Warga Jambi Jalani Masa Inkubasi di Natuna

Korban Virus Corona menjalani karantina/foto Ist


Jambiotoritas,com, JAMBI – Kepala dinas kesehatan provinsi Jambi membenarkan empat warga Jambi turut dikarantina di Natuna, Kepulauan Riau. Mereka tergabung bersama warga negara Indonesia (WNI) lainnya yang dipulangkan pemerintah dari Wuhan, China.

“Iya benar, bersama dengan WNI lainnya yang dipulangkan dari Wuhan, China ada warga daerah kita,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Samsiran Halim, Kamis (6/2/2020).

Tetapi Samsiran belum mendapatkan data secara pasti. Namun demikian dia menegaskan empat orang warga Jambi yang saat ini berada di Natuna tengah menjalankan masa observasi sebelum dipulangkan ke daerah asal.

“Datan, by name by addres-nya belum diketahui, jadi kita belum tahu warga ini berasal dari daerah mana ” katanya

Menurut Samsiran mengatakan agar kepada kerabat untuk bersabar, karena jika WNI yang diobservasi di Natuna tersebut tengah menjalani masa inkubasi. Meski saat keluar dari negara China mereka dinyatakan dalam kondisi sehat, namun harus tetap menjalani masa inkubasi selama 14 hari.

Pemerintah tidak ada persiapan khusus saat warga Jambi tersebut dipulangkan ke daerah asal. karena jika sudah menjalani masa inkubasi dan mereka dalam kondisi sehat, dapat dipastikan bahwa mereka tidak terjangkit virus corona.

“Untuk persiapan khusus tidak ada ya, Karena jika sudah menjalani masa inkubasi berarti mereka benar-benar dalam kondisi sehat,” kata Samsiran.

Sementara itu, Pemerintah Kota Jambi sampai dengan saat ini telah menyiapkan 21 ruang isolasi dengan 34 tempat tidur. Ruang isolasi tersebut tersebar di 14 rumah sakit di wilayah Kota Jambi. (red JOS)

Sumber : Antara

Pelajar Hilang di Danau Kaco, Belum di Temukan

Tim gabungan Basarnas bersama Polisi, TNI, BPDB, Tagana dan pihak terkait lainnya sampai hari keempat masih terus melakukan pencarian terhadap seorang pelajar Sungai Penuh, Kerinci yang hilang sejak 1 Januari lalu disekitar kawasan Danau Kaco pasca korban teman-temannya berwisata ke lokasi danau yang sangat indah tersebut.(foto : ANTARA//Humas Basarnas Jambi


Jambiotoritas.com, JAMBI – Tim gabungan Basarnas bersama Polisi, TNI, BPDB, Tagana dan pihak terkait lainnya sampai hari keempat masih terus melakukan pencarian terhadap seorang pelajar Sungai Penuh, Kerinci yang hilang sejak 1 Januari 2020, lalu disekitar kawasan Danau Kaco. Melalui humas Basarnas Jambi, Muhammad Mujahid melalui rilisnya, tim gabungan sampai saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap korban pelajar yang dinyatakan hilang disekitar Danau Kaco yang terletak di Lempur, Kabupaten Kerinci pasca kunjungan wisata ke danau tersebut.

“ Pencarian dilakukan sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, dan pada hari ini tim Sar gabungan telah melaksanakan pencarian sampai ke daerah Danau Duo dan untuk pencarian dan tanda tanda masih nihil. Tim SAR gabungan membuat posko dan akan ‘stand by’ di lokasi malam ini dan akan melakukan pencarian besok pagi. Sejumlah unsur terlibat ada tim pos SAR Kerinci, diantaranya Polsek Gunung Raya, Kodim 0417 Kerinci, BPBD , Damkar, Tagana semuanya dari Kerinci dan ditambah dari Komunitas Pencinta Alam serta dibantu masyarakat setempat,” ,” kata Mujahid yang juga turun mencari ke lokasi bersama tim gabungan itu.

Dinformasikan bahwa korban hilang bernama Ikhsan Almughoni berusia 17 tahun, masih duduk di kelas 12 SMA Negeri Sungai Penuh, Kerinci. Korban bersama beberapa rekan-rekannya pergi menikmati pesona Danau Kaco, dan tiba Rabu (1/1/2010) sekitar pukul 13.00 WIB, setelah menempuh perjalanan dari Benteng Desa Manjuto Lempur dengan berjalan kaki sementara sepeda motor yang digunakannya dari Kota Sungai Penuh dititipkan atau di Parkir di Benteng Desa Manjuto Lempur. Kemudian pada pukul 16.10 WIB korban dan temannya pulang dengan jalan yang sama dan diperkirakan sampai di Benteng Manjuto Lempur sebelum magrib.

Dalam perjalanan pulang sesampainya di kawasan Mupening yang harus menyeberangi Sungai Ulu Ayik, korban lebih dulu berjalan dan meninggalkan teman temannya yang masih di belakang dengan jarak kira-kira jarak 100 meter. Namun pada pukul 18.10 WIB, tiga orang teman korban sampai di Benteng Desa Manjuto Lempur. Namun tidak menemui korban baik di Benteng Manjuto maupun selama perjalanan pulang sehingga melaporkan kehilangan Ikhsan. Korban Ikhsan adalah warga Desa Karya Bhakti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh sampai kini masih dalam pencarian tim gabungan SAR Basarnas Jambi.

Sumber : Antara/humas Basarnas Jambi

Ini Bakal Tarif Citilink, Palembang – Muara Bungo…?

Pesawat citilink/ foto Ist

PALEMBANG, Jambiotoritas.com – Maskapai Citilink membuka rute penerbangan langsung Kota Palembang, Sumatera Selatan menuju kota Muara Bungo, provinsi Jambi, mulai 25 Juni 2019, pekan depan. Jadwal penerbangan rute baru Palembang – Muara Bungo direncanakan tiga kali dalam sepekan yakni Selasa, Kamis dan Sabtu.

Menurut Manajer Distrik Sales Citilink Palembang, Bachtiar di Palembang, seperti dikutip dari Antara, Kamis (20/6/2019), mengatakan jam keberangkatan dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada pukul 08.25 WIB dan waktu tiba di Bandara Muara Bungo sekitar pukul 09.30 WIB.

Sebaliknya rute dari Muara Bungo berangkat pada pukul 10.20 WIB dan tiba di Bandara SMB II Palembang pada pukul 11.20 WIB. Pelayanan bagi pengguna jasa angkutan udara rute Palembang-Muara Bungo itu menggunakan pesawat ATR 72-600 dengan kapasitas 70 tempat duduk dan harga tiket Rp.1.043.900 untuk satu kali penerbangan.

” Pembukaan rute penerbangan tersebut untuk menghubungkan Kota Palembang dengan beberapa kota di provinsi sekitar Sumatera Selatan,” katanya. (red JOS)

Sumber  : Antara

Angin Puting Beliung Tumbangkan Pohon Besar di Kebun Jeruk

Pohon tumbang dijalan kol. Abun Jani, kebun Jeruk kota Jambi, Jum’at (29/3/2019) petang /ft. jambi otoritas.

JAMBI, jambiotoritas.com – Pohon berukuran besar yang berada di pinggir jalan protokol Jl Kolonel Abunjani, atau didepan SPBU Kebun Jeruk Kota Jambi, Jumat (29/3/2019) sore pukul 17.15 WIB, tumbang melintang ke tengah jalan akibat diterjang angin kencang saat hujan deras yang melanda kota itu.

Tidak ada korban luka maupun jiwa, namun hanya kerugian materil karena salah satu warung serta satu sepeda motor di bawah pohon itu rusak berat tertimpa pohon besar tersebut. Akibat pohon yang tumbang ke jalan protokol itu, menyebabkan kemacetan lalulintas yang cukup panjang baik dari arah pasar pusat kota menuju Sipin dan sebaliknya. Sebagian terpaksa berputar balik menghindari kemacetan total. Petugas kepolisian tampak sibuk mengatur arus lalulintas yang macet total. 

Tidak lama setelah kejadian itu,  terlihat para petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Jambi langsung memotong batang pohon yang melintang ke jalan tersebut dan membersihkannya serta kemudian  dibuang.

Setelah hampir  tiga jam lebih petugas membersihkan pohon, lalu lintas kendaraan di jalan utama tersebut kembali normal dan lancar. Aliran listrik dan saluran kabel telepon yang sempat terputus akibat tertimpa pohon. (red. JOS)