatnya sudah merambah luar daerah dalam propinsi Jambi. 

” Empat tahun lalu mulanya usaha ini, saya bermodalkan cuman 700 ribu. Alhamdulillah usaha saya juga dapat bantuan alat dan pembinaan dari pemerintah kabupaten Bungo. Dan sekarang sudah banyak pesanan,” kata Sartiyem, Jum’at (22/3/2019).

Dalam menjalankan usaha produksi keripik tempe ini sudah bisa mempekerjakan enam orang. Dalam seminggu bisa mencapai 80 kg kerepek tempe. Kalau bahan baku tempenya, harus bikin sendiri. Karena tempe yang dijual pasar tidak bisa dijadikan bahan. 

” Pesanan dari kota Jambi cukup banyak. Penjualannya merambah kabupaten Merangin (Bangko),  kerinci, Tebo juga ada. Makanya,  kalau beli dalam jumlah banyak, tidak bisa langsung dapat. Harus pesan dahulu sebelumnya, ” katanya. (JOS)

Usaha Loading Harusnya di Kenakan Kewajiban Seperti KUD

Jangan pemerintah terkesan bela pelaku usaha loading sawit

Kantor KUD Induk Karya Mukti/ft.Jambi Otoritas


BUNGO, jambiotoritas.com – Persoalan bisnis Loading sawit yang menjamur tidak berizin disorot banyak pihak. Tak hanya pemerintahan dusun, anggota DPRD, masyarakat bahkan pihak koperasi unit desa yang ada. Pemerintah daerah harus meningkatkan peran pengawasannya terhadap pelaku usaha ini. Jangan sampai pemilik modal mengakibatkan KUD perlahan mati.

Ketua koperasi unit desa (koperasi Induk) Karya Mukti memberikan tanggapan tentang polemik usaha loading yang tengah menjamur di Pelepat ilir ini. Pemerintah kabupaten Bungo diharapkan dapat berlaku adil terhadap semua pelaku usaha. 

Baca berita terkait : Toto Tohirudin : Kewenangan Penindakan Ada Pada Satpol PP

Ketua koperasi Karya Mukti, Riswanto mengatakan bahwa usaha loading merupakan kompetitor bagi koperasi saat ini. Akan tetapi dari sisi perijinan dan pajak yang diwajibkan oleh pemerintah. Semestinya semua pelaku usaha juga harus diperlakukan sama. Pertanyaannya, kenapa belum ada izin bisa operasi. Seharusnya pelaku usaha loading-loading ini diperlakukan adil, seperti yang diwajibkan pada koperasi.

” Koperasi ini selalu ‘ditekan’ peraturan – peraturan. Koperasi yang baru mau berkembang menjadi kesulitan. Tetapi pelaku usaha lainnya (pemilik modal) sepertinya aman -aman saja, ini jadi simalakama bagi koperasi. Tapi usaha yang tak berizin bebas beroperasi,” kata Riswanto, Sabtu (23/2/2019) di kantornya di dusun Karya Harapan Mukti, kecamatan Pelepat ilir.

Riswanto menilai persaingan harga merupakan faktor menjamurnya loading ini. Karena setiap perusahaan menetapkan harga yang berbeda – beda. Perusahaan yang tidak memiliki lahan memang menetapkan harga yang lebih tinggi.

” Semua perusahaan harusnya mengikuti semua keputusan pemerintah tanpa pengecualian. Pengendalian harga dari ketetapan Disbun harus dibarengi pengawasan yang ketat dan harus ada sanksinya,” tegasnya.(David Asmara)

Bisnis Travel Haji Bergeliat

TEBO,jambiotoritas.com – Biro perjalanan dan penyelenggara umrah dan haji, PT. Penjuru Wisata Negeri (PT.PWN) yang baru saja di terbitkan dokumen perizinan oleh kantor kementerian agama (Kemenag) propinsi Jambi dan kabupaten Tebo sejak tahun 2018, telah resmi membuka kantor cabang di jalan Pahlawan Poros unit 2 kecamatan Rimbo Bujang untuk memberangkatkan Calon Jemaah Umrah (CJU) dan Haji khusus.


Direktur PT.PWN, Novia Ramlan atau biasa disapa Aang, mengatakan bahwa sejak kantor cabang mendapat izin pada tahun 2018 lalu dari Kanwil Kemenag Jambi dan Tebo.  Telah memberangkatkan 40 orang rombongan CJU, dari kabupaten Tebo dan sebagian lagi ada juga yang dari kabupaten Bungo.


“Pertama kali di buka tahun 2018, kantor cabang kita sudah memberangkatkan 40 orang CJU dari Tebo dan Bungo. Jamaahnya juga ada yang berasal dari kabupaten tetangga (Bungo) “katanya.
Sementara ini, CJU yang mendaftar di tahun ini. PT.PWN akan memberangkatkan  6 orang. Travel umrah PT.PWN juga bisa memberangkatkan CJU secara perorangan.

” Kalau Haji khusus, Travel kita memang belum ada yang kami berangkatkan, karena kebanyakan yang daftar adalah CJU,” ungkapnya.


Menurut dia, jadwal pemberangkatkan rombongan CJU tahun 2019. Inshaa Allah di bulan Oktober atau November mendatang.


Terpisah Travel umrah PT.Albayt Tours wisata universal beralamat di Km.01 jalan lintas Tebo-Bungo kelurahan Tebing Tinggi kecamatan Tebo Tengah. Melalui kantor cabang, Bambang Wijokongko mengatakan bahwa CJU yang telah mendaftarkan diri untuk keberangkatan tahun 2019 ini sebanyak 20 orang.


Namun demikian, kata Bambang, travel PT.Albayt Tours wisata universal saat ini sedang menentukan jadwal untuk keberangkatan rombongan CJU. Biasanya keberangkatannya di bulan Maret atau April. (red)

Kemenag Kabupaten Tebo pastikan Dua Travel Resmi

kantor kemenag Kabupaten Tebo

TEBO, Jambi otoriras.com – Biro perjalanan haji dan umrah yang telah mendapat izin resmi dari kantor wilayah (Kanwil) kementerian agama (Kemenag) propinsi Jambi yang beroperasi di kabupaten Tebo untuk saat dipastikan hanya ada dua agen perusahaan tours and travel, diantaranya PT.Penjuru wisata negeri dan PT.Albayt Tours universal.


Kepala kantor Kemenag kabupaten Tebo A.Sulaiman melalui Kepala seksi (Kasi) penyelenggara Haji dan umrah H. Lukman, menegaskan bahwa perusahaan tour and travel atau biro perjalanan haji umrah yang resmi dan beroperasi di kabupaten Tebo hanya ada dua biro. Travel haji dan umroh yang dimaksud adalah PT. Penjuru wisata Rimbo Bujang dan  PT. Albayt Tour wisara universal.


” PT.Penjuru wisata negeri, pimpinan Novia Ramlan yang beralamat di pasar Sarinah kecamatan Rimbo Bujang unit 2. Kemenag Tebo memastukan telah mendapat izin dari Kanwil Kemenag propinsi Jambi. Izinnya untuk memberangkatkan jemaah haji umrah diterbitkan sejak 27 November 2018,” kata Lukman, Senin (11/2/2019).


Kemudian agen biro perjalanan umrah PT.Albayt Tours wisata universal selaku direktur yakni Nining Kartiningsih dengan alamat kantor pusat Ruko Victorian blok BB-10 Bintaro Sektor 3 Pondok Aren, kota Tangerang Selatan propinsi Banten. Sedangkan alamat kantor cabang di KM 01 jalan lintas Tebo Bungo kelurahan Tebing Tinggi kecamatan Tebo Tengah, atau di kantor BUMD PD.THC.


Namun agen atau biro perjalanan umrah PT. Albayt Tours wisata universal untuk perizinannya saat ini masih dalam proses pengurusan berkas guna mendapatkan penerbitan Surat Keputusan (SK) dari Kanwil Kemenag propinsi Jambi untuk membuka kantor cabang di Tebo “jelas Lukman.


” Untuk saat ini ,perusahaan biro perjalanan umrah dan haji yang resmi di kabupaten Tebo hanya ada dua, inilah,” katanya (red/Nurul.S)