Kejari Geledah Ruang Kerja Pokja ULP Setda Tebo, Signal Penambahan Tersangka Baru

waktu baca 2 menit
Senin, 23 Jun 2025 19:02 1806 JambiOtoritas
Kepala Kejaksaan Negeri Tebo, Ridwan Ismawanta memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan usai kegiatan penggeledahan dan penyitaan alat bukti di ULP Setda Tebo, pada Senin (23/6/2025) petang/foto JOS

JambiOtoritas.com, TEBO – Penyidikan kasus Mark Up pembangunan pasar Tanjung Bungur Muara Tebo menyasar Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa pemerintah kabupaten Tebo. Sejumlah penyidik tindak pidana khusus Kejari Tebo melakukan penggeledahan pada ruang Kelompok Kerja (Pokja) di bagian ULP, pada Senin (23/6/2025) petang.

Dalam penggeledahan itu penyidik menyita satu unit personal computer (PC) yang digunakan Pokja lelang proyek pasar Tanjung Bungur pada TA 2023 lalu. Menurut Kepala kejaksaan negeri Tebo, Ridwan Ismawanta mengatakan kegiatan penyidik hari ini melakukan penggeledahan di dua lokasi. Sejak siang tadi, kata dia, telah dilakukan penggeledahan dan penyegelan ruang kerja kepala dinas dan kabid Pedagangan di kantor dinas Perindustrian, perdagangan, koperasi dan UMKM.

Pantauan media ini, tim penyidik kejari Tebo yang dipimpin langsung Kajari itu melanjutkan penggeledahan di kantor ULP di lingkungan gedung kantor sekretariat daerah (Setda) dan menyasar ruang kerja Pokja, sekira pukul 15.55 petang.

” Penggedahan ini dalam rangka menemukan barang bukti dan mengumpulkan alat bukti guna mendukung penyidikan dan pembuktian nanti di persidangan. Kami menyita dua box dokumen di dinas perindagkop dan UMKM dan satu unit laptop (PC) dari ULP,” kata Ridwan dihadapan sejumlah wartawan di halaman kantor bupati Tebo.

Kejari Tebo memberi signal bahwa penanganan kasus Mark Up proyek pasar Tanjung Bungur ini akan menjurus ke penambahan tersangka baru. Sinyalemen itu terlihat dari penggeledahan di ULP kabupaten Tebo.

Ridwan menyebutkan sudah melakukan pemeriksaan semua pihak yang terlibat di ULP hingga Pokjanya. Namun sejauh ini penyidik masih mengumpulkan bukti – bukti untuk menjurus kepada siapa tersangka berikutnya.

” Masih terlalu dini menetapkan tersangka dari ULP ini. Kita masih mengumpulkan bukti – bukti yang diperlukan,” katanya.(JOS).

Editor : David Asmara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Jelajah Berita

  1. Politik Praktis Si Pak SEKCAM (521,435)
  2. Bisnis Loading TBS Tidak Berizin Menjamur, Dampaknya Mengancam Masyarakat (482,194)
  3. ” Hukum Rimba” Jadi Pilihan Karena Kekecewaan Warga ? (377,449)
  4. Edukasi Gizi Seimbang Anak, Kodim 0416/Bute Gelar Program Dapur Masuk Sekolah di MI Alwasiah (157,287)
TONTON VIDEO PILIHAN
Personil Damkarmat Tebo giat pemadaman lahan dipermukiman warga di seputar GOR Muara Tebo
Kecelakaan kerja karyawan PT. PHK di Tebo ilir kab Tebo Jambi
LAINNYA