
JambiOtoritas.com, TEBO – Salah seorang kader partai Gerindra mengaku di jebak pada saat acara pertemuan antara calon Bacabup. Agus Rubiyanto (ARB) dengan warga eks hak pengusahaan hutan (HPH) di wilayah Kelumpang Jaya dan Sentano Kecamatan VII Koto Ilir, pada, Rabu (18 /9/2024). Seiring dengan informasi yang beredar di media sosial tentang dirinya tidak patuh dengan perintah ketua umum, Prabowo subianto yang menghebohkan.
Berkaitan dengan hal itu, Dinar warga Kelumpang Jaya, merupakam kader Gerindra menegaskan bahwa yang terjadi sebenarnya dia mengaku terjebak dalam hal itu. Menurutnya, memang sudah lama tim atau orang-orang Agus beberapa kali berupaya mendekati kita.
Baca Berita Terkait : Mantap! Tolak Rekom DPP, PAC Gerindra VII Koto Ilir Dukung Agus-Nazar
” Puncaknya, pada Rabu, 18 September malam tadi, ARB melakukan pertemuan di depan rumah saya di KM 22. Diwaktu itu, saya di jemput tim-tim waktu Pileg kemarin. Berbincang terkait kondisi politik saat ini dan mereka sudah didekati oleh tim Agus,”katanya.
Dan pada acara itu lanjut Dinar, terlihatlah, Topik bersama timnya, saya di panggil dalam acara itu dipaka mauikan dan dipersilahkan duduk. Sebenarnya, mereka (tim Agus) sudah mengetahui kalau saya adalah kader Gerindra.
” mungkin mereka iseng, tiba-tiba saya di pakaian baju oleh Topik selanjutnya dipersilahkan memberi kata sambutan. Terus terang saya memberikan kata sambutan yang isinya, keinginan masyarakat HPH, kalau cerita lain tidak ada, itulah kronologi kejadian yang semalam,” ungkap Dinar.
Lebih jauh, kata dia, bahkan dari tadi malam banyak postingan-postingan tentang saya. Sampai hari ini, di HPH mulai heboh di sosial media (Sosmed) bahwasanya Dinar tidak patuh kepada perintah Prabowo, ini yang akan saya luruskan dan hal itu ketidaksengajaan atau hanya jebakan. (JOS)
Editor : David Asmara