
JambiOtoritas.com, TEBO – Dalam Pandangan akhirnya, fraksi partai kebangkitan bangsa (PKB) diparipurna LKPJ Bupati Tebo tahun 2025 menyoroti persoalan pengelolaan sampah pada OPD dinas LH- Hub. Menanggapi hal itu, dinas lingkungan hidup dan perhubungan (DLH-HUB) Kabupaten Tebo, menyatakan bahwa fenomena yang terjadi di Rimbo ilir adalah sampah liar.
” karena memang tidak adanya TPS di Kecamatan Rimbo Bujang tentu masyarakat membuang sampah jadi sembarangan dan muncul sampah-sampah liar. Tugas kami kalau ada sampah liar, seperti itu tetap di angkut tapi tentu dengan kemampuan dan fasilitas yang kita miliki,” ucap, kepala dinas LH- Hub, Eryanto, Rabu (15/4/2026).
Apabila DPRD ingin penjelasan tentang persoalan penataan dan pengelolaan sampah lebih jauh. Pihak DLH- Hub siap memberikan penjelasan.
” mungkin DPRD dapat membuka forum rapat dengar pendapat umum (RDPU). Biar nanti di ketahui, apa saja kendala yang terjadi di DLH-HUB,” katanya.
Namun demikian, Eriyanto, berharap semua pihak dapat ambil peran dan partisipasi disemua jenjang. Seperti pemerintah kecamatan (Pemcam), Pemdes, dan RT juga bisa proaktif mengatasi masalah persampahan. Karena permasalahan sampah bukan hanya DLH-HUB.
” Kalau ada sampah kami siap dan tetap kita angkat walau agak terlambat, karena fasilitas yang kami miliki di Rimbo Bujang hanya dua unit dump truk, sangat minim dengan banyaknya volume sampah tidak akan terkejar, tukang angkut pun tak mampu lagi,” ucapnya.
Sementara itu, anggota DPRD Tebo fraksi PKB, Imam Syafi’i mengatakan bahwa apa yang di sampaikan fraksi PKB saat pandangan akhir. Persoalan sampah sudah dibahas di hearing Komisi III.
” kemarin sudah kami sampaikan dan mereka berjanji sebagai pekerjaan rumah (PR)nya. Namun demikian, kami akan membahas secara internal komisi menyikapi tindaklanjutnya, seperti apa nanti,” katanya.
Hal senada juga dilontarkan, Ketua Komisi III DPRD Tebo, Dimas Cahya Kusuma. Menurut Dumas, komisi III akan memanggil pihak DLH-HUB karena permasalahan sampah ini, berada di lingkungan masyarakat. Apalagi cakupannya kabupaten Tebo, terkhusus dikecamatan Rimbo Bujang sampahnya paling banyak.
” Untuk skema pemanggilan DLH-HUB nanti kami yang akan mengatur, kita akan libatkan Camat terkait biar ada atensi khusus untuk mereka dalam RDP terhadap masalah sampah di Tebo,” kata Dimas (JOS)
Editor : David Asmara