Hadiri Coffee Morning, DPRD Tebo “Angguk – Angguk” di Rumah Dinas Bupati

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Mei 2026 23:39 287 JambiOtoritas
Bupati Tebo Agus Rubiyanto (kiri) bersama wakil ketua DPRD Tebo, Ihsanudin (kanan) dalam acara coffee morning di rumah dinas bupati Tebo, Senin (4/5/2026)/foto Ist

JambiOtoritas.com, TEBO – DPRD Tebo beberapa waktu terakhir bereaksi keras terhadap pemerintah kabupaten Tebo. Sejumlah persoalan krusial menjadi sorotan dalam pandangan akhir fraksi – fraksi di DPRD Tebo. Terutama alokasi anggaran hutang pinjaman daerah pada PT. SMI yang memunculkan spekulasi hingga pergeseran anggaran pada APBD TA 2026 yang tidak dijelaskan secara formal kepada pihak DPRD.

Wakil ketua I DPRD Tebo, Ihsanudin menyatakan akan memanggil bupati Tebo untuk meminta klarifikasi terkait isu hutang pinjaman pemkab. Tebo yang sebelumnya telah disepakati dalam APBD 2026

” kesepakatan awal DPRD dengan pemerintah pinjaman itu Rp140 milyar yang telah di ajukan. Dengan adanya pengurangan itu bakal ada pagu yang jadi korban dan tidak akan di bangun. Dan dalam waktu dekat saya bakal minta klarifikasi dari pemerintah,” tegas Ihsan, pada Senin 13 April 2026 lalu.

Pernyataan dan sikap pimpinan DPRD tersebut, justru berbanding terbalik. Kredibilitas lembaga wakil rakyat itu menjadi ‘taruhan kepentingan’. Pimpinan DPRD beserta puluhan anggotanya, justru memenuhi ‘panggilan’ bupati Agus Rubiyanto yang dikemas dalam acara Coffee Morning, pada Senin (4/5/2026) di pendopo rumah dinas bupati Tebo, di jalan lintas Tebo – Bungo pal 2 Muara Tebo.

Disana wakil rakyat itu, mendapatkan klarifikasi dan penjelasan menyangkut hutang pinjaman pemerintah kabupaten Tebo kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Acara itu di hadiri oleh Wakil Bupati, Sekda, Kepala Bapperida, Bakeuda, Kadis Kesehatan, Kadis Dikbud, Kadis PUPR dan Direktur RSUD STS.

Sejatinya, secara formal kelembagaan DPRD Tebo yang memanggil pihak Pemda secara resmi. Dalam hal ini Bupati Tebo Agus Rubiyanto diharapkan menjawab isu – isu strategis daerah di gedung DPRD Tebo. Tetapi akhirnya publik diperlihatkan ironi,”suguhan” yang menjelaskan karakter pimpinan yang terkesan “melayani penguasa”.(JOS)

Editor : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA