Warga Keluhkan Gas Melon Langka di Muara Tebo, Perindag Akui Sempat Langka

waktu baca 2 menit
Senin, 24 Feb 2025 12:49 1697 JambiOtoritas
Gas subsidi 3 kg /foto istimewa

JambiOtoritas.com, TEBO – Sejak sepekan terakhir liquid petroleum gas (LPG) bersubsidi 3 Kg atau gas melon sulit ditemukan di toko dan warung-warung di tingkat pengecer di kecamatan Tebo tengah, kota Muara Tebo. Kelanggkaan gas subsidi itu diakui pihak dinas Perindag dan UMKM. Menurut kepala bidang perdagangan, Edi Sopian mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak pangkalan terkait dengan kondisi saat ini.

” memang dalam beberapa hari kemarin sempat mengalami kelangkaan gas. Nanti akan saya coba telpon pihak agen, apabila dalam beberapa hari kemarin ada terjadi kelangkaan gas, ” kata Edi, Senin (24 /2/2025).

Edi Sofyan berasumsi bahwa, pasokan LPG subsidi 3 Kg di Kabupaten Tebo saat ini, sudah normal. Dia menyebutkan tidak seperti dikabupaten tetangga (Bungo) sempat memang terjadi kelangkaan disana.

” mungkin jadwal mereka kurang, rasanya pengiriman LPG sudah sesuai jadwal. Mungkin pas datang, gasnya tidak ada lagi, sudah di salurkan ke pengecer warung/toko,” katanya.

Dikatakannya, jadwal pengiriman LPG subsidi 3 Kg dari agen ke pangkalan kadang-kadang dua minggu sekali, ada juga seminggu sekali dan sebulan sekali tergantung pangkalannya sesuai rekomendasi dari agennya.

” Perasaan kalau di Tebo Tengah ini rata-rata banyak kok, ada yang seminggu atau sebulan sekali, banyak pengirimannya. Semua pasokan untuk pangkalan di salurkan oleh agen-agen yang ada di Kabupaten Tebo, seperti Rimba Jaya, Sultan Tebo Energi, Gumiwang dan Indah Jaya mandiri,” jelas Edi.

Berbeda dengan pihak Dinas Perindag dan UMKM. Warga kelurahan Tebing Tinggi Tebo Tengah, mengaku masih sulit mendapatkan gas hingga hari ini, Senin (24/2). Menurut Saribani, gas melon sulit di dapat sejak minggu lalu bahkan hingga hari ini.

Warga lainnya, juga mengatakan hal senada, dia mengaku saat beli gas melon kebetulan tinggal satu tabung lagi. ” Iya tinggal ini lah, habis tidak ada lagi di pengecer,” katanya. (JOS)

Editor : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA