Usut Dugaan Penggelapan Dana Kartu Pra Kerja

Kartu program pra kerja pemerintah/foto Ist

JambiOtoritas.com, TEBO – Ada hal yang mengejutkan terjadi di desa Embacang Gedang kecamatan Muara Tabir kabupaten Tebo. Desas desus peserta program penerima kartu pra kerja disana, hanya menerima dana bantuan tersebut hingga separuhnya saja, kini informasi sudah beredar luas di publik.

Sumber JambiOtoritas.com, menyebutkan bahwa banyak warga desa Embacang gedang tertarik dengan tawaran yang disampaikan pelaku inisial ‘AB’ untuk didaftar sebagai calon penerima program bantuan kartu pra kerja yang dia tawarkan. Di desa kami cukup banyak yang menerima bantuan pra kerja ini, mungkin hampir seratusan orang. Sampai sekarang masih banyak yang masih menerima.

” Kami ngambil duitnya langsung dengan dia (AB, red) setiap bulan 300 ribu selama empat bulan. Ada juga yang baru menerima selama dua bulan ini,” ungkap sumber, yang minta namanya tidak dipublis, via sambungan telepon seluler, Rabu (7/9/2022) malam.

Menurut sumber ini, menuturkan, awalnya ditawarin ikut daftar program ini. Maka kami serahkan syarat yang dimintanya yaitu foto Copy KTP dan kartu keluarga (KK). Selama urusan ini, tidak pernah kami diminta menyerahkan rekening Bank atau membuat rekening baru.

” Tahunya, waktu duitnya cair kami dikasih tahu dan mengambil langsung dengan dia, jumlah 300 ribu sebulan. Kalau saya sendiri sudah bulan ke empat, tapi yang lain ada yang baru menerima untuk bulan kedua,” jelanya.

Kami tahunya, kata dia, setiap bulan dapat duit tiga ratus ribu itullah. Sebelumnya, tidak ada perjanjian apa-apa. ” Kartu pra kerja juga tidak ada diberi, pelatihan juga tidak ada kami lakukan,” ucapnya.

Sementara itu, AB yang berusaha dikonfirmasi enggan menjawab Jambiotoritas.com. Pesan Whatsapp yang disampaikan kepada AB justru diarahkannya kepada AD, seseorang yang diakuinya sebagai pamannya (keluarga).

” Sebaiknya bapak hubungi Paman Saya AD agar bapak tau permasalahan ini yg sesungguhnya. Beliau hanya berpesan seperti itu, agar bapak segera menghubunginya,” tulis pesan Whatsappnya, Kamis (8/9/2022) pagi.

Sementara itu, kepala bidang ketenagakerjaan dinas Perindagnaker kabupaten Tebo, Ali bato menyatakan bahwa program bantuan kartu pra kerja merupakan program yang langsung dilaksanakan pemerintah pusat (Kemenko Ekoin). Pendaftaran dilakukan langsung via online. Peserta yang telah dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan kartu pra kerja mendapatkan uang tunai 600 ribu rupiah selama empat bulan. Danaya ditransfer langsung ke rekening pribadi peserta masing – masing.

” Pemerintah kabupaten Tebo tidak punya data peserta program bantuan kartu pra kerja ini. Karena ini merupakan program pemerintah pusat,” ujar Ali Bato, Kamis (8/9/2022)

Dilain pihak, Kepala Polisi sektor Muara Tabir, Iptu. Trisman membenarkan informasi yang beredar dimasyarakat itu. Menurutnya, kebenarannya masih kami dalami sambil koordinasi dengan pihak Polres.

” kita memang ada mendapatkan informasi ini, sambil melakukan pengumpulan bahan informasi dan keterangan berapa banyak orangnya. Dan bagaimana prosesnya, sejauh ini belum ada yang melapor juga, ” katanya. (JOS)

Penulis : David Asmara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *