Masyarakat Perbatasan Kabupaten Merangin – Tebo Usir PT. APN

waktu baca 2 menit
Senin, 16 Okt 2023 17:51 0 1011 jambiotoritas

JambiOtoritas.com, TEBO – Masyarakat petani dua kabupaten di Jambi, yakni kecamatan tabir timur kabupaten Merangin dan kecamatan muara Tabir kabupaten Tebo dipicu konflik atas kehadiran PT. Andika Permata Nusantara (APN). Setidaknya 7000 hektar objek lahan dengan izin prinsip yang ditandatangani bupati Tebo 2 periode H. Sukandar pada tahun 2022, dalam kecamatan Muara Tabir itu saat ini makin meruncing. Berbuntut masalah letak objek lahan yang tidak sesuai keinginan perusahaan ini, malah beberapa petani yang menggarap lahan mereka sendiri dilaporkan oleh oknum PT. APN di Polda Jambi.

Menyikapi masalah yang terjadi disana, kompak bahwa Kepala Desa se Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo ternyata sudah sepakat bersama untuk menolak kehadiran PT Andika Permata Nusantara ini. Penolakan ini tertuang dalam surat kesepakatan bersama 13 Juni 2023 lalu yang ditandatangani tujuh kepaka desa Kecamatan Muara Tabir

Tujuh kades ini yaitu, Kades Sungai Jernih Ali Mardiansyah, Kades Tambun Arang Hazil Azwar, Kades Bangun Seranten Nanang Kusmantio, Kades Pintas Tuo Muhamad Ipni, Kades Olak Kemang M Zein, Kades Bangko Pintas Iskandar dan Kades Embacang Gedang Albuzar.

“Ada kekhawatiran terjadi konflik berdarah jika perusahaan ini dipaksakan berdiri dengan polarisasi intimidasi,” kata Ali dikonfirmasi, Senin (16/10/2023).

Surat penolakan ini pun dikirimkan kepada Presiden Jokowi, Kapolri, Kapolda Jambi dan Gubernur Jambi.

Menurut dia, kehadiran PT APN ini membuat resah masyarakat karena adanya pemanggilan oleh pihak kepolisian. Pemanggilan ini adalah buntut adanya pelaporan dari PT. APN terhadap masyarakat dengan tuduhan dugaan penyerobotan lahan versi PT. APN dalam kawasan prinsipnya.

Sebaliknya pula, Ali menyatakan bahwa masyarakatnya selaku pemilik lahan tidak pernah menjual lahan kepada siapapun. Dan tidak ada menerima pembayaran darimana pun.

” kami sampaikan bahwa itu sama sekali tidak ada dan tidak benar,” tegas dia. (JOS)

Editor : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA