Hari Santri Nasional di Jambi, Sy Fasha : Semoga santri mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI

waktu baca 2 menit
Selasa, 22 Okt 2019 22:07 0 200 jambiotoritas

Santiwati Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al Hidayah dalam peringatan Hari Santri yang ke-4 tahun 2019. Santri se-Kota Jambi tampilkan kreatifitas dalam peringatan hari santri. (sumber ; ANTARAJAMBI)


Jambiotoritas.com, JAMBI – Peringatan Hari Santri ke 4 tahun 2019, se Kota Jambi di pusatkan di Pondok Pesantren Modern Al-Hidayah Kota Jambi, Selasa (22/10/2019). Para santri se-Kota Jambi itu melakukan upacara pengibaran bendera yang dirangkai dengan penampilan keterampilan kreatifitas dan kesenian santri dan santriwati dari tiap-tiap pondok pesantren.

Dalam peringatan hari santri tersebut, santri di kota itu ingin menunjukkan bahwa selain menuntut ilmu agama, santri turut di ajarkan berbagai disiplin ilmu lainnya yang menuntut kreatifitas para santri. Berbagai Kreativitas dan kesenian di tampilkan para santri di kota itu, mulai dari penampilan shalawat, hadrah, marching band, kolosal hingga silat ditampilkan santri di kota itu di hadapan Wali Kota Jambi Syarif Fasha.

Dalam peringatan hari santri itu, Wali Kota Jambi, Sy Fasha menyatakan diharapkan lembaga pendidikan pondok pesantren kedepan mampu menjadi pilihan utama orang tua dan anak dikota Jambi sebagai sarana tempat menuntut ilmu.

” Pondok pesantren mengajarkan agar berada di depan memimpin kelompoknya, di tengah mengayomi kelompoknya dan di belakang mendorong kelompoknya untuk menjadi lebih baik,” katanya.

Dalam peringatan hari santri tersebut, Fasha menyampaikan program pemerintah kota terhadap lulusan pondok pesantren yang menjadi penghafal Al Qur’an atau hafiz dan hafizoh. Menurut dia, pemerintah kota Jambi, dalam beberapa tahun terakhir telah merekrut lulusan pondok pesantren penghafal Al Qur’an untuk menjadi guru tahfiz di SD dan SMP negeri di kota itu. Dengan merekrut guru tahfiz tersebut diharapkan anak-anak di Kota Jambi mampu menjadi penghafal Al Qur’an minimal satu juz.

“Saya bukan penghafal Al Qur’an, tapi dengan kewenangan yang saya miliki, kita akan mencetak sebanyak-banyaknya penghafal Al Qur’an, dan semoga santri mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI,” kata Syarif Fasha. (red JOS)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA