Rusdi Kok Bingung, Warga di Bungo Tebus Gas Melon Capai 50 Ribu
waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Feb 2026 21:13 674 JambiOtoritas
Tabung gas elpiji 3 Kg yang di subsidi pemerintah kerap terjadi kelangkaan dan melonjaknya harga di tengah masyarakat/foto Ist
JambiOtoritas.com, BUNGO – Persoalan terjadinya kelangkaan gas Elpiji 3 Kg dan mahalnya harga di kabupaten Bungo seperti terjadi pembiaran. Sejak beberapa bulan terakhir kondisi demikian dirasakan masyarakat bahkan berlarut-larut hingga saat ini.
Keluhanan disampaikan, salah seorang ibu rumah tangga di Muara Bungo, Misna. Menurutnya, harga gas elpiji tabung 3 Kg sudah melijit hingga 50 ribu rupiah/ tabung. Dia merasakan selain harga menjadi mahal, mencarinya juga terasa kesulitan saat ini.
” Pemerintah pasti tahu, pangkalan yang memilih menjual ke daerah luar wilayah distribusinya dibandingkan memenuhi kebutuhan diwilayahnya. Tolong lah hadir saat masyarakat merasakan susahnya mendapatkan gas subsidi ini,” harapnya. Senin (10/2/20206).
Terpisah pemerintah kabupaten Bungo, melalui dinas Koperasi, UKM dan Perindag Bungo mengaku kebingungan dengan kondisi yang terjadi. Dalihnya, klasik, ditengah kebingungan sembari tengah mencari solusi agar permasalahan ini cepat terurai. Dinyatakan Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Bungo, Rusdi Lesmana bahwa kondisi serupa tidak hanya terjadi di Bungo, kabupaten tetangga dan provinsi juga sama. Dia memastikan pihaknya dalam waktu dekat menemukan solusi.
” Masalah ini tidak terjadi di Bungo saja di Tebo dan Jambi juga sama. Kita masih bingung, saya sudah minta staf telusuri ke lapangan dan nanti kita juga panggil semua pangkalan,” kata Rusdi.
Dia menyebut bila ada terbukti pangkalan melakukan permainan akan dilakukan tindakan keras hingga pencabutan izin. Apalagi, kelangkaan ini terjadi jelang memasuki bulan suci Ramadhan, kebutuhan meningkat sedangkan pemasokan berkurang.
” Bersabar kita cek dulu, pangkalan dan agen, kalau ada indikasi pemain kita berikan sangsi pencabutan izin ,” ujarnya. (JOS)