bagikan
Lokasi illegal drilling dikabupaten Batanghari Jambi /foto Ist

JambiOtoritas.com, TEBO – Kepolisian daerah Jambi menyatakan menangani sebanyak 64 perkara kasus illegal drilling. Dari jumlah tersebut 14 orang pemodalnya sudah berstatus tersangka.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi, Kombes. Pol. Sigit Dany Setiyono mengatakan bahwa dari 64 perkara penambangan ilegal tersebut total tersangka sebanyak 74 orang dan diantaranya ada 14 orang sebagai pemodal yang kami tetapkan juga sebagai tersangka utama.

” Dalam upaya penindakan perkara penambangan ilegal, Polda Jambi memastikan tidak ‘tajam ke atas tumpul ke bawah’. Kami juga mengejar para pemodalnya dan bila cukup bukti ditetapkan sebagai tersangka utama,” kata dia, Kamis (11/3/2021) kepada sejumlah wartawan di Mapolda Jambi.

Menurutnya, Polda tetap profesional menangani kasus penambangan minyak ilegal di Jambi. Para pemodalnya akan buru untuk dijadikan tersangka.

Hingga saat ini pihak Polda Jambi terhadap pemodal besar yang mendanai pelaku aksi penambangan minyak ilegal di Kabupaten Batanghari, Sarolangun dan Muaro Jambi dalam proses pencarian.

“Pelaku tindak kejahatan lingkungan harus ditindak tegas agar mereka tidak lagi melakukan aksinya dan lingkungan kita bisa terjaga dan terawat,” katanya. (JOS)

Penulis : Herman