
JambiOtoritas.com, TEBO – Agus Rubiyanto menepis statement dugaan ujaran kebencian bernuansa SARA terhadap suku dalam narasi video unggahan youtube warta global TV yang dikaitkan dengan dirinya. Ketika menghadiri syukuran dikediaman anggota DPRD, Siswanto fraksi PKS yang terlanjur viral.
Menurut Agus, dalam proses yang namanya Pilkada, ada hal yang di ‘goreng’, seperti itu dianggapnya sesuatu yang biasa. Bahkan kata dia, hal seperti itu makin menambah semangat juangnya.
” Semua proses namanya dalam pilkada itu biasa. Banyak hal -hal yang digoreng-goreng dan kalau nggak di goreng nggak mateng nanti ‘kan. Biar digoreng-goreng tambah mateng. Jadi kami berdua tetap semangat untuk berjuang karena kami ini adalah pejuang sejati, bukan pecundang,” ucap Agus menjawab wartawan dikonferensi Pers usai pencabutan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati di KPUD kabupaten Tebo, Senin (23/9/2024)
Dikatakan dia, semua kita hormati, semua elemen masyarakat baik itu dari Lembaga adat. Agus menyerahkan semua proses ke LAM Jambi kabupaten Tebo yang dianggapnya sebagai orang tua.
” namanya orang tua, kalau namanya orang tua itu ada anaknya yang nakal, degil itu ditegur hal yang biasa. Namanya juga orang tua,” katanya.
Agus mengungkapkan dengan masyarakat kabupaten Tebo yang banyaknya 362 ribu penduduk. Tentu ada berbagai macam tingkah laku dan polahnya. Tinggal lagi bagaimana orang tua menyikapinya dengan arif dan bijaksana untuk menanggapi anak-anaknya yang mungkin degil, mungkin nakal.(JOS)
Editor :David Asmara