
JambiOtoritas.com, TEBO – Kurator yang mengelola PMKS PT. Tebo dalam kondisi pailit diminta menghentikan semua aktivitasnya. Pasalnya, pengelolaan kebun kelapa sawit kemitraan koperasi Tujuan Murni yang dikelola tim kurator itu, sejak beberapa bulan lalu semakin merugikan petani.
” Bagi hasil semakin kecil dan tidak adanya transfaransi penggunaan dana. Tidak hanya itu bahkan kurator tidak melakukan tindakan terkait maraknya pencurian TBS,” ujar wakil ketua Koperasi Tujuan Murni, Hafizan Romy Faisal, Senin (21/4/2025) didampingi Ketua Koperasi Sulaiman dan sekretaris Koperasi, Deby Erwin beserta sejumlah anggota koperasi dan masyarakat kemitraan.
Menurut dia, dengan kondisi demikian, maka pengurus dan anggota Tujuan Murni mendatangi kantor perusahaan (PT. Tebi Indah dan PT. Pratama Agro Sawit) mengharuskan Kurator (pemegang kuasa pengelolaan perusahaan dalam kondisi pailit) segera menghentikan sementara waktu. Karena dinilai telah merugikan koperasi dan masyarakat.
” Kami menyampaikan terkait langkah Koperasi Tujuan Murni untuk mengelola kebun kemitraan dengan petani. Karena sudah tidak percaya dengan kinerja tim kurator saat ini,” katanya.
Dikatakan Romy bahwa dalam situasi yang telah terjadi terhadap pengelolaan oleh Kurator itu. Koperasi akan mendatangkan ahli perkebunan kelapa sawit untuk melakukan investigasi pada titik – titik yang menjadi perhatian untuk perbaikan, peningkatan perawatan dan keamanan.
” Beberapa kesepakatan telah dituangkan dalam berita acara pertemuan hari ini dengan konsultan dan pengurus tim Kurator. Mulai besok (22/4) semua aktivitas dihentikan, sementara waktu,” tegas Romy. (JOS)
Editor : David Asmara