Tiga TSK Karhutla di Kawasan HPT Terancam 10 Tahun Penjara

waktu baca 2 menit
Sabtu, 14 Sep 2019 10:48 0 33 jambiotoritas
Tiga orang ditetapkan tersangka pembakaran hutan produksi tetap wilayah kecamatan Pelepat oleh Polrest Bungo, DD, AG dan YB/ft. Ist

Jambiotoritas.com, BUNGO – Kepolisian resort Bungo menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan. Pembukaan lahan hutan produksi tetap (HPT) diwilayah kecamatan Pelepat untuk perkebunan kelapa sawit menyebakan sekitar 100 hektar lahan hutan itu terbakar.

Menurut kepala kepolisian resort Bungo, AKBP. J.J. Morais, S.IK menyatakan ketiga orang TSK, DD, AG, dan YB berhasil diamankan untuk penyidikan lebih lanjut. Ketiganya terancam dengan hukuman penjara ninimal 3 tahun dan maksimal 10 Tahun denda paling sedikit Rp.1,5 Milyar paling banyak Rp.5 Milyar. Kepada mereka dijerat dengan pasal 92 ayat (1) huruf a atau pasal 82 ayat (1) huruf b, UU RI No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan atau pasal 78 ayat (3) UU RI No 41Th 1999 tentang Kehutanan.

Kapolres AKBP. Morais.S.IK menjelaskan bahwa sejak tahun 2017 yang lalu, mereka membuka kawasan hutan dengan cara menebas dan menebang dan menanan sawit, tanggal 28 Juli 2019 yang lalu sekira pukul 14,00 WIB mereka melakukan perawatan kebun sawitnya.

” Tersangka DD sengaja membakar kayu berdiameter 1 meter dengan tujuan agar kayu tersebut tumbang. Setelah itu dia meninggalkan lokasi. Kemudian, pada hari Jumat, 2 Agustus 2019, pelaku DD mendapat informasi dari saksi bernama Firdaus bahwa ada kebakaran lahan di dekat kebun miliknya,” jelas Morais, pada Jumpa Pers, Jum’at (13/9/2019) di Muara Bungo.

Dikatakannya, sehari kemudian, Sabtu (3/8/2019) tim unit Tipidter mendatangai TKP, dan melakukan penyelidikan. Setelah penyelidikan di TKP, akhirnya tim Tipiter
langsung menangkap pelaku. Saat ini para pelaku telah diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

” Selain mengamankan terduga pelaku itu, penyidik juga berhasil mengamankan barang bukti, kayu bekas terbakar, satu bilah parang, satu unit mesin chainsaw dan satu lembar peta hasil pengecekan koordinat hostpot,” pungkasnya. (red JOS)

Editor : David Asmara

Sumber : Bungonews

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA