Jaksa Bidik Anggaran Hasil TKD Tuo Sumay

waktu baca 2 menit
Selasa, 29 Apr 2025 22:10 1539 JambiOtoritas
Kastel, Febrow Adhiaksa Soeseno/foto dok JOS

JambiOtoritas.com, TEBO – Kejaksaan Negeri Tebo melakukan penyelidikan atas laporan masyarakat terkait pengelolaan anggaran desa Tuo Sumay, kecamatan Sumay. Sejumlah pihak sejauh ini sudah dimintai keterangan. Kepala Kejari Tebo melalui Kasi Intelijen, Febrow Adhiaksa Soeseno melalui pesan singkat WhatsApp menyatakan laporan dugaan penyelewengan DD Tuo Sumay TA 2021/2024 masih dalam penyelidikan Pidsus.

” Masih berjalan, masih tahap lidik di Pidsus”, kata Febrow, Selasa (29 /4/2025)

Dikatakan dia, Pihak – pihak yang sudah dimintakan keterangan. Selain Kades Tuo Sumay, juga bendahara desa, sekretaris desa (Sekdes) dan badan permusyawaratan desa (BPD).

Terpisah, ketua Koperasi sumber usaha desa, Z. A Juni, juga tak luput dari pemeriksaan. Dia diminta keterangan dalam kapasitas pengelolaan hasil kebun kelapa sawit di tanah kas desa.

” saya sudah berikan keterangan dan data laporan keuangan koperasi dalam pengelolaan tanah kas desa (TKD) Tuo Sumay yang kerjasama dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit rigunas agri utama (PT RAU),” kata Juni.

Menurut ketua Koperasi itu, hasil pengelolaan TKD Tuo Sumay dengan PT RAU sudah berjalan sampai sekarang sekitar 19 bulan. Dari koperasi dana yang masuk ditransfer ke rekening desa melalui Bank BPD (Bank9 Jambi) setiap bulan setelah dikurangi gaji pengurus dan kebutuhan ATK dan lainnya.

” Dana yang masuk ke rekening koperasi disetorkan melalui rekening desa jumlahnya, Rp400 jutaan. Itu selama kurang lebih 19 bulan. Disetorkan perbulan, setelah di potong honor pengurus dan administrasi, untuk kas koperasi tidak ada, karena uangnya cuma singgah saja,” katanya.

Juni menjelaskan bahwa pengelolaan TKD atau kerjasama dengan PT. RAU diatur dalam peraturan desa dan perjanjian kesepakatan antara koperasi dan PT RAU. ” Tugas kami koperasi hanya setor ke desa dan di desa ada pengelolanya. Setoran per bulan tidak sama, kadang 80 juta, bulan lalu cuma malah 72 juta,” katanya. (JOS)

Editor : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA