
JambiOtoritas.com, TEBO – Forum diskusi masyakat Tebo (Fordmast) mensinyalir adanya dugaan penyimpangan APBD TA 2024, 2025 dan 2026. Dalam aksi demonstrasi tersebut disampaikan bahwa masyarakat menolak kebijakan hutang pinjaman daerah oleh pemerintah kabupaten Tebo pada PT. Sarana Multi infrastruktur (SMI) yang sudah termuat dalam APBD Murni TA 2026 ini. Perwakilan demonstran, Romy Faisal menyerah surat pengaduan (laporan tertulis) dengan disertai dokumen terkait yang diterima langsung kepala kejaksaan negeri Tebo, Abdurachman, SH.MH.
Pada kesempatan tersebut, Abdurachman mengungkapkan apresiasinya terhadap kepercayaan masyarakat kepada kejaksaan negeri Tebo. Dalam menjalankan Tusi Kejaksaan sebagai fungsi cek and balance, secara bersama guna kemajuan kabupaten Tebo.
Dia menyatakan sudah mendengar aspirasi – aspirasi yang disampaikan. Dan beberapa point – point tuntutan itupun sudah diterima sejak beberapa hari yang lalu.
” Tentu tugas kami di Kejaksaan Negeri Tebo sesuai dengan tugas dan fungsi (Tusi), kami ada bidang Datun, ada beberapa hal yang kami sampaikan kepada pemerintah kabupaten Tebo untuk menjadi koreksi dan pembangun,” ucap Abduracham.
Menurut dia, aspirasi ini akan menjadi kajian secara komprehensif Kejari Tebo. Dan Kejari akan fokus pada Tusi memfasilitasi kepada aspirasi terhadap seluruh masyarakat yang hadir pada saat hari ini.
” kami (Kejari Tebo) tetap berada ditengah masyarakat, dan ditengah Pemkab untuk mendukung seluruh kegiatan yang berkaitan dengan kemajuan Tebo dan bermanfaat untuk masyarakat, kami akan hadir disitu. Jadi nanti kalau ada laporan tertulis dan dokumen tertulis silahkan disampaikan kepada kami, untuk ditindaklanjuti,” katanya. (JOS)
Editor : David Asmara