Langgar Kesepakatan, Rakit PETI Dompeng di Tebo Dibakar Massa – Polisi Diminta Tindak Tegas

waktu baca 2 menit
Kamis, 15 Okt 2026 14:49 268 JambiOtoritas
Rakit PETI Dongfeng yang dibakar di desa Puntikalo, kamis 15/10/2026) siang /foto Ist/JOS

JambiOtoritas.com, TEBO – Konflik penambangan emas tanpa izin (PETI) Dompeng Sungai di aliran Batanghari kembali memanas. Warga Desa Puntikalo membakar satu unit rakit PETI milik penambang yang diduga berasal dari Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Kamis (15/10/2026). Pembakaran dipicu pelanggaran kesepakatan antar desa. Rakit PETI tersebut nekat beraktivitas dan masuk jauh ke wilayah Desa Puntikalo, padahal sebelumnya telah disepakati untuk mundur.

Aksi pembakaran terjadi sekitar pukul 11.45 WIB hingga 13.30 WIB. Berdasarkan informasi di lapangan, massa terlebih dahulu mempreteli mesin rakit sebelum membakarnya hingga hangus di tengah sungai. Dalam peristiwa itu, satu orang dilaporkan menjadi korban dan dilarikan ke rumah sakit.

Sementara itu, Kepala Desa Puntikalo, Faharizal, membenarkan pembakaran tersebut. Dia menegaskan bahwa kejadian bentuk pelanggaran serius.

“Benar, warga yang membakar. Karena rakitnya sedang beraktivitas dan sudah masuk wilayah Desa Puntikalo. Itu jelas melanggar kesepakatan,” tegas Faharizal saat dikonfirmasi, Kamis siang.

Faharizal menyebut, masyarakat Puntikalo kini menuntut pertanggungjawaban Kades Teluk Langkap. Kades Teluk Langkap didesak menandatangani komitmen untuk menarik mundur seluruh rakit PETI dari wilayah Puntikalo.

“Habis ini warga akan rapat lagi untuk menentukan barang bukti mesin ini mau diserahkan ke Polsek atau ke Polres,” tambahnya.

Hingga berita ini ditayangkan, aparat kepolisian belum memberikan keterangan resmi. Polisi diminta segera turun ke lokasi dan bertindak tegas untuk mencegah konflik antar warga dua desa meluas.

Aparat juga didesak menegakkan kesepakatan yang telah dibuat dan menertibkan aktivitas PETI Dompeng yang beroperasi di Batanghari, yang menjadi sumber konflik berkepanjangan antara Desa Puntikalo dan Teluk Langkap. (JOS)

Editor : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA