
JambiOtoritas.com, TEBO – DPRD kabupaten Tebo akan lebih responsif dan terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Menyusul gelombang aksi masyarakat yang tengah bergejolak sejak beberapa hari terakhir di wilayah Indonesia. Namun bersama pihak terkait DPRD telah menyusun skema antisipasi agar kejadian didaerah lain, seperti di Jambi tidak terjadi di kabupaten Tebo.
Menyikapi situasi saat ini DPRD Tebo secara internal telah membuat langkah strategis untuk menciptakan suasana kondusif dan mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban dalam wilayah kabupaten Tebo dalam rangka menghadapi wacana aksi unjuk rasa elemen mahasiswa di Tebo.
Wakil ketua DPRD Tebo, Sahendra menyatakan DPRD sudah melakukan pendekatan – pendekatan terhadap adik – adik mahasiswa dan siap menampung aspirasi dalam rencana aksi beberapa elemen mahasiswa di Tebo. Menurut Sahendra, menyampaikan aspirasi itu hak mereka yang dijamin undang – undang. Orasi atau demonstrasi hendaknya dilakukan dengan cara yang normal, damai, dan tidak anarkis.
” Semua anggota dewan siap hadir dan menerima aspirasi yang disampaikan. Melakukan RDP melalui perwakilan. Dengan adanya kondisi yang terjadi secara nasional ini, kita khawatirkan dan tidak ingin dalam aksinya nanti, ada penyusup yang tidak berkepentingan, atau ditunggangi kepentingan lainnya,” ujar Sahendra di gedung DPRD Tebo, Selasa (2/9/2025) usai rapat internal dewan menyikapi situasi yang berkembang secara nasional dan daerah.
Sahendra menyebutkan semua anggota DPRD Tebo akan menyambut baik rencana aksi solidaritas elemen mahasiswa di Tebo yang turut menyikapi perkembangan situasi dalam negeri saat ini.
” Saya minta nanti aksinya, tolong jaga kondisi tertib kabupaten Tebo. Sekarang ini kita butuh pembangunan di daerah, seandainya terjadi seperti di daerah lain, seperti makasar dan lain – lain sebagainya itu. Otomatis aset negara menjadi rusak. Kalau itu sampai terjadi, pembangunan otomatis aset yang tidak prioritas yang harus kita bangun, akhirnya yang menjadi prioritas utama menjadi tertunda,” katanya. (JOS)
Editor : David Asmara