DPRD Tebo Bereaksi Sikapi Konflik Manajemen PT. TAL dan Karyawan

waktu baca 2 menit
Rabu, 18 Feb 2026 23:15 937 JambiOtoritas
Pimpinan DPRD Tebo, Sahendra dan ketua Komisi II, Tibrani saat mediasi dan klarifikasi di aula rapat dinas Tenaga kerja dan transmigrasi kabupaten Tebo dengan perwakilan serikat pekerja PT. TAL yang menuntut kabid PHI diganti, pada Rabu (18/2/2026)/foto JOS

JambiOtoritas.com, TEBO – DPRD Tebo mengagendakan pemanggilan manajemen PT. Tebo Alam Lestari. Rencana RDP mengemuka usai wakil ketua II DPRD Tebo, Sahendra bersama ketua Komisi II, Tibrani menghadiri mediasi perwakilan pekerja dan serikat pekerja PT. TAL saat aksi demonstrasi di kantor dinas tenaga kerja dan transmigrasi, Rabu (18/2/2026) siang.

Pasca mediasi menuntut klarifikasi kepala bidang PHI Disnakertrans. Sejumlah perwakilan pekerja melakukan audiensi di ruang kerja wakil ketua II DPRD Tebo, Sahendra bersama ketua komisi II. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa DPRD akan memfasilitasi pekerja dan manajemen PT. TAL dalam forum rapat kerja bersama mitra kerja DPRD yang terkait persoalan yang berkembang saat ini.

” Tadi surat permohonan sudah masuk, secepatnya kita akan lakukan RDP. Dalam pertemuan yang kita ikuti tadi, kita menangkap beberapa persoalan tuntutan karyawan PT. TAL, seperti masalah upah, BPJS, status pekerja dan ada juga tentang armada,” ujar ketua Komisi II, Tibrani.

Menurut Tibrani, masalah itu karena menyangkut hal teknis akan diselesaikan dinas Tenaga kerja dan transmigrasi untuk menyelesaikan permasalahan – permasalahan itu. Namun demikian, perhatian dan sikap DPRD juga tertuju pada keputusan manajemen PT. TAL yang memberhentikan karyawan yang mogok kerja.

” kita akan meminta klarifikasi langsung kepada manajemen perusahaan terkait pemberhentian karyawan yang ikut aksi mogok kerja. Apakah tindakan itu sudah sesuai dengan aturan atau tidak?. Harapan kami, Komisi II karyawan yang diberhentikan itu kalau bisa dipekerjakan. Mengingat saat ini bulan suci ramadhan dan menyambut hari raya,” katanya.

Dikatakan dia, DPRD belum mendalami terhadap anjuran pihak disnakertrans terhadap konflik yang terjadi saat ini. Sejauh mana adanya tudingan indikasi komunikasi manajemen PT. TAL soal ‘arahan’ tertentu pada Disnakertrans.

” Masalah itu belum kita dalami, namun nanti kita mencoba berkomunikasi intens dengan manajemen perusahaan untuk memperjuangkan masyarakat kabupaten Tebo yang bekerja di PT. TAL tersebut,” katanya.(JOS).

Editor : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA