Pelajar Hilang di Danau Kaco, Belum di Temukan

Tim gabungan Basarnas bersama Polisi, TNI, BPDB, Tagana dan pihak terkait lainnya sampai hari keempat masih terus melakukan pencarian terhadap seorang pelajar Sungai Penuh, Kerinci yang hilang sejak 1 Januari lalu disekitar kawasan Danau Kaco pasca korban teman-temannya berwisata ke lokasi danau yang sangat indah tersebut.(foto : ANTARA//Humas Basarnas Jambi


Jambiotoritas.com, JAMBI – Tim gabungan Basarnas bersama Polisi, TNI, BPDB, Tagana dan pihak terkait lainnya sampai hari keempat masih terus melakukan pencarian terhadap seorang pelajar Sungai Penuh, Kerinci yang hilang sejak 1 Januari 2020, lalu disekitar kawasan Danau Kaco. Melalui humas Basarnas Jambi, Muhammad Mujahid melalui rilisnya, tim gabungan sampai saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap korban pelajar yang dinyatakan hilang disekitar Danau Kaco yang terletak di Lempur, Kabupaten Kerinci pasca kunjungan wisata ke danau tersebut.

“ Pencarian dilakukan sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, dan pada hari ini tim Sar gabungan telah melaksanakan pencarian sampai ke daerah Danau Duo dan untuk pencarian dan tanda tanda masih nihil. Tim SAR gabungan membuat posko dan akan ‘stand by’ di lokasi malam ini dan akan melakukan pencarian besok pagi. Sejumlah unsur terlibat ada tim pos SAR Kerinci, diantaranya Polsek Gunung Raya, Kodim 0417 Kerinci, BPBD , Damkar, Tagana semuanya dari Kerinci dan ditambah dari Komunitas Pencinta Alam serta dibantu masyarakat setempat,” ,” kata Mujahid yang juga turun mencari ke lokasi bersama tim gabungan itu.

Dinformasikan bahwa korban hilang bernama Ikhsan Almughoni berusia 17 tahun, masih duduk di kelas 12 SMA Negeri Sungai Penuh, Kerinci. Korban bersama beberapa rekan-rekannya pergi menikmati pesona Danau Kaco, dan tiba Rabu (1/1/2010) sekitar pukul 13.00 WIB, setelah menempuh perjalanan dari Benteng Desa Manjuto Lempur dengan berjalan kaki sementara sepeda motor yang digunakannya dari Kota Sungai Penuh dititipkan atau di Parkir di Benteng Desa Manjuto Lempur. Kemudian pada pukul 16.10 WIB korban dan temannya pulang dengan jalan yang sama dan diperkirakan sampai di Benteng Manjuto Lempur sebelum magrib.

Dalam perjalanan pulang sesampainya di kawasan Mupening yang harus menyeberangi Sungai Ulu Ayik, korban lebih dulu berjalan dan meninggalkan teman temannya yang masih di belakang dengan jarak kira-kira jarak 100 meter. Namun pada pukul 18.10 WIB, tiga orang teman korban sampai di Benteng Desa Manjuto Lempur. Namun tidak menemui korban baik di Benteng Manjuto maupun selama perjalanan pulang sehingga melaporkan kehilangan Ikhsan. Korban Ikhsan adalah warga Desa Karya Bhakti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh sampai kini masih dalam pencarian tim gabungan SAR Basarnas Jambi.

Sumber : Antara/humas Basarnas Jambi

Tiba di Kerinci 18 Tim “Tour de Singkarak”di Sambut Gubernur Jambi

Fachrori Umar serahkan plakat kepada 18 tim “Tour de Singkarak” tahun 2019 saat menyambut kedatangan tim balap sepeda “Tour de Singkarak” (TdS) Tahun 2019 di lapangan PTPN VI Kayuaro Kabupaten Kerinci/ft. Humas


Jambiotoritas.com, JAMBI – Tim balap sepeda “Tour de Singkarak” (TdS) Tahun 2019 tiba dikabupatrn Kerinci, provinsi Jambi. Kedatangan mereka disambut Gubernur Jambi Fachrori Umar dilapangan PTPN VI Kayuaro Kabupaten Kerinci, Kamis (7/11/2019) malam.

Gubernur Jambi mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang telah memberikan kepercayaan penyelenggaraan dalam event internasional “Tour de Singkarak” melewati Etape Provinsi Jambi khususnya Kabupaten Kerinci dan kota Sungaipenuh.

Dia berharap TdS kali ini berlangsung dengan lancar dan aman. Fachrori juga mengharapkan dengan penambahan etape “Tour de Singkarak”, di Etape 7, Kerinci dan Etape 8, Sungaipenuh mampu meningkatkan jumlah penonton TdS.

” Saya mengucapkan selamat bertanding kepada para pembalap dengan tetap menjunjung sportivitas. Dengan beradu strategi kepada seluruh peserta dan tim balap sepeda “Tour de Singkarak”,” kata Fachrori.

Sementara iti, Bupati Kerinci Adi Rozal mengatakan penambahan etape Kerinci dan Sungaipenuh pada “Tour de Singkarak” 2019 berharap kunjungan wisata ke Kerinci dan Sungaipenuh semakin banyak.

Adi Rozal menyatakan pemerintah kabupaten Kerinci sebagai salah satu tuan rumah “Tour de Singkarak”, telah melakukan berbagai persiapan, termasuk menata berbagai tampilan di sepanjang jalur yang dilalui “Tour de Singkarak” etape 7 Kerinci, pada hari pelaksanaan pada 8 November 2019. Dimulai dari Telun Berasap sampai Simpang Tugu Macan akan disajikan berbagai kesenian bernuansa Jawa, Semurup sampai Sitinjau laut ditampilkan kesenian bernuansa religi Islam dan sampai finish berbagai kesenian lainnya.

” Selain itu untuk memeriahkan “Tour de Singkarak” juga diadakan expo di Kayu Aro,” ucap Rozal.

Di kesempatan itu, Gubernur Jambi, Bupati Kerinci dan Wakil Bupati Kerinci Ami Taher menyerahkan plakat kepada 18 tim “Tour de Singkarak” tahun 2019, yang diterima oleh manajemen lomba. Selain itu, Tim Kesenian Gubernuran Jambi di bawah binaan Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Rahima Fachrori menampilkan tari tradisional Provinsi Jambi dan Tari Nijak Kaco. Kemudian Tim Kesenian Bupati Kerinci turut memeriahkan penyambutan tim “Tour de Singkarak” tersebut.(red JOS)

Penulis : David Asmara

Kejurnas Dayung di Jambi Hasilkan Atlet-atlet Berprestasi

Gubernur Jambi H. Fachrori Unar bersama walikota Jambi, Sy Fasya sebagai tuan rumah kejutnas dayung/ft humas propinsi Jambj

Jambiotoritas.com, JAMBI – Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang telah mempercayakan Provinsi Jambi sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung Tingkat Pelajar Tahun 2019. Kepercayaan tersebut merupakan kehormatan dan kebanggan tersendiri bagi Provinsi Jambi, yang kemudian dijaga dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya, untuk menyelenggarakan event nasional tersebut.

Terkait pelaksanaan kejuaraan nasional dayung tingkat pelajar tersebut, Fachrori berharap agar pagelaran tersebur berlangsung lancar, aman, sukses, serta bisa menghasilkan atlet-atlet berprestasi, bukan hanya di level nasional, namun juga di level internasional. Dan, munculnya atlet-atlet berprestasi bisa berimplikasi positif kepada generasi muda, yaitu menularkan semangat berkompetisi dan berprestasi.

” Saya yakin pemilihan Provinsi Jambi sebagai tuan rumah telah melalui berbagai pertimbangan yang cukup matang. Terselenggaranya kegiatan ini akan menjadi momentum kebangkitan olahraga dayung menuju prestasi dunia dan diharapkan kelancaran dalam pelaksanaan event ini,” kata Fachrori.

Dikatakanya, bahwa olahraga ini merupakan salah satu cabang olahraga prestasi yang dipertandingkan baik di tingkat nasional maupun internasional untuk mencetak dan melahirkan calon-calon atlet terbaik di kalangan pelajar, yang diharapkan dapat berprestasi lebih baik lagi di tingkat nasional, serta menjadi atlet andalan Indonesia di masa yang akan datang.

Sementara itu, Deputi III Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Raden Isnanta, menyatakan dipilihnya provinsi Jambi sebagai tuan rumah karena memiliki komitmen terhadap kemajuan olahraga.

“ Kemenpora RI memberikan kepercayaan kepada Provinsi Jambi sebagai penyelenggara event Kejurnas dayung pada tahun 2019 ini karena 2 alasan. Pertama, Pemerintah Provinsi Jambi dinilai komitmen terhadap kemajuan olah raga, dan kedua Jambi dinilai briliant dalam mencetak atlet dayung yang berprestasi, tidak hanya prestasi di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional. Dan pemerintah akan terus meningkatkan pembinaan terhadap olahraga dayung agar dapat terus berprestasi,” ungkap Raden Isnanta.

Raden Isnanta menekankan seluruh peserta agar terus meningkatkan prestasi dan berlatih maksimal guna mencapai prestasi yang lebih besar lagi di tigkat internasional. Dari 250 juta penduduk Indonesia, ada bibit unggul yang tersaring, sekitar 163 tersaring yang bertanding saat ini. 

”  Dari sekian juta penduduk, berarti Anda pilihan dari pilihan, ini nanti, akan direkrut jadilah yang terbaik dan silahkan berkompetisi lakukan dengan kekuatan penuh supaya menjadi yang terbaik di Asia Tenggara dan seperti yang disampaikan oleh Pak Menpora adalah kita harus menuju Asia dan mimpi terindah adalah olimpiade,” terang Raden Isnanta. (red JOS)

Kadis Pariwisata Jambi Teken MoU Tour de Singkarak di Bengkulu

Teken MoU pemerintah provinsi Sumatera Barat dan Jambi terkait TdS 2019 disaksikan gubernur Jambi, H. Fachrori Umar di Bengkulu/ft. Ist

Jambiotoritas.com, JAMBI – Provinsi Jambi tahun ini (2019) terlibat menjadi penyelenggara kejuaraan balap sepeda Tour de Singkarak. Jambi mendapatkan dua etape pada ajang bergengsi internasional itu. Etape yang bakal dilalui tour de Singkarak menempuh dua kabupaten dan kota masing-masing Kerinci dan Sungai Penuh masuk dalam etape 7 dan 8.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pemerintah provinsi Jambi menyepakati menjalin kerjasama pelaksanaan kejuaraan balap sepeda Internasional Tour de Singkarak 2019. Perjanjian kerja sama dua provinsi ini ditandatangani kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian dan Kepala Dinas Pariwisata Jambi, Ujang Hariadi.

Penandatanganan ini disaksikan Wakil Gubernur (Wagub), Nasrul Abit dan Gubernur Jambi, Fachrori Umar bertepatan dengan Rakor Gubernur se Sumatera, Selasa (9/7/2019) di Bengkulu.  Wakil gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengatakan, sejak TdS digelar 2009, baru tahun ini melibatkan provinsi tetangga yaitu Jambi. Selama 10 tahun pelaksanaan hanya melibatkan kabupaten dan kota di Sumbar.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian mengatakan, Iven internasional yang diikuti pebalap dari negara Eropa ini akan di gelar pada 2-10 November 2019 yang terbagi dalam sembilan etape.

Ini etape TdS 2019:
Etape I : Kota Pariaman – Tanah Datar.
Etape II : Pasaman – Bukittinggi.
Etape III : Payakumbuh – Sawahlunto.
Etape IV : Limapuluh Kota – Dharmasraya.
Etape V : Kabupaten Solok – Agam.
Etape VI : Padang Panjang – Solok Selatan.
Etape VII : Kayu Aro – Kerinci.
Etape VIII: Sungai Penuh – Pesisir Selatan.
Etape IX : Pesisir Selatan – Padang. (red JOS)

Ini Bakal Tarif Citilink, Palembang – Muara Bungo…?

Pesawat citilink/ foto Ist

PALEMBANG, Jambiotoritas.com – Maskapai Citilink membuka rute penerbangan langsung Kota Palembang, Sumatera Selatan menuju kota Muara Bungo, provinsi Jambi, mulai 25 Juni 2019, pekan depan. Jadwal penerbangan rute baru Palembang – Muara Bungo direncanakan tiga kali dalam sepekan yakni Selasa, Kamis dan Sabtu.

Menurut Manajer Distrik Sales Citilink Palembang, Bachtiar di Palembang, seperti dikutip dari Antara, Kamis (20/6/2019), mengatakan jam keberangkatan dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada pukul 08.25 WIB dan waktu tiba di Bandara Muara Bungo sekitar pukul 09.30 WIB.

Sebaliknya rute dari Muara Bungo berangkat pada pukul 10.20 WIB dan tiba di Bandara SMB II Palembang pada pukul 11.20 WIB. Pelayanan bagi pengguna jasa angkutan udara rute Palembang-Muara Bungo itu menggunakan pesawat ATR 72-600 dengan kapasitas 70 tempat duduk dan harga tiket Rp.1.043.900 untuk satu kali penerbangan.

” Pembukaan rute penerbangan tersebut untuk menghubungkan Kota Palembang dengan beberapa kota di provinsi sekitar Sumatera Selatan,” katanya. (red JOS)

Sumber  : Antara

Destinasi wisata lebaran, Merangin Garden di Serbu Masyarakat

Taman bunga Merangin Garden di Kota Bangko kabupaten Merangin, Jambi/ft. Ist

MERANGIN, Jambiotoritas.comMerangin Garden menjadi objek destinasi wisata baru bagi kabupaten Merangin, provinsi Jambi. Selama Idul Fitri 1440 H, tahun 2019 ini Taman bunga yang terletak di kelurahan pematang kandis kota Bangko ini ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah di Jambi.

” Sekedar melepas penasaran saja. Selama ini merangin garden cukup banyak diperbincangkan orang maupun melalui media sosial,” ujar Yani, warga kabupaten Bungo, Sabtu (8/6/2019).

Menurut dia, tempat ini cukup ramai dikunjungi masyarakat. Terutama masyarakat kabupaten tetangga seperti kabupaten Bungo, kabupaten Sarolangun juga kabupaten Tebo hingga warga kota Jambi. Apalagi moment lebaran, bagi mereka yang memang mencari tempat – tempat wisata untuk dikunjungi.

” Ada tempat buat foto-foto, plying fox. Lagi pula bunga – bunga lumayan banyak. Lumayan indahlah,” katanya.(red.JOS)

Bujang-Gadis Jambi Promosikan Daerah Tarik Wisatawan

Bujang – Gadis Jambi 2019 direbut perwakilan kota Jambi/ft. Jambi Otoritas

JAMBI,jambiotoritas.com – Bujang-Gadis Provinsi Jambi memiliki arti dan makna yang sangat strategis dalam konteks pengembangan budaya daerah Jambi yang merupakan bagian dari seni dan budaya bangsa Indonesia. Puncak acara Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Provinsi Jambi 2019, dimenangkan Gadis dan Bujang Jambi direbut perwakilan dari Kota Jambi.

“Meskipun budaya di setiap daerah berbeda-beda, namun kita disatukan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” kata gubernur Jambi, Fachrori Umar pada malam Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Provinsi Jambi 2019 di Ratu Convention Center (RCC) Jambi, Senin (29/04) malam.

Bujang dan Gadis Jambi harus bisa mempromosikan dan memperkenalkan seni dan budaya Provinsi Jambi baik di tingkat nasional maupun internasional. Provinsi Jambi, kata Gubernur, memiliki objek dan daya tarik wisata yang cukup beragam yang terdiri dari objek wisata budaya sejarah, wisata alam, wisata minat khusus dan wisata buatan.

“Untuk itu Bujang dan Gadis Jambi harus membekali diri dengan mempelajari seni budaya serta berbagai potensi yang dimiliki Provinsi Jambi. Perkembangan seni dan budaya suatu daerah merupakan daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung,” jelasnya. 

Menurutnya jika sektor pariwisata di suatu daerah berkembang, maka akan berdampak positif terhadap jasa lainnya seperti jasa perhotelan dan jasa transportasi, jasa komunikasi serta jasa perbankan.

” Kalau wisatawan banyak datang ke Jambi, tentu berdampak pada peningkatan penghuni hotel, transportasi, jasa komunikasi serta perbankan sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kita,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, Ujang Hariadi mengatakan pemilihan Bujang-Gadis Provinsi Jambi dilaksanakan untuk melestarikan dan menumbuhkan rasa memiliki kebudayaan dan pariwisata kepada generasi milenial dan bisa mempromosikan seni budaya dan pariwisata Jambi kepada semua orang, agar kelestarian budaya Jambi bisa dipertahankan.

” Bujang dan Gadis Jambi harus dapat menjadi media bagi generasi milenial Jambi untuk menggali, mengembangkan dan mempromosikan potensi-potensi kebudayaan dan pariwisata Provinsi Jambi pada umumnya, dan dapat melestarikan kebudayaan Melayu Jambi, karena generasi milenial Jambi adalah tonggak penerus untuk melestarikan kebudayaan Jambi,” kata Ujang.

Ujang mengatakan, Bujang dan Gadis Jambi yang terpilih nantinya akan bertugas sebagai duta kebudayaan dan duta wisata untuk Provinsi Jambi.  Tidak saja mempromosikan Jambi akan tetapi harus terjun langsung ke tengah masyarakat dalam kegiatan sosial maupun pendidikan di daerah,” katanya.(red JOS)

Jambi Siapkan Dua Etape Tour de Singkarak 2019

Rutenya dari Solok Selatan – Kerinci – Sungai Penuh dan Sungai Penuh – Pesisir Selatan

Wakil gubernur Sumatera barat, H. Nasrul Abit bersama Gubernur jambi, H. Fachrori Umar saat diwawancarai media di Sungai Penu/ft.Humas

SUNGAI PENUH, jambiotoritas.com –  Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum menyatakan bahwa Provinsi Jambi sedang menyiapkan 2 etape Tour De Singkarak Tahun 2019, yaitu dari Solok Selatan melewati Kerinci sampai ke Sungai Penuh. Dilanjutkan dari Sungai Penuh melewati Pesisir Selatan. Hal tersebut disampaikan Fachrori usai Pertemuan Bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat, Drs.H.Nasrul Abit terkait Etape Tour De Singkarak 2019, yang berlangsung di Kota Sungai Penuh, pada Sabtu (6/04/2019). Pada pertemuan tersebut, turut hadir Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

” Saat ini Pemerintah Provinsi Jambi beserta Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh tengah mempersiapkan diri dalam rangka penyelenggaraan Tour De Singkarak 2019. Kita tentu sangat bangga sekali, karena Provinsi Jambi pada tahun ini akan dilewati oleh Tour De Singkarak,” ujar Fachrori.

” Kita tadi telah melakukan pertemuan bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat untuk membahas Tour De Singkarak. Pada prinsipnya, mereka setuju dan sangat mendukung Provinsi Jambi masuk dalam etape Tour De Singkarak,” kata Fachrori.

Menurut Fachrori, Provinsi Jambi akan mendapatkan banyak multiplier effect dari event Tour De Singkarak yang etapenya akan melewati Provinsi Jambi, salah satunya adalah infrastruktur di daerah tersebut, khususnya jalan akan diperbaiki.

” Perekonomian masyarakat juga tentunya akan semakin meningkat seiring dengan diselenggarakannya Tour De Singkarak di Provinsi Jambi. Masyarakat luar negeri lebih mengenal Jambi, terutama pada sektor pariwisatanya, dimana Kerinci merupakan branding Pariwisata Provinsi Jambi untuk nasional,” ujar Fachrori.

Gubernur mengharapkan agar Tour De Singkarak 2019 bisa berjalan dengan sukses dan lancar, serta kedepannya Provinsi Jambi terus mendapatkan etape tetap pada Tour De Singkarak selanjutnya. 

” Dalam waktu dekat, kita akan segera melakukan perjanjian kerjasama dengan Gubernur Sumatera Barat sebagai salah satu persiapan melaksanakan Tour De Singkarak Tahun 2019,” jelasnya. 

Sementara itu dilain pihak,  pemerintah provinsi Sumatera barat siap memperpanjang jalur Tour de Singkarak dengan syarat jalan yang bakal dilalui bagus.  Menurut Wakil Gubernur Sumatera Barat, Drs.H.Nasrul Abit menyampaikan pada prinsipnya Sumatera Barat bersedia bekerjasama dengan Provinsi Jambi untuk memperpanjang (menambah) jalur Tour De Singkarak, sehingga nantinya Provinsi Jambi akan mendapatkan 2 etape pada Tour De Singkarak 2019. Syarat untuk etape Tour De Singkarak ini adalah jalan dari Solok Selatan ke Kerinci bagus dan jalan dari Sungai Penuh ke Pesisir Selatan juga bagus.

” Kita bersedia bekerjasama dengan Jambi untuk Tour De Singkarak ini, asalkan jalan yang akan dilewati kondisinya bagus, karena Tour De Singkarak ini tidak bisa dari Solok Selatan melewati Kerinci ke Sungai Penuh kemudian kembali lagi ke Solok Selatan, tetapi harus berputar dari Solok Selatan melewati Kerinci sampai ke Sungai Penuh kemudian dilanjutkan melewati Pesisir Selatan,” terang Nasrul.

“Jadi, langkah awal kita adalah membuat kerjasama antara Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jambi terkait penyelenggaraan Tour De Singkarak. Selanjutnya, akan ada tim survei dari Kementerian dan panitia Tour De Singkarak untuk melihat kondisi jalan serta persiapan lainnya termasuk pembiayaan,” tambah Nasrul.

Lebih lanjut, Nasrul mengatakan, setelah ada kerjasama antara Gubernur Sumatera Barat dan Gubernur Jambi untuk Tour De Singkarak, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan menindaklanjuti dengan melaporkan kepada Kementerian Pariwisata untuk meminta izin akan memperpanjang etape Tour De Singkarak.(red.JOS)

Angin Puting Beliung Tumbangkan Pohon Besar di Kebun Jeruk

Pohon tumbang dijalan kol. Abun Jani, kebun Jeruk kota Jambi, Jum’at (29/3/2019) petang /ft. jambi otoritas.

JAMBI, jambiotoritas.com – Pohon berukuran besar yang berada di pinggir jalan protokol Jl Kolonel Abunjani, atau didepan SPBU Kebun Jeruk Kota Jambi, Jumat (29/3/2019) sore pukul 17.15 WIB, tumbang melintang ke tengah jalan akibat diterjang angin kencang saat hujan deras yang melanda kota itu.

Tidak ada korban luka maupun jiwa, namun hanya kerugian materil karena salah satu warung serta satu sepeda motor di bawah pohon itu rusak berat tertimpa pohon besar tersebut. Akibat pohon yang tumbang ke jalan protokol itu, menyebabkan kemacetan lalulintas yang cukup panjang baik dari arah pasar pusat kota menuju Sipin dan sebaliknya. Sebagian terpaksa berputar balik menghindari kemacetan total. Petugas kepolisian tampak sibuk mengatur arus lalulintas yang macet total. 

Tidak lama setelah kejadian itu,  terlihat para petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Jambi langsung memotong batang pohon yang melintang ke jalan tersebut dan membersihkannya serta kemudian  dibuang.

Setelah hampir  tiga jam lebih petugas membersihkan pohon, lalu lintas kendaraan di jalan utama tersebut kembali normal dan lancar. Aliran listrik dan saluran kabel telepon yang sempat terputus akibat tertimpa pohon. (red. JOS)

Taman Tanggo Rajo di Bangun Menara Pantau

Kadis pora dan pariwisata Tebo, Mardiansyah/ft.jambi otoritas

TEBO, jambiotoritas.com – Objek wisata buatan taman tanggo rajo, di kelurahan Muara Tebo kecamatan Tebo tengah mendapat alokasi anggaran DAK 2019 untuk pembangunan menara pantau. Menurut kepala dinas pemuda olahraga dan pariwisata kabupaten Tebo, Jambi, Mardiansyah mengatakan pemerintah mengalokasikan pembangunan sarana ini sebesar 800 juta rupiah.

” Kita akan bangun satu menara pantau ditaman tanggo rajo dengan dana DAK tahun ini (2019) senilai 800 juta. Pengunjung nantinya dapat menikmati akses pemandangan dari sisi atas, ” ungkap, Mardiansyah, (21/3/2019) lalu.

Dikatakannya, direncanakan tinggi menara pantau sekitar 15 meter. Saat ini dispora tengah mempersiapkan prosesnya lelangnya.

” Diperkirakan kegiatan ini akan dimulai pada bulan Mei 2019. Lelangnya sekarang masih dalam proses, ” katanya. (red 01.JOS)

Pisang Goreng Cokelat ala Bunda Farel


Pisang goreng cokelat ala bunda farel/ft. Ist

Hari libur adalah waktu spesial kumpul 
dengan keluarga dirumah bersama buah hati. Nah, untuk memanjakan buah hati yang suka jajan. Bagi ibu ada tips membuat makanan cemilan dirumah dengan biaya murah. Tetapi tidak mengurangi nikmatnya sambil bercengkerama atau sambil menonton tayangan kesukaan dirumah. 

Ya!! namanya ‘pisang goreng krispi ala bunda’.  Bahannya murah dan simple dapat dibeli diwarung-dekat rumah anda. Membuatnya, tidak menghabiskan waktu yang lama. 

Bahan-bahan,  siapkan pisang kepok matang sebanyak 7 buah, iris tipis menjadi 3 atau 4 potongan, (sesuai selera). Kemudian Tepung roti dua ons dan tepung pisang sebanyak satu bungkus ukuran 80 gram. 

Tepung campur sedikit air sesuai keinginan,  celupkan pisang tadi.  Kemudian dipisang sudah dicelupkan dengan adonan tebung dilumuri dengan tepung roti. Dan terus digoreng,  setelah pisang berwarna kecoklatan angkat siran dengan creamer coklat atau bila ingin lebih nikmat dapat diberi coklat batang yang parut dan ditabur diatas pisangnya. 

Nah cukup mudahkan,  silahkan mencoba sambil menikmati liburan anda bersama keluarga tercinta dirumah. Selamat mencoba ya..!!  (red. JOS).

Disporapar Kembangkan Objek Wisata Dongkrak PAD


TEBO,Jambiotoritas.com – Langkah serius pemerintah kabupaten Tebo, Jambi, mengembangkan sejumlah objek wisata alam untuk menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD). Dengan pembenahan dari sisi sarana dan prasarana hingga membuat regulasi pendukungnya.

Berdasarkan data yang diperoleh sejak tahun 2017 dan 2018 jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara cukup banyak. Kalu merujuk ke rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) jumlah kunjungan ini sudah melebihi targetnya.

” Data yang kita peroleh jumlah kunjungan ke objek wisata di Tebo, kebanyakan wisatawan domestik. Kalau  dari luar (Manca negara) memang tidak terlalu banyak. Mereka mengunjungi beberapa lokasi diwilayah taman nasional bukit tiga puluh dan taman nasional bukit dua belas. Setiap tahun pasti ada wisman yang berkunjung disana,” kata kepala dinas pemuda olahraga dan pariwisata kabupaten Tebo, Mardiansyah, SE.ME, Rabu (13/2/2019) di Muara Tebo.  

Dispora dan pariwisata berupaya melakukan pembinaan dan memberikan pelatihan untuk Sumber daya manusia pengelola yang sifatnya individu atau usaha BUMdes. Pemerintah juga mendorong desa yang memiliki potensi objek wisata melalui program yang dikelola BUMdes. Misalnya objek wisata Danau Kepungo lake, kita fokuskan mendorong desa melalui dana desa membangun objek wisata didesa setempat. 

Selain danau Kepungo yang berada wilayah dua desa, di desa Balai rajo dan  desa cermin alam, kecamatan Tujuh Koto. Pemerintah juga punya ikon objek wisata sendiri yakni taman Tanggo rajo, di Muara Tebo dan danau sigombak, di Tebo ulu. 

” Objek wisata ini yang menjadi ikon pemerintah kabupaten Tebo ini. Penanganan kepengelolaannya dibawah disporapar Tebo. Namun kita belum menarik retribusi karena memang sejauh ini, regulasi tentang objek wisata ini belum ada. Sekarang kita sedang membangun sarana danbprasarana pendukungnya,” katanya.

Pemerintah sudah membangun sarana dan prasarana penunjang di objek wisatab Air panas di sungai bengkal kecamatan Tebo ilir. Disamping melakukan upaya pengembangan objek yang lain, seperti objek buatan, Lubuk tembesu di muara tebo. Objek ini hanya tinggal ‘dipoles’ saja. ” Sayangnya lahannya milik individu. Pemerintah hanya bisa membantu penguatan SDM pengelola saja. Tetapi kalau dana tidak bisa kecuali lahan itu dihibahkan ke pemerintah,” ujarnya.(red/David Asmara)