Tragis ART Pejabat di Tebo Jadi Korban Pencabulan Hingga Melahirkan

waktu baca 2 menit
Rabu, 24 Mei 2023 22:22 0 555 jambiotoritas

JambiOtoritas.com, TEBO – Dua tahun bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) dirumah seorang pejabat tinggi di lingkungan pemkab Tebo. Justru malang yang dialami seorang gadis bernama samaran melati (18). Ironisnya, Melati adalah sosok gadis belia yang ternyata tuna wicara (Bisu).

Beberapa minggu lalu, dia terpaksa harus melahirkan seorang bayi perempuan hasil hubungan gelap dengan pria tak bertanggungjawab. Berdasar pengakuannya, pria tak bertanggungjawab yang diduga menghamili melati disebut bernama Muhamad Ravi warga pasar Muara Tebo.

” Kami tidak tahu kemana mau mencari bapak bayi ini. Kami berharap dia bertanggung jawab atas perbuatannya terhadap kemenakan kami, ” kata Fatimah, menuturkan kepada sejumlah wartawan, Rabu (24/5/2023) di kediamannya di desa Tuo Sumay.

Pihak keluarga yang mengetahui melati ini, melahirkan seorang bayi perempuan tanpa pria yang bertanggungjawab kemudian menjemputnya dari rumah bapak Jumrah, tempat dia bekerja dan membawanya pulang ke rumah Fatimah di desa Tuo Sumay ini. Karena korban tidak ada tempat tinggal lain bahkan kedua orang tua korban sudah meninggal dunia.

” Pengakuannya, pelakunya seseorang yang mengaku bernama Muhamad Ravi yang sampai sekarang tidak ada tanggungjawab sama sekali. Awalnya dia, diajak jalan – jalan naik motor ke seputaran GOR. Disanalah dia diajak berhubungan badan hingga beberapa kali. Sewaktu diberi tahu bahwa Melati hamil, pelaku itu langsung memutus komunikasi dengannya, nomor HP korban langsung diblokir,” kata kakak Melati.

Sementara itu, kepala desa Tuo Sumay, Azri menyatakan bahwa untuk menindaklanjuti masalah ini ke adat belum bisa dilakukan. Karena siapa sebenarnya pelaku yang menghamili Melati belum ditemukan itupun belum ada kepastian kebenarannya. Dimana kami akan mencari, identitas dan alamat pelaku ini belum diketahui pasti.

” Kami berharap bantuan media untuk membantu agar si pelaku ini dapat segera bisa ditemukan dan bertanggungjawab atas kejadian ini. Lagi pula, korban saat ini hidup menumpang dengan keluarga yang serba kekurangan ini. Bagaimana nasib anak ini kedepan,” kata Azri.(JOS)

Penulis : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA