RSUD STS Sudah Tender, Kabid BM : ” Kami tidak berani tender”

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Apr 2026 14:35 25 JambiOtoritas
JambiOtoritas.com, TEBO – Hingga akhir April 2026, tidak jelas proses akad pinjaman daerah kabupaten Tebo pada PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Diketahui sebelumnya, bahwa plafon pinjaman disetujui kementerian keuangan Rp100 milyar. Jumlah itu, untuk membiayai infrastruktur jalan sekitar 46 milyar rupiah dan 54 milyar rupiah dialokasikan untuk pembangunan di RSUD STS Muaro Tebo.

Badan keuangan daerah kabupaten Tebo, sejauh ini belum memberikan informasi mengenai hasil akhir proses pinjaman daerah tersebut. Upaya konfirmasi kepada Kepala Bakeuda, Hendri Nora, Kamis (30/4/2026) terkait kepastian akad dengan PT. SMI tidak ditanggapi.

Sementara itu, kegiatan belanja modal bangunan kesehatan, pengembangan kebidanan serta anak RI THT dan mata pada RSUD STS Kabupaten Tebo dengan sumber dana APBD (pinjaman daerah) senilai Rp25. 076.000.000 tender atau lelang pekerjaan itu sudah ditetapkan pokja ULP Tebo, PT Bumi Delta Hatten, sebagai pemenang lelang, tapi saat ini tengah dalam masa sanggah.

Dilain pihak, dinas PUPR terpantau belum menyampaikan ke ULP/UKPBJ, kegiatan – kegiatan yang akan diproses tender. Padahal alokasi dana pinjaman daerah dari PT. SMI direncanakan untuk membiayai pembangunan ruas jalan pal 12 – jalan 21 kecamatan Rimbo Bukang. Menurutbkepala dinas PUPR Kabupaten Tebo, melalui Kabid bina marga, Nusa Suryadi, mengatakan dokumen persiapan lelang kegiatan ruas jalan di biayai melalui dana pinjaman daerah sudah siap namun belum di tenderkan.

” Kita masih melihat kestabilan harga hal ini dikhawatirkan ketika sudah berkontrak harga justru malah makin tinggi bisa bertambah tidak karuan,” kata Nusa, Kamis (30/4/2026).

Nusa berargumen pihaknya mencermati situasional harga material kebutuhan proyek yang akan dijalankan. Apabila sudah berkontrak tidak ada lagi urusan dengan fluktuasi harga material.

” Meskipun itu resiko rekanan, tetapi hal ini juga menyangkut kemanusiaan. Kami saat ini belum berani menyampaikan dokumen tender karena masih menunggu akad antara Pemkab. Tebo dengan PT SMI,” kata dia.

Editor : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA