TKD Turun Drastis, Pemkab Tebo Ajukan Proposal Pinjaman 140 Milyar ke PT. SMI

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Nov 2025 22:12 1255 JambiOtoritas

JambiOtoritas.com, TEBO – Pemerintah kabupaten Tebo menginisiasi pinjaman untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan dan sarana, prasarana kesehatan rumah sakit umum daerah pada TA 2026. Pinjaman itu diajukan kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp. 140 Milyar dengan proyeksi bunga pinjaman 5 hingga 6 persen pertahun.

Menurut kepala badan keuangan daerah kabupaten Tebo, Hendry Nora mengatakan inisiasi pemkab. Tebo ini akibat penurunan transfer keuangan daerah (TKD) mencapai 304 milyar lebih. Dia menyebutkan bahwa APBD TA 2026 lebih dari 49 persen terserap untuk belanja pegawai, ini sudah termasuk alokasikan untuk gaji PPPK kabupaten Tebo.

” Jika proposal pinjaman pembiayaan disetujui PT.SMI, maka APBD belanja pegawai dan belanja modal untuk pembangunan akan berimbang,” kata Hendry, Kamis (20/11/2025).

Dikatakan dia, diharapkan dengan adanya kebijakan pengurangan TKD dari pemerintah pusat. Jika pinjaman tersebut disetujui akan bisa mendobrak pembangunan infrastruktur akibat pengurangan TKD atau dari luar dana TKD tersebut. Prioritas yang akan dilaksanakan adalah infrastruktur jalan dan kebutuhan kelengkapan sarana bangunan rumah sakit dan pengadaan alat kesehatan disana.

” Direncanakan dari anggaran 140 milyar itu terdiri 80 milyar untuk alokasi infrastruktur jalan dan 60 milyar dialokasi ke rumah sakit (RSUD STS) untuk pengadaan alat kesehatan dan bangunan infrastrukturnya,” katanya.

Kata Hendri, rencana pinjaman dan alokasi penggunaan dana dari PT. SMI sudah dibahas, disetujui dan direstui oleh DPRD kabupaten Tebo (Badan anggaran) pada saat pembahasan kebijakan umum anggaran dan penyusunan plafon anggaran sementara (KUA- PPAS TA 2026).

Dengan kondisi saat ini, kekuatan APBD kabupaten Tebo masih diperbolehkan melanjutkan pinjaman pembiayaan oleh PT. SMI. Artinya, mekanisme yang dijalankan tetap sama seperti yang sudah berjalan saat ini.

” Sama dengan pinjaman kita yang lalu. Hanya saja kami belum mendapatkan informasi tentang bunga pinjaman yang bakal ditetapkan. Tetapi informasinya bunga ini antara, 5-6 persen pertahun,” ucap Hendry. (JOS)

Editor : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA