bagikan
Gambar ilistrasi Ist

JambiOtoritas.com, TEBO – Pasca pemilihan kepala desa Serentak kabupaten Tebo, 19 Desember 2020 lalu. Az kades terpilih desa Tuo Sumay dilaporkan warga, Hasan ke kepolisian resor Tebo dalam sangkaan kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.

Hasan yang merupakan paman korban Harum (14) (nama samaran) melaporkan Az pada Senin (21/12/2020) dengan bukti surat laporan nomor B/78/XII/2020/Reskrim, tanggal 21/12/2020. Dalam keterangan Hasan mengatakan bahwa Harum keponakannya itu telah di setubuhi terduga pelaku Az, beberapa kali. Kemudian menikahi Harum secara sirih.

” Sekedar untuk lepas tanggungjawab dan menghindari amarah warga atas perbuataanya. Dia menikahi Harum secara sirih, tidak secara resmi,” ungkap Hasan, Kamis (24/12/2020).

Hasan kemudian bertambah emosi kepada Az, dengan adanya rekaman percakapan tentang hubungan keduanya. Rekaman suara itu terdengar seperti suara antara Az dan Harum bersama temannya yang beredar luas dimasyarakat.

“Dalam rekaman yang beredar terdengar, bagaimana prilakunya (Az) semestinya sebagai orang tua tidak patut berbuat demikian pada keponaan saya itu. Apa lagi dia seorang calon pemimpin di desa tidak patut berbuat begitu. Seharunya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” katanya.

Lebih dari itu, Hasan berharap juga kepada bupati Tebo dapat mempertimbangkan kembali untuk melantiknya jadi kepala Desa Tuo Sumay. Sementara itu, Az yang dihubungi via telepon selulernya tidak tersambung. Bererapa kali dihubungi nomornya tidak aktif. (JOS)

Penulis : David Asmara