Sekda Tebo Disorot Demo FORMAS: Urusan Genset Polda hingga Dugaan Konflik Kepentingan di PT MUD

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Jul 2026 23:14 112 JambiOtoritas
Unjuk rasa Forum masyarakat akal sehat di kantor bupati Tebo minta klarifikasi hibah genset ke polda Jambi dan PKKPR PT MUD di desa tanah garo, pada Kamis (30/7/2026)/foto JOs

JambiOtoritas.com, TEBO – Kinerja Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo, Sindi, tengah menjadi sorotan publik. Ia didesak menjelaskan kapasitasnya sebagai Ketua Tim TAPD yang beririsan dengan jabatannya sebagai Ketua Tim PKKPR PT Mahesa Unggul Dolominda (MUD).

Sorotan itu mengemuka dalam aksi unjuk rasa yang digelar Forum Masyarakat Akal Sehat (FORMAS) di depan Kantor Bupati Tebo, Kamis (30/7/2026).

Massa mempertanyakan urgensi belanja APBD Tahun Anggaran 2025 senilai Rp548 juta untuk pengadaan genset yang kemudian diserahkan kepada Polda Jambi yang nota bene tanpa adanya proposal.

FORMAS menilai proses hibah tersebut cacat prosedur karena diserahkan tanpa disertai Surat Keputusan (SK) Bupati Tebo tentang Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

“KPK sudah jelas memperingatkan pemerintah daerah untuk tidak memberikan hibah APBD kepada lembaga vertikal. Ini membuktikan buruknya tata kelola keuangan di Pemkab Tebo,” tegas Koordinator Aksi FORMAS, Ahmad Firdaus dalam orasinya.

Menurut Firdaus, penggunaan anggaran tersebut tidak sensitif terhadap kebutuhan riil masyarakat. Di saat infrastruktur daerah rusak, anggaran justru dialihkan untuk instansi vertikal.

“Lihat saja banjir yang selalu merendam kompleks perkantoran Bupati. Lihat gedung Dinas Pertanian dan Kesbangpol yang kondisinya memprihatinkan hingga mengganggu pelayanan publik. Itu yang seharusnya jadi prioritas,” ujarnya.

Selain persoalan genset, massa juga mendesak Bupati Tebo memberikan penjelasan resmi atas tuntutan mereka. Termasuk meminta pertanggungjawaban bupati terhadap kerusakan lingkungan, khususnya pencemaran Sungai Batanghari akibat aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dinilai dibiarkan berlarut tanpa solusi nyata.

Hingga aksi berakhir, belum ada pernyataan resmi dari Sekda maupun Bupati Tebo terkait tuntutan tersebut.(JOS)

Editor : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA