Tawar Harga Pepaya Berujung Maut di Pasar Atas Bungo

waktu baca 2 menit
Sabtu, 9 Apr 2022 22:37 0 143 jambiotoritas
Korban penganiayaan pedagang buah dipasar atas muara Bungo ketika terkena tikaman senjata tajam dibagian perut dan tangan sebelum dilarikan ke RSUD H. Hanafie oleh warga/foto Ist

JambiOtoritas.com, BUNGO – Tawar menawar harga pepaya antara pembeli dan pedagang buah di pasar atas, kelurahan muara Bungo kecamatan pasar Bungo kabupaten Bungo berakhir penikaman AS, seorang warga Kelurahan Tanjung Gedang, Kecamatan Pasar Muaro Bungo, Sabtu (9/4/2022) pagi. Pihak kepolisian menyebutkan korban akhirnya meninggal dunia setelah sempat dilarikan warga ke RSUD H. Hanafie Muara Bungo.

Menurut informasi seorang saksi mata dilokasi peristiwa penikaman oleh R pedagang buah terhadap korban As. Korban, kata dia, tampak memaksa menawar harga pepaya Rp. 10.000, tetapi tidak diterima oleh R yang menetapkan harga Rp. 13.000,-. Hingga keduanya, saling cekcok setelah korban melakukan penawaran itu., Korban melemparkan kayu kebahu pelaku. Karena tidak terima dengan perbuatan korban, pelaku akhirnya mengejar dan menikam korban dibagian tangan dan perut, pelakupun langsung melarikan diri.

” Korban langsung melemparkan kayu ke bahu pelaku. Pelaku yang emosi langsung mengejar korban dan menikam bagian tangan dan perut korban,” kata saksi Rami menuturkan.

Terpisah Kapolres Bungo, AKBP. Guntur Saputro menyatakan pelaku penikaman korban As, kabur setelah melakukan penganiayaan terhadap korban. ” kita masih memburu pelaku yang telah melakukan penganiayaan terhadap korban,” AKBP. Guntur Saputro.

Menurut Kapolres Bungo ini menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Sabtu (9/4/2022), sekitar pukul 09.00 wib, saat pelaku dan korban mengalami cekcok antara pembeli dan pedagang buah dipasar atas. Kejadian itu mengakibatkan korban AS, warga Kelurahan Tanjung Gedang, Kecamatan Pasar Muaro Bungo meninggal dunia.

” identitas pelaku sudah dikantongi dan saat ini masih dalam pengejaran oleh petugas. Perkelahian ini mengakibatkan penikaman dibagian perut dan tangan korban. Warga sempat membawa korban penikaman ini kerumah sakit umum RSUD H. Hanafie Bungo, yang kemudian meninggal dunia,” ucapnya (JOS)

Penulis : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA