Soal Konflik Petani KTM, PT. Tebo Indah Absen di Forum Mediasi di Kantor Disbun Tebo

waktu baca 3 menit
Rabu, 6 Mei 2026 23:51 63 JambiOtoritas
Pengurus koperasi tujuan murni versi Hafizan Romy Faisal menyampaikan hasil rapat mediasi dikantor dinas perkebunan peternakkan dan perikanan Tebo, Rabu (6/5/2026)/foto JOS

JambiOtoritas.com, TEBO – Mediasi antara koperasi Tujuan Murni dan PT. Tebo Indah yang difasilitasi dinas perkebunan, peternakan dan perikanan kabupaten Tebo tidak mencapai keputusan. Pasalnya, pihak manajemen PT. Tebo Indah tidak menghadiri undangan pemerintah kabupaten Tebo dalam forum yang berlangsung di aula dinas perkebunan, peternakkan dan perikanan, pada Rabu (6/5/2026), siang.

Meskipun tidak dihadiri pihak perusahaan, namun manajemen PT. Tebo Indah melayangkan surat resmi yang ditandatangani direktur PT. Tebo Indah. Dalam suratnya itu, manajemen menyatakan bahwa PT. Tebo Indah masih melaksanakan hubungan kemitraan dengan koperasi Tujuan Murni (versi kepengurusan Ardani, Cs).

Bahwa kemudian adanya dinamika atau perbedaan kepengurusan koperasi Tujuan Murni, PT. Tebo Indah memandang bahwa hal tersebut merupakan ranah internal koperasi yang seharusnya mengikuti azas koperasi atau ketentuan hukum yang berlaku dan PT. TI tidak punya kewenangan untuk menilai keabsahan kepengurusan koperasi.

Sementara itu, ketua koperasi Tujuan Murni, H. Romy Faisal mengungkapkan bahwa forum rapat yang difasilitasi pemerintah kabupaten Tebo tidak menghasilkan keputusan yang menclearkan persoalan yang mereka bawa untuk diselesaikan dengan PT. Tebo Indah.

” sesuai perihal surat kami tentang kemitraan dengan PT. Tebo Indah. Tapi pihak perusahaan tidak hadir. Dan dalam ketidakhadirannya, mereka bersurat, dia masih mengakui pengurus koperasi yang lama. Kami menganggap itu hanya alasan yang dibuat – buat, jadi itu alibi mereka. Tidak punya dalil mereka mengatakan seperti itu,” ucap Romi, usai rapat dikantor dinas perkebunan, Rabu, petang.

Menurut Romi, Koperasi Tujuan Murni, menolak rencana pihak dinas perindustrian perdagangan, koperasi dan UMKM untuk memanggil pihak – pihak yang berkaitan dengan persoalan legalitas kepengurusan. Dia menilai hal tersebut bukan lagi ranahnya pemerintah.

” Jadi tadi kami menolaknya, kami tidak lagi mengindahkan itu. Tapi kalau mau dilakukan silahkan saja. Kami melihat itu, cuma hal yang dibuat -buat, tidak ada substansinya disitu,” katanya.

Namun demikian, pihaknya akan menindaklanjuti persoalan petani yang kemitraan dengan PT. Tebo Indah. Dan semua persoalan yang menyangkut hak, kewajiban dan tanggungjawab perusahaan.

” Kami akan melakukan hal – hal yang tidak bisa disampaikan disini. Yang jelas kami melihat tidak ada ketegasan dari pihak pemerintah terhadap persoalan konflik antara masyarakat petani dengan perusahaan khususnya koperasi Tujuan Murni dengan PT. Tebo Indah,” katanya.

Terpisah, kepala dinas perkebunan, peternakkan dan perikanan kabupaten Tebo, Heru Purnomo mengatakan pemerintah sudah memfasilitasi dengan membuka ruang mediasi antara pihak Koperasi Tujuan Murni dengan PT. Tebo Indah. Meskipun mediasi tidak berjalan dengan baik karena tidak dihadiri PT. Tebo Indah.

” Namun secara administratif kita hormati, manajemen PT. Tebo Indah menyampaikan sikapnya terkait kemitraan ini dan terkait dengan koperasi Tujuan Murni,” katanya.

Dikatakan Heru, bahwa pertemuan hari ini merupakan bagian dari proses evaluasi dan akan ada langkah tindaklajut kedepannya. (JOS)

Editor : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA