
JambiOtoritas.com, TEBO – Langkah bersama komisi I DPRD Tebo dan Dinas LH – Hub membawa persoalan keluhan tenaga honorer kebersihan ke BKN akan segera ditindaklanjuti. Pihak DLH -Hub mengawali langkah tindaklanjut hasil forum RDP dengan melakukan verifikasi 30 orang tenaga honorer yang dimaksudkan.
Kepala dinas Lingkungan Hidup dan perhubungan, Mardiansyah melalui kepala bidang kebersihan, Hendri Susila mengatakan akan mencari penyelesaian yang terbaik terhadap 30 orang itu. RDP tadi sudah disepakati bahwa mereka akan diperjuangkan dengan diusulkan kembali ke Kemenpan dan BKN.
” Dari 30 orang itu, databasenya bukan dari tenaga kebersihan. Data itulah yang kita diverifikasi ulang. Misalkan, tadinya mereka di bagian admistrasi tapi ditempatkan dibagian retribusi, hal seperti itu lah yang didata ulang,” ujar Hendri.
Menurut Hendri, dilihat dari proses awalnya pengusulan itu, mereka ternyata bukan tenaga kebersihan. Soal jenjang pendidikan tidak menjadi permasalahan, tetapi inikan masalahnya menyangkut regulasinya yang mengatur tiga kategori bahwa petugas kebersihan, sopir dan petugas jaga malam yang tidak bisa di angkat menjadi tenaga R4.
” Namun yang terjadi adalah miskomunikasi, data awalnya mereka ini bukan tenaga kebersihan (11 orang). Kenapa ini tidak bisa diusulkan. Hasil RDP tadi dari 30 orang tadi akan kami verifikasi ulang,” jelas dia.
Dikatakan Hendri, hingga nanti persoalan tenaga kebersihan ini mendapatkan solusi dari pemerintah pusat. Mereka tetap bekerja sebagaimana biasa dengan status kontrak daerah (dinas LH- Hub). (JOS)
Editor : David Asmara