bagikan
mantan komisioner KPUD kota Jambi, Ferry Prayitno /foto JOS

JambiOtoritas.com, JAMBI – Sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) bagi KPU Provinsi Jambi, untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang di 88 TPS pada Pilgub Jambi. Bagi Pasangan Calon (Paslon) jelas membutuhkan strategi yang tepat, untuk bisa memenangkan Pilgub Jambi ini.

“Agar bisa memenangkan PSU ini, masing-masing Paslon dapat menerapkan empat strategi dengan konsep 4S” kata Pengamat Politik dari Lembaga Survei Aksara Data Research Center (ADRC), Ferry Prayitno kepada Jambiotoritas.com (Selasa, 30-03-2021).

Dijelaskannya, untuk strategi pertama yakni, “Saksi”. Adapun disini untuk saksi-saksi di 88 Tempat Pemungutan Suara (TPS) PSU tersebut, hendaknya dipilih dari warga yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS bersangkutan.

“Hal ini berguna, agar saksi tersebut bisa mengenal pemilih yang datang mencoblos di TPS tersebut, adalah benar warga di sana sesuai di DPT, apabila tidak mengenalnya maka saksi tersebut bisa mengajukan permohonan kepada ketua KPPS, dimana Saksi-saksi dan Pengawas TPS diperkenankan juga untuk mengecek identitas resmi pemilih bersangkutan, seperti KTP atau Suketnya,” jelas Ferry.

Dilanjutkannya, bagi seluruh saksi pasangan calon harus dibekali dengan pengetahuan mengenai tatacara pemungutan dan penghitungan suara yang mumpuni. “Seluruh saksi paslon harus benar-benar telah di bimtek, untuk menguasai betul teknis tersebut di TPS maupun untuk saksi di pleno tingkat PPK dan KPU” ujar Ferry.

Strategi kedua, yakni “Sosialisasi”. Pada PSU memang tidak ada masa kampanye, tapi bukan berarti Tim Paslon tidak boleh melakukan kegiatan sosialisasi, guna menyampaikan kapan hari pemungutan suara, pentingnya memilih dan mengajak pemilih datang ke TPS untuk mencoblos. Hal ini berdampak nantinya pada peningkatan partisipasi pemilih.

“Sosialisasi yang dilakukan, haruslah bisa menarik simpatik pemilih. Ini bisa dilakukan oleh Tim Paslon di wilayah tersebut dengan baik dan benar, tanpa melanggar hukum maupun protokol kesehatan Covid-19 tentunya,” ungkap Ferry.

Selanjutnya, strategi ketiga yakni “Sapa”. Kegiatan ini bisa dilakukan langsung oleh Tim Inti Paslon melalui tokoh atau pentolannya, untuk menyapa warga di TPS PSU tersebut. “Datangi segera pemilih di TPS tersebut dengan menyapa mereka, mendengar keluhan atau saran mereka langsung di lapangan. Ini efek kejutnya akan luar biasa dampaknya untuk perolehan suara, bila berhasil dilakukan,” papar Ferry.

Strategi pamungkas yakni “Solid”. Bagi Paslon harus mampu solid seluruh Tim pemenangannya, untuk kesuksesan PSU ini. Tim harus bisa menangkal semua tindakan pelanggaran hukum Pilkada, terutama money politik maupun intimidasi pemilih, dengan berkoordinasi bersama Bawaslu dan Polri.

“Berikan kebebasan kepada seluruh pemilih yang terdaftar dalam DPT, untuk datang ke TPS dan memilih Paslon pilihannya masing-masing,” pungkas mantan Komisioner KPU Kota Jambi ini (JOS).

Penulis : David Asmara