
JambiOtoritas.com, TEBO – Aksi demonstrasi ratusan pekerja PT. Tebo Alam Lestari (TAL) menuntut hak – hak mereka yang di “kebiri” perusahaan. Tuntutan mereka diantaranya, kejelasan status pekerja di PT. TAL, Upah sesuai ketentuan UMP, BPJS kesehatan dan Ketenagakerjaan, dan Alat Pelindung Diri (APD) dalam menjalankan kerja.
Lebih jauh, massa menuding kabid PHI mengeluarkan pernyataan hoaks tentang aksi mogok pekerja kebun PT. TAL hanya dua afdeling, ketika turun ke lapangan beberapa hari lalu. Padahal semua pekerja di lima afdeling melakukan mogok kerja.
” Turunkan kabid PHI, apa yang kami sampaikan bukan hoak, pekerja makan ubi, anak – anak makan ubi. Dan ada dipecat pekerja yang diberhentikan tanpa hak pesangon,” kata Situmeang dalam orasi yang disampaikan di halaman kantor dinas tenaga kerja, transmigrasi, kabupaten Tebo, Rabu (18/2/2026).
Para pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja PT. TAL mengungkapkan ketidakpercayaan mereka terhadap kabid. PHI, Hendra Gunawan, ST. Pekerja itu menuding pihak dinas Tenaga Kerja “bermain mata” dengan PT. TAL.
” Kami karyawan PT. TAL kabid diganti, jangan ada permainan,” kata koorlap aksi, Situmeang.
Disebutkan dia, kami mau penjelasan, kenapa upaya yang kami lakukan lambat direspon. Sementara dari pihak perusahaan langsung ditanggapi. (JOS)
Editor : David Asmara