Sinergi Cegah Maladministrasi, Balai POM Jambi Gandeng Ombudsman Perkuat Layanan Publik

waktu baca 3 menit
Selasa, 22 Sep 2026 19:09 30 JambiOtoritas
Rombongan Balai POM Jambi dipimpin langsung Kepala Balai, Agus Riyanto, didampingi jajaran tim kerja bidang penindakan, pemeriksaan, pengawasan, hingga infokom dikantor Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi/foto Ist

JambiOtoritas.com, JAMBI – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Jambi menyambangi Kantor Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi, Selasa (22/9/2026). Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antarlembaga dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mencegah praktik maladministrasi.

Rombongan Balai POM Jambi dipimpin langsung Kepala Balai, Agus Riyanto, didampingi jajaran tim kerja bidang penindakan, pemeriksaan, pengawasan, hingga infokom. Kedatangan mereka disambut hangat Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi, Saiful Roswandi.

Saiful menegaskan, keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi tidak boleh mengurangi semangat pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai kedua lembaga memiliki peran yang saling melengkapi dalam menjaga kepentingan publik.

“Kita punya tugas masing-masing yang pada akhirnya bermuara ke masyarakat. Kami memastikan pelayanan publik berjalan maksimal, sementara Balai POM memastikan makanan dan obat-obatan yang beredar tetap aman. Walau ada efisiensi, kita harus tetap bekerja semaksimal mungkin,” ujar Saiful.

Sementara itu, Kepala Balai POM Jambi Agus Riyanto menyatakan komitmennya menghadirkan layanan yang transparan, profesional, dan sesuai SOP. Ia memaparkan sejumlah inovasi layanan yang tengah dikembangkan, salah satunya pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk layanan pengaduan dan informasi 24 jam.

Inovasi lain, Balai POM di Jambi membuka titik layanan tatap muka di kawasan Kota Baru (Anjungan) yang dilengkapi fasilitas video call langsung dengan petugas dan pengawasan CCTV.

“Kami juga rutin menggelar Forum Komunikasi Publik (FKP) setiap tahun untuk menyerap aspirasi dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga pelaku usaha. Kami memastikan seluruh fasilitas layanan ramah bagi penyandang disabilitas dan lansia, serta mengelola tim PPID secara optimal,” jelas Agus.

Dukungan terhadap ekonomi lokal juga menjadi perhatian. Balai POM di Jambi memiliki program pendampingan khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terkendala biaya.

“Kami memberikan bantuan pengujian laboratorium kandungan makanan secara gratis bagi UMKM yang membutuhkan. Harapannya, produk mereka bisa dipastikan aman dan memiliki daya saing di pasaran,” tambahnya.

Menanggapi inovasi digital tersebut, Saiful memberikan apresiasi. Namun ia mengingatkan bahwa tantangan utamanya adalah membangun kesadaran masyarakat untuk aktif memanfaatkan saluran pengaduan.

“Pemanfaatan AI ini sangat bagus sebagai penambah kekuatan kerja. Tugas kita sekarang adalah meyakinkan masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan kendala. Ingat, pengawas utama pelayanan publik itu adalah masyarakat sendiri, dan Ombudsman hadir sebagai perantara perbaikan,” kata Saiful.

Melalui pertemuan ini, kedua lembaga sepakat memperketat pengawasan dan menindaklanjuti setiap masukan masyarakat demi mewujudkan pelayanan publik yang prima dan terpercaya di Provinsi Jambi.(JOS)

Editor : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Jelajah Berita

  1. Politik Praktis Si Pak SEKCAM (524,863)
  2. Bisnis Loading TBS Tidak Berizin Menjamur, Dampaknya Mengancam Masyarakat (485,604)
  3. ” Hukum Rimba” Jadi Pilihan Karena Kekecewaan Warga ? (377,456)
  4. Edukasi Gizi Seimbang Anak, Kodim 0416/Bute Gelar Program Dapur Masuk Sekolah di MI Alwasiah (160,702)
TONTON VIDEO PILIHAN
Personil Damkarmat Tebo giat pemadaman lahan dipermukiman warga di seputar GOR Muara Tebo
Kecelakaan kerja karyawan PT. PHK di Tebo ilir kab Tebo Jambi
LAINNYA