bagikan
Kondisi bangunan proyek turab penahan tebing yang roboh/foto Ist

JambiOtoritas.com,TEBO – Pembangunan Turab penahan tebing sungai di SP7 kecamatan Serai Serumpun, sepanjang 30 meter roboh. Proyek pokir anggota DPRD kabupaten Tebo Ateng Zailani yang disebut pihak dinas PUPR tersebut dianggarkan sebesar 150 juta dari APBD TA 2021 belum dibayarkan sama sekali.

” Belum dibayar, bahkan termin 30 persen juga tidak ada. Sebelum kejadian robohnya baru rencana jadwalkan turun PHO. Atas kejadian ini, saya sudah koordinasi dengan pak Ateng dan kontraktor CV Bima Perkasa dan kepala desa. Dan kontraktor siap membangun kembali, tetapi letak posisinya akan sedikit bergeser, ” kata kepala bidang SDA dinas PUPR kabupaten Tebo, A. Roni, ST, kamis (16/9/2021).

Dia mengatakan masa kontraknya masih dalam waktu kontrak. ‘Agus Bima’ tetap bertanggungjawab membangun kembali.

” Kontraktor juga belum ada mengambil uang pencairan sama sekali. Artinya belum ada kerugian negara dari kejadian ini, ” kata Roni.

Terpisaha rekanan CV. Bima Perkasa, Agus Bima menyatakan robohnya bangunan turap itu karena ‘umur proyek’ yang belum cukup sudah datang banjir. Segala yang menyangkut pencairan anggaran proyek belum ada dilakukannya.

” Itu saja belum ada ngurus pencairan, segala macamnya bahkan DPpun belum ada. Itu maka akan di ulang balik membuatnya,”kata Agus dihubungi via telpon selulernya, Jum’at(17/9/2021).

Namun demikian, Agus tidak mengetahui hubungan proyek yang dikerjakannya dengan proyek pokir anggota dewan Ateng Jaelani.

” Aku’kan dapat kontrak dari Kabid SDA(Roni) kalau ditanya masalah pokir, kurang tahu aku. Dak ada hubungan aku dengan Ateng, dia juga dak ada bantu, malahan orang-orang desa yang membantu memfasilitasi kemari itu,” ucap Agus.

Dikatakannya juga bahwa kerja awalnya hanya makan waktu selama tiga minggu. Kontrak pekerjaan itu tiga bulan, dan masih ada waktu sekitar 1,5 bulan lagi.

Dilain pihak, Ateng Jaelani anggota DPRD kabupaten Tebo partai Gerindra yang disebut proyek pokirnya belum terkonfirmasi untuk dimintai tanggapannya. (JOS)

Penulis : David Asmara