Asosiasi Kades Tebo Sayangkan Pernyataan Tujuh Kades “Bela” LAJ

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Mei 2019 23:57 0 168 jambiotoritas
GM PT. Lestari Asri Jaya, Widiyarsono/ft. Ist

TEBO, jambiotoritas.com –  Kesan keberpihakan tujuh kepala desa ” bela ” PT. LAJ pasca insiden pembakaran lima alat berat kontraktor perusahaan di desa Napal Putih kecamatan Sumay, pada 14 Mei 2019 lalu. Direspon ketua asosiasi kepala desa kabupaten Tebo, Sukatman. Menurut Sukatman, kepala desa harusnya memikirkan masyarakatnya daripada perusahaan.

Kepala desa Sungai Alai kecamatan Tebo tengah itu menyatakan bahwa dirinya tidak setuju dengan dengan sikap tujuh kades tersebut. Dimana dirinya akan meninjau ulang tujuan dan maksud pernyataan ketujuh kades tersebut.

“ Saya tidak setuju dengan ini semua. Karena seorang kades haruslah memikirkan masyarakatnya, daripada kepentingan perusahaan. Terlebih Perusahaan PT. LAJ, ” ungkap Sukatman dikutip dari laman bNews.com, Sabtu ( 25/5/2019).

Dikatakan Sukatman bahwa para kades di haruskan mengambil sikap yang pro pada masyarkat. Dilansir sebelumnya, tujuh kepala desa yang bersinggungan dengan wilayah konsesi PT. LAJ dan PT. Wanamukti Wisesa dalam kecamatan Sumay dan kecamatan VII Koto Ilir, kabupaten Tebo, provinsi Jambi menyatakan pelaku pembakaran alat berat PT.LAJ pada Selasa (14/5/2819) lalu, bukanlah representasi masyarakat adat kabupaten Tebo. Mereka juga menyatakan tindakan anarkis dilakukan kelompok perambah yang menguasai hutan produksi disana. 

Sementara itu, General Manager PT. LAJ, Widiyarsono mengakui bahwa dirinya memenuhi panggilan pihak Kepolisian daerah Jambi dan Kesbangpol Propvinsi Jambi. Dia menyatakan sedang memberikan klarifikasinya ketika tidak menghadiri acara sosialisasi dan koordinasi pengembangan kawasan ekosistem esensial (KEE) pada koridor gajah sumatera di wilayah penyangga bukit tigapuluh, di pendopo rumah dinas bupati Tebo, pada Kamis (23/5/2019) lalu. (red JOS)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA