
JambiOtoritas.com, TEBO – Kondisional terakhir item pekerjaan cor rigid beton yang baru terselesaikan pada 31 Desember 2025 lalu, dikabarkan kini sudah mengalami pecah atau retak di beberapa bagian.
Hal ini di ungkapkan tokoh masyarakat desa Pagar Puding, anggota DPRD Tebo, Mursalin. Menurutnya, berdasarkan laporan dari warga setempat, pada Sabtu (10/1/2025). Dikatakan bahwa baru 10 hari setelah pengerjaan selesai, kondisi badan jalan rigid beton sudah mengalami keretakan panjang.
Dikatakan Mursalin, bahwa diketahui saat pengecoran jalan rigid beton waktu itu memang sedang dalam kondisi hujan. Selain itu semestinya pemadatan tanah di lakukan menggunakan compact (pemadatan). Tetapi sepertinya hanya compact itu hanya sekedar formalitas dilokasi, terlihat ketika hujan lebat kondisi struktur tanah bergerak seperti kurang padat.
” Selain itu jelas, struktur jalan seperti beton dasar yang tebal 10 cm itu cuma sekedar formalitas di pinggir, kelihatan jelas antara jalan dan bahu jalan yang retak,”tegasnya.
Dikatakannya, belum lagi pekerjaan beton yang seharusnya di lakukan finishing tidak di lakukannya. Pokoknya kacau dah pengerjaannya tidak sesuai dengan anggaran yang habis dengan fakta di lapangan.
” dengan kondisi tersebut, saya berharap agar komisi III DPRD Tebo dapat kembali untuk inspeksi turun ke lapangan,” katanya. (JOS)
Editor : David Asmara