
JambiOtoritas.com, TEBO – Pilkades serentak kabupaten Tebo, pada 10 Juni 2026, di desa Teluk Rendah Ulu kecamatan Tebo ilir menyisahkan persoalan. Tim pemenangan calon kades nomor urut 01 menyampaikan protes keras terhadap hasil perhitungan suara yang dinilai mencederai pemilihan disana. Selisih suara kedua pasangan calon terpaut 57 suara untuk kemenangan calon 02.
Menurut ketua tim, Marbawi menyatakan pihaknya telah berupaya untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi. Secara prosedural penolakan terhadap proses pemilihan hingga penghitungan perolehan suara telah disampaikan kepada penyelenggara tingkat desa Teluk Rendah Ulu.
” Kami bersama tim pemenangan calon kades 01, ingin menyampaikan penolakan kami terhadap keputusan panitia penyelenggara pilkades kepada panitia pilkades serentak kabupaten Tebo. Menurut kami didalam pelaksanaan pemilihan menemui unsur – unsur dugaan kecurangan. Saksi kami menemukan jumlah kertas suara dalam kotak suara tidak singkron dengan daftar hadir (DPT),” ungkap Marbawi, Senin (15/6/2026) di kantor dinas PMD kabupaten Tebo.
Dikatakannya, ada kelebihan kertas suara sebanyak 55 kertas suara di TPS 02. Jadi, disitu ada dugaan kecurangannya, menurut kami (tim). Protes pada saat penghitungan suara juga sudah disampaikan kepada panitia tetapi tidak ada tindakan lebih lanjut.
Tidak hanya itu, sejumlah indikasi lain telah disampaikan secara tertulis kepada ketua panitia pemilihan kepala desa serentak kabupaten Tebo tahun 2026. Laporan itu diterima langsung oleh ketua tim pilkades di dinas PMD, Ihyahudin untuk segera ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Sementara itu, ketua Pilkades Serentak tingkat kabupaten Tebo, Ihyahudin membenarkan adanya laporan penolakan hasil penghitungan suara oleh panitia pemilihan desa Teluk Rendah Ulu. Menurutnya, laporan yang sudah masuk akan secepatnya diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
” Secara bersurat dari tim 01 sudah kita terima, nanti akan kita proses dan dilaporkan kepada pimpinan. Proses tindaklanjutnya perlu waktu 3 sampai 7 hari kedepan,” katanya. (JOS)
Editor : David Asmara