PLN Muara Tebo dan Vendor Dinilai Tak Profesional

waktu baca 2 menit
Sabtu, 8 Mar 2025 22:33 1168 JambiOtoritas

Pemadaman makin masif

JambiOtoritas.com, TEBO – Intensitas pemadaman listrik di bulan ramadhan 1446 H/2025 M ini semakin tinggi. Khususnya di wilayah Kecamatan Tebo Ilir dan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Belum tampak langkah kongkrit pihak PLN mengatasi kondisi hidup-mati arus PLN di wilayah itu. Ini terbukti dengan makin seringnya terjadi pemadaman listrik dibulan ramadhan tahun ini.

” Setiap bulan ramadhan, dari tahun ke tahun ya seperti ini, listrik padam terus, kadang pas mau buka puasa, kadang pas mau sholat tarawih,” ujar Anton, salah seorang warga Tebo Ilir kepada media ini, pada Sabtu (8/3/2025).

Dia juga mengatakan, ketika ditanya ke pihak PLN Muara Tebo, alasannya selalu masalahnya gangguan jaringan.

” Dari jaman baholak alibinya gangguan terus. Maksud saya apa tidak ada solusinya, sementara gangguannya terus menerus di titik yang sama, saya kira pihak PLN pasti sudah pegang data, dimana titik- titik yang rawan gangguan tersebut,” kata Anton.

Menurutnya, pembersihan jaringan dan penelusuran gangguan itu pihak PLN mempunyai rekanan atau vendor dari perusahaan lain.

” Artinya pihak PLN bayar rekanan untuk pembersihan dan penelusuran gangguan jaringan. Dengan demikian wajar kalau kita menduga disini ada permainan, antara pihak PLN dan vendor, karena permasalahan pemadaman listrik ini tidak pernah ada habisnya, dari tahun ke tahun seperti ini terus,” beber Anton.

Rizky Fadliansyah, Manager PLN Rayon Muara Tebo saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pemadaman malam ini dikarenakan adanya gangguan jaringan di desa penapalan, kecamatan tengah Ilir.

” Sedang ada gangguan di penapalan, petugas sedang melakukan penelusuran, mohon menunggu. Titik gangguan terjadi di arah percabangan ke dalam desa penapalan, memang kami belum eksekusi yang bagian dalam karena tadi eksekusi di jalan poros dulu,” katanya.

Manager PLN Rayon Muara Tebo itu, bahkan juga membenarkan seringnya terjadi pemadaman di kecamatan Tebo Ilir dan Tengah Ilir.

” Betul, kita menyumbang gangguan lumayan banyak untuk arah tebo ilir dan tengah ilir. Kami coba maksimalkan petugas yang ada untuk perbaikan di lokasi tersebut,” jelas dia.

Rizky juga tidak menampik terkait adanya kerjasama antar pihak PLN dengan rekanan untuk pemeliharaan dan penelusuran jaringan.

” Betul, untuk pekerjaan tersebut PLN unit induk berkontrak dengan PT Haleyora Power. Dalam hal kontrak kerjasama tersebut pihak PLN Muara Tebo hanya berperan menjalankan fungsi pengawasan dan evaluasi saja,” jelasnya. (JOS)

Editor : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA